Adakah Cinta Di hatimu

Adakah Cinta Di hatimu
Bab 99


__ADS_3

Juan dengan telaten menyuapi Saira di rumah sakit. Sementara pekerjaan Juan di kantor dia handle dari rumah sakit dan Juan meminta cuti untuk mengurus Saira.


Tok tok


"Assalamualaikum" ibu membuka pintu di ikuti ayah di belakangnya. "Wa'alaikumsalam"sahut Juan dan ibu langsung memeluk Saira. "Nak kamu tidak apa apa kan? ibu sangat mengkhawatirkanmu nak" ibu memeluk erat Saira.


"Saira baik baik saja bu jangan khawatir" Saira menenangkan ibu agar tidak sedih. "Nak, apa ada yang sakit?" ayah tak kalah cemas.


"Sedikit ayah, insya Allah Saira bisa kembali sehat lagi" Saira tidak ingin ayah dan ibunya mencemaskannya. "Keanu mana bu?" Saira sudah rindu dengan putranya. "Ada di rumah nak, dengan mamah Sinta dan bi Marni" ujar ibu.


"Aku kangen sama Keanu, bisakah Keanu di bawa ke sini kak?" Saira memelas. Juan melirik ibu dan ayah. "Bukan tidak boleh Ra, tapi sebaiknya jangan karena rumah sakit tidak baik untuk bayi seumuran Keanu" jelas Juan.


Saira terlihat sedih belum bisa bertemu dengan putranya. "Aku kapan bisa pulang kak, Keanu harus minum ASI ku kak?" tanya nya lagi. "Kita masih menunggu hasil dari dokter yang menangani mu Ra. Semoga hasilnya bagus dan kamu bisa pulang secepatnya dan berkumpul kembali bersama Keanu" ujar Juan.


Karena Saira kemarin tidak sadarkan diri ibu berinisiatif memberikan susu formula untuk menggantikan ASI Saira dengan persetujuan Juan, walau awalnya Keanu menolaknya karena terbiasa langsung dari Saira. Tapi karena terus menanggis dan haus akhirnya Keanu meminum susu formula tersebut.


Karena ada ibu dan ayah. Juan pamit untuk pulang membawa baju ganti untuk Saira dan dirinya serta melihat Keanu di rumah.


"Ayah, ibu Juan titip Saira dulu. Juan akan pulang dulu ambil baju ganti dan melihat Keanu sebentar" izin Juan. "Silakan nak Juan, biar Saira dengan ibu di sini" ujar ibu.


Saat Juan keluar kamar ada seseorang yang memperhatikan Juan keluar.


"Sial, ternyata wanita itu masih hidup juga" kesal wanita itu. Ketika wanita itu merutuki kekesalannya tiba tiba ponselnya berbunyi.


"Mau apa lagi Gwen menghubungi ku" gerutunya.


Gwen : "Hallo, Helena bagaimana berhasil tidak kamu menyingkirkan wanita manja itu?"

__ADS_1


Helena: "Sial aku gagal, wanita itu masih hidup"


Gwen : "Kamu bagaimana sih Helena, katanya kamu bisa menyingkirkannya"


Helena : Hey, Gwen kamu jangan enak saja menyalahkan ku. Aku sudah berusaha asal kamu tahu jika aku ketahuan aku bisa dipenjara tidak seperti kamu hanya diam saja"


Gwen : Aku juga sama Helena, jika aku ketahuan membantumu memberikan informasi bisa bisa aku langsung dikeluarkan dari kantor.


Helena : Tapi tenang saja sepertinya wanita itu tidak bisa berjalan untuk sementara waktu. Syukurlah setidaknya aku tidak sia sia semoga saja dia lumpuh sunguhan"


Flashback On#


Helena yang putus asa saat itu setelah Juan tidak ingin bertemu dengannya dan memilih Saira. Helena langsung menghubungi Gwen yang mana Gwen juga memiliki ketidak sukaannya pada Saira karena sudah merebut Juan darinya.


Mereka bertemu untuk tujuan yang.


"Apa untungnya buat aku" ketus Gwen. Aku dan kamu sama sama tidak mendapatkan Juan dan tidak menyukai wanita itu" Gwen masih menyimak. "Jadi mari kita kerjasama menyingkirkan wanita itu kalau bisa sampai hilang. "Bagaimana caranya?" Gwen masih tidak paham.


