Anak Genius: Putra Sang CEO

Anak Genius: Putra Sang CEO
S2_pernikahan impian


__ADS_3

setelah membantu Darwin, Bunga ingin pulang, dan Aldo yang akan mengantarkannya.


karena dia ada beberapa pekerja yang juga harus selesai, Karena Samuel sudah memintanya.


sesampainya di rumah keluarga Gusman, Bunga kaget melihat Adelia yang datang dengan semua gaun.


"selamat sore Oma, mama," sapa Bunga sopan.


"sore sayang, kamu sudah pulang, bagaimana dengan makan siangnya?" tanya mama Laura yang sedang melakukan fitting.


"baik Oma, oh ya ini akan ada pesta kah?" tanya Bunga yang penasaran.


"tepat sekali, dan sekarang kamu juga harus mencoba gaun milikmu," kata Adelia mendorong gadis itu agar segera berganti pakaian.


Bunga pun terlihat cantik dengan gaun rose gold polos yang begitu sederhana, tapi nyatanya itu belum sepenuhnya selesai.


karena ukurannya pas, Adelia pun mengangguk dan langsung menyuruh anak buahnya melakukan berbagai pekerjaan pada gaun itu.


dia dan mama Laura juga akan mengunakan gaun berwarna rose gold.


gaun itu akan di hias dengan berlian dan ekor yang akan menjuntai indah saat nanti Bunga berjalan.


"mama dan Oma, aku pamit ke kamar dulