Adakah Cinta Di hatimu

Adakah Cinta Di hatimu
Bab 16


__ADS_3

Hari pertama magang Saira masih berasa asing dan canggung karena mendapati orang orang yang baru untuk beradaptasi dengan tempat bekerjanya. Tapi untungnya Saira tidak sendiri ada Tania dan Fika yang menemani.


Ada beberapa pegawai yang dengan ramah membantu mengajarkan perkejaan yang diembannya tetapi ada juga pegawai yang bahkan dengan enaknya memberikan tugas pekerjaan yang banyak kepada para pegawai magang sehingga mengurangi beban mereka bekerja.


"Huft, pekerjaannya ternyata banyak sekali , padahal kita disini kan masih tahap belajar dan mengobservasi langsung ya, kenapa beban kerja yang kita tanggung apa karena pegawai magang ya." Ujar Tania lelah. "Sudahlah Tan, kita kerjakan saja toh mengeluh juga tidak akan mengurangi pekerjaan kita, hitung hitung latihan untuk mengimplikasikan materi yang sudah kita dapat di kampus. Ucap Saira menenangkan Tania yang sebenarnya Saira pun merasa lelah. "Semangat teman demi nilai yang bagus kita harus berjuang." Fika sambil mengepal tangannya memberikan semangat kepada Saira dan Fika.


Tak terasa tiga bulan sudah waktu magang di perusahaan yang bergerak di bidang ekspor impor tersebut selesai. Mereka merasakan kelegaan karena sudah menyelesaikan salah satu tugas mata kuliah yang mereka ambil jurusan adminitrasi di fakultas ekonomi.


"Alhamdulillah akhirnya selesai juga dan nilainya cukup memuaskan." Ucap Saira . Kita kembali lagi menjadi mahasiswa, yeh!" Ujar Fika senang. "Ayo kemasi barang barang kita dan segera berpamitan sama para staf dan karyawan disini sebelum kita pergi.


Mereka pun berpamitan, dan berterima kasih kepada para karyawan dan staf di perusahaan tersebut. Tak lupa sangat berterima kasih kepada pamannya Fika yang sudah banyak membantu dalam kegiatan magang di perusahaannya.


"Saya, atas nama pribadi Saira dan Tania serta Fika mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak ibu sekalian yang sudah sudi kiranya membantu kami dalam menyelesaikan tugas yang di berikan kampus kami di tempat bapak ibu bekerja serta ilmu ilmu yang sudah kami dapatkan di sini. Dan tak lupa saya memohon maaf jika ada kata dan perbuatan yang kuang berkenan. Tidak mengurangi rasa hormat kami mohon pamit. Terima kasih." Terang Saira mengucapkan kalimat perpisahan dan mereka saling bersalaman.

__ADS_1


Karena kegiatan magang telah selsai mereka pulang ke rumah masing masing. Saira langsung membereskan pakaian untuk segera pulang ke rumah ibunya.


Saira pulang sendiri menggunakan kendaraan umum, karena Juan sedang sibuk tidak bisa menjemputnya.


"Assalamualaikum. Ibu, Saira pulang. " Ucap Saira. "Wa'alaikumsalam, sudah selesai nak kegiatan magangnya. Tanya ibu.


"Alhamdulillah sudah bu dan sekarang Saira sedang rehat pulang dulu sebelum masuk ke kampus." Jawab Saira.


"Kakak kemana bu?" Tanya Saira sambil melihat lihat isi rumah yang masih terlihat sepi. "Kakak mu sudah mulai kerja dari seminggu yang lalu, diajak temannya di jakarta." Jawab ibu sambil meneruskan memasak. "Ayah kemana bu," Tanya nya lagi. "Ayah masih kerja belum pulang, mungkin sebentar lagi." Ucap ibu.


Saira langsung masuk ke kamar untuk rebahan untuk melepas lelah dari perjalanan .


Esokan harinya Juan mendatangi rumah Saira karena hari sabtu Juan libur.

__ADS_1


"Assalamualaikum.."Ucap Juan sambil mengetuk pintu. "Walaikumsalam. Eh nak Juan silakan masuk nak. Ibu mengajak Juan duduk di tengah rumah karena sudah terbiasa langsung ke dalam.


"Sebentar ya ibu panggilkan Saira di kamar." Di jawab anggukan oleh Juan. "Ra, ada nak Juan keluar ya temui nak Juan sana." Ucap ibu. "Iya, bu sebentar. Saira merapikan rambutnya yang seharian tiduran di kamar.


"Hai, kak Juan." Sapa Saira yang merasa canggung karena belum mandi . " Yang, ko belum mandi," sambil menelan Saliva Juan memperhatikan Saira yang hanya menggunakan atasan tank top dan celana pendek.


"Hehe..aku baru bangun kak belum sempat apa apa. " Saira menyeringai malu. "Anak gadis bangun sesiang ini". Tanya Juan sambil mencubit hidung Saira dengan gemas. "Aku mandi dulu ya, kak Juan tunggu sebentar" . "Ok". Jawab Juan dan langsung memilih bacaan yang ada di dekatnya.


Selesai mandi Saira menghampiri Juan dan duduk di samping Juan. Juan yang sudah tidak sabar langsung mendekati Saira.


"Yang, kapan kamu selesai kuliahnya. Tanya Juan sambil membelai rambut Saira. "Tinggal 2 semester lagi kak, dan berapa bulan lagi juga aku akan mulai menyusun skripsi. "Memangnya kenapa kak". tanyanya. "Kakak sudah tidak sabar kamu jadi istri kakak." Jawab Juan sembari terus mencium rambut Saira karena Saira terus membelakangi Juan karena sama tidak kuat jika terus menatap Juan langsung.


"Kak, ih malu nanti takut ada ibu" Saira menghindar malu. Juan tersenyum karena sudah membuat Saira salah tingkah.

__ADS_1


"Yang, kamu kapan pulang lagi ke Bandung". Tanya Juan. "Mungkin Minggu siang kak, biar bisa istirahat dulu di kosan". Jawab Saira. "Kamu berangkat dari rumahnya Minggu pagi saja nanti kita jalan jalan dulu sebelumnya". Juan sambil mengedipkan sebelah mata yang di jawab anggukan dan senyuman oleh Saira.


__ADS_2