Afra, A Life From AI

Afra, A Life From AI
Dunia


__ADS_3

"Berhenti di sini, Afra!" perintah Eria menghentikan langkahnya, begitu juga dengan Afra. Afra sedikit terkejut mendengar Eria yang menyuruhnya berhenti.


Apakah sudah sampai? pikir Afra dalam benaknya.


"Sepertinya memang di sini tempatnya," gumam Eria sambil menyentuh udara di depannya. Afra dapat mendengar suara yang dihasilkan dari sentuhan Eria pada udara itu, dan….


Dinding yang sebelumnya tidak ada perlahan mulai muncul dan membuat Afra terbelalak tak percaya.


"A-apa ini … dinding tak terlihat itu?" tanya Afra terbelalak dan takjub melihat nya. Eria pun tersenyum tipis.


"Ya, kita sudah sampai di dinding tak terlihat ini. Dinding yang disebut dengan kekkai," jawab Eria dengan nada serius dan menatap kekkai itu dengan tatapan tajam. Afra hanya diam dan memerhatikan Eria yang masih menatap tajam kekkai di hadapannya.


"La porte du monde apparaît!" ucap Eria mengatakan sebuah mantra sihir dan … pintu kekkai itu mulai muncul di hadapan Afra dan Eria.


Afra semakin terkejut dan terbelalak setelah melihat pintu raksasa yang muncul setelah Eria mengatakan sesuatu yang entah apa itu. Ya, Afra tentu saja belum mengetahui tentang mantra dan sihir.


"A-apa … ini pintu itu, Eria?" tanya Afra benar-benar takjub melihat pintu raksasa itu, atau bisa disebut juga dengan gerbang raksasa.


Eria lalu menoleh ke arah Afra dan tersenyum tipis, "sekarang, kau hanya perlu menyentuh pintu itu dan keluar dari tempat berbahaya ini … sendirian. Tanpa aku, Afra!" ujar Eria dengan nada dingin dan menatap mata Afra dengan tatapan tajam.


Afra terkejut mendengar perkataan Eria, apalagi Eria menatap mata Afra dengan tajam. Mungkin, Afra akan merasa senang karena Eria terlihat sudah tidak takut lagi. Namun, jika keadaannya seperti ini….


"Aku … tidak bisa ke sana, Eria! Aku ingin kau menemaniku!" pinta Afra dengan nada tinggi. Afra benar-benar tidak ingin pergi jika Eria tidak menemaninya. Entah kenapa, Afra merasa sesuatu yang lebih menyeramkan akan datang jika ia pergi ke sana sendirian.


Walau begitu, Eria hanya menggelengkan kepalanya dan langsung memegang pergelangan tangan Afra.


"Kau akan baik-baik saja di sana, Afra!" ucap Eria dengan lirih dan mulai menempelkan telapak tangan Afra ke gerbang raksasa itu.


Cahaya pun seketika langsung muncul dari tangan Afra dan menyebar menyelimuti tubuh dan gerbang raksasa itu. Afra benar-benar tak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Eria. Dia benar-benar ingin Afra pergi ke kawasan netral sendirian!


Eria melepaskan tangannya lalu menjauh dari Afra, dan perlahan … Afra mulai terserap masuk ke dalam gerbang raksasa itu. Afra benar-benar terkejut.


"Eria! Aku tidak mau!" teriak Afra sambil berusaha menarik tangannya yang mulai terserap masuk ke dalam gerbang raksasa itu. Namun, Eria malah tersenyum tipis melihat ekspresi Afra yang mulai ketakutan.


"Aku akan menyusul mu, Afra … setelah hukuman ku selesai di sini!" ujar Eria sebelum akhirnya … Afra benar-benar terserap masuk ke dalam gerbang raksasa itu.


Eria!


Suara teriakkan Afra yang terdengar di saat-saat terakhir sebelum akhirnya terserap masuk ke dalam gerbang raksasa itu dan di bawa ke kawasan netral.


-------------------------------------


Kenapa … aku ke sini?


Aku memang sudah memutuskan sendiri … kalau aku harus ke sini.


Tapi, kenapa? Kenapa aku yang ke sini sendirian?


Kenapa Eria tidak menemaniku?

__ADS_1


Aku sebenarnya … ingin dia menemaniku….


Aku masih takut … dengan semua!


Hanya dia yang tidak aku takuti!


Aku … tidak ingin berada di sini! Aku ingin kembali!


Aku ingin—


"Buka matamu sebelum berpikir, Manusia!"


.


.


"Ah!" teriak Afra seketika terbangun setelah tak sadarkan diri akibat diserap gerbang raksasa itu. Afra merasakan sekujur tubuhnya sedikit sakit, tetapi rasa sakit itu mulai menghilang ketika Afra melihat sekelilingnya.