Helena yang sudah memiliki ide untuk menyingkirkan Saira mulai dari Helena mengunjungi rumah Saira saat Juan sudah pergi ke kantor dan Gwen lah yang memberi tahukan Helena keberadaan rumah baru Juan dan posisi Juan saat itu.


Dan yang terakhir Gwen yang memberi tahukan Juan tidak menjemput Saira dan Saira pulang sendiri. Di saat itu Helena bergerak membuntuti Saira hingga menabrak Saira.


Flashback Off#


Sesampainya di rumah Juan langsung mencari keberadaan putranya.


"Mah, Keanu di mana?" tanya Juan. "Keanu tidur kak di kamar mamah baru menidurkannya. "Bagaimana dengan Saira?" tanya mamah. "Saira alhamdulillah sudah siuman mah tinggal tunggu hasil dari dokter" terang Juan.

__ADS_1


"Semoga saja hasilnya baik kak" harap mamah. "Aamiin" jawab Juan. Juan ke kamar dulu mah mau siapkan baju salin untuk Saira dan melihat Keanu" Juan langsung naik ke atas.


Sebelum masuk ke kamarnya Juan melihat dulu ke kamar Keanu yang bersebelahan dengan kamarnya. Juan memperhatikan Keanu yang sedang tertidur pulas.


"Sayang, maaf ya mommy mu belum bisa bertemu Keanu dulu. Insya Allah sebentar lagi kita akan berkumpul di rumah ini. Doakan mommya ya agar bisa cepat pulang" Ada rasa bersalah pada dirinya. "Maafkan papah sayang baru saja kita merasakan kebahagian berkumpul kembali, sekarang kita berpisah kembali untuk sementara" Juan berbisik pada Keanu sambil meneteskan air mata.


Juan melanjutkan untuk mengemasi keperluan Saira di rumah sakit.


"Mah, aku pergi lagi ke rumah sakit" ucap Juan. "Tidak istirahat dulu kak, kamu kelihatannya lelah dari kemarin belum istirahat" mamah khawatir juga dengan Juan. "Sudah mah Juan semoat tidur saat menjaga Saira" ujarnya.


"Ya sudah hati hati kak" ujar mamah. "Bi titip Keanu ya, kalau ada apa apa cepat hubungi saya" Juan berpesan kemudian Juan berangkat lagi ke runah sakit.


Di rumah sakit.


Dokter datang memberitahukan hasilnya. "Bu Saira, berdasarkan hasil rontgen kami kemarin ada pergeseran tulang pada kaki anda dan kemungkinan ibu untuk sementara tidak bisa menggerakan kakinya terlalu berat. Dan bu Saira di sarankan untuk mengikuti fisioterapi selama beberapa minggu ke depan agar bisa memperbaiki struktur tulang anda yang bergeres ini.


Alhamdulillahnya, pergeseran tulangnya tidak terlalu parah jadi masih bisa kita usahakan dengan terapi ini" dokter menjelaskan.


"Alhamdulillah, terima kasih dokter" ucap Juan. "Untuk kepulangan, kapan istri saya bisa pulang dok?" tanya Juan. "Untuk kepulangan belum bisa hari ini, bu Saira masih masa pemulihan dahulu. Bila besok sudah membaik bisa pulang" terang dokter. "Baik dok" Juan menurut.


"Ibu Saira jangan lupa minum obatnya ya dan jangan lupa jangan banyak melakukan aktifitas yang berat terlebih dahulu" dokter berpesan. "Baik dok. Terima kasih" ucap Saira tersenyum pada dokter.


"Baik kalau begitu saya pamit ibu dan bapak" pamit dokter meninggalkan kamar rawat Saira. "Iya dok" sahut Juan.


Saira langsung melihat Juan. Ada perasaan sedih karena Saira berpikir akan tidak bisa maksimal merawat Keanu dan akan merepotkan suaminya.


"Kak" ucap Saira tapi Juan sudah tahu apa yang di pikirkan oleh Saira melihat dari raut wajahnya. "Sayang, kamu sabar ya tadi dengarkan apa yang di sampaikan dokter. Kamu akan sembuh, sehat kembali seperti biasa" ujar Juan agar Saira tidak sedih.

__ADS_1


"Terima kasih kak, maaf aku sudah merepotkan mu lagi" Saira memeluk Juan. "Tidak apa sayang, suami istri itu saling melengkapi pasangannya. Jika kakak yang ada di posisi kamu mungkin kakak yang akan merepotkanmu" hibur Juan. Saira hanya mengangguk.


__ADS_2