"A-ada di mana aku?" tanya Afra terkejut melihat pepohonan yang tumbuh di sekelilingnya.


Sama seperti di hutan kawasan terlarang, hanya saja pohon-pohon di sini terlihat lebih kecil. Tidak seperti di kawasan terlarang yang pohon-pohonnya tumbuh besar dan tinggi.


Afra bangun dan berjalan perlahan sembari terus melihat sekelilingnya. Sampai….


"Hei, kau itu … siapa?"


Makhluk lain muncul tepat setelah Afra menoleh ke arah samping.


----------------------------------------


Sepertinya … aku harus menjelaskan beberapa tentang dunia bawah sebelum melanjutkan perjalanan tokoh utama ini. Ya, walau aku malas sekali untuk mengatakan panjang lebar kali tinggi bagi waktu sama dengan mana kutahu! Ah, sudahlah! Akan ku jelaskan!


Dunia bawah. Seperti yang sudah dijelaskan, dunia ini dibagi menjadi dua kawasan. Kawasan netral dan kawasan terlarang. Dan kawasan netral ini … juga dibagi lagi menjadi beberapa bagian. Namun, bagian-bagian itu biasa disebut sebagai wilayah kerajaan.


Seperti yang tidak diketahui oleh tokoh utama ini, dunia bawah bukan hanya berisi satu ras makhluk aja. Ini adalah kehidupan selain manusia, dan tentu ada banyak ras selain manusia. Bukan hanya monster saja, tetapi … ada lebih dari itu.


Baiklah, kan dimulai dari ras yang ada di dunia bawah.


Ras monster.


Dibagi menjadi tiga, yaitu kelas bawah, kelas menengah, dan kelas atas.


Kelas bawah berisi ras monster Emineum. Ras monster yang tidak bisa mengendalikan nafsu haus darah nya. Kelas menengah adalah yang bisa berbicara namun tidak bisa mengendalikan nafsunya, yaitu ras monster Elineum. Dan kelas atas adalah yang bisa berbicara dan mengendalikan nafsunya, yaitu ras monster Elivianium.


Ras iblis.


Tingkatan dari ras iblis (dimulai dari yang terendah) :


Tingkat hantu.

__ADS_1


Tingkat setan.


Tingkat jin


Tingkat iblis.


Meski ada beberapa tingkatan, beberapa dari ras iblis ada yang tidak bisa mengubah tingkatannya dan ada yang tidak melalui tingkatan-tingkatan itu dan langsung mendapatkan tingkatan tetap. Misal saja tingkat hantu yang tidak bisa berevolusi menjadi tingkat setan, atau ras iblis yang sejak lahir sudah menjadi tingkat iblis tanpa perlu berevolusi.


Ras siluman.


Ras siluman sama saja dengan ras hewan, tetapi ras ini biasa menggabungkan dua wujud hewan sekaligus sebagai bentuk kekuatan nya. Misal, ras siluman yang memiliki tanduk rusa dan bisa mengendalikan ular.


Ras hewan.


Ras yang masih satu kelompok dengan ras siluman, hanya saja ras hewan hanya memiliki satu wujud hewan saja dan wujud hewan ini lebih sempurna dibandingkan dengan ras siluman. Kelompok dari ras hewan :


Ras singa


Ras harimau


Ras macan


Ras serigala (werewolf)


Ras ular


Ras kelelawar (vampir)


Ras burung pemangsa


Dan lain sebagainya.


Dari semua ras hewan ini, hanya hewan tipe pemangsa saja yang bisa menjadi manusia hewan. Sedangkan sisanya tetaplah seperti hewan biasa.


Ras penyihir


Ras penyihir itu seperti manusia, tetapi sebenarnya mereka bukanlah manusia. Ras penyihir bisa dibilang sebagai ras manusia yang mengendalikan sihir, tetapi ras ini tidak bisa disebut sebagai manusia karena telah diracuni oleh sihir.


Ya, dan dari kelima ras itu … meski bukanlah manusia … tetapi kebanyakan dari ras mereka … ada yang memiliki wujud hampir sama dengan manusia. Namun, tentu mereka mempunyai pembeda agar tidak di samakan dengan manusia.


----------------------------------------


----------------------------------------------------------


"Hei, kau itu … siapa?"


Afra terkejut dan langsung menoleh ke asal suara itu. Ia terkejut setelah melihat … sesosok makhluk dengan jubah hitam yang menutupi kedua matanya.


"K-kau … siapa?" tanya makhluk itu sambil mendekatkan dirinya kepada Afra. Afra tak bisa apa-apa. Tubuhnya mulai bergetar ketakutan.

__ADS_1


"A-aku…," ucap Afra berusaha menjawab perkataan makhluk itu, tetapi….


"Awas!"


__ADS_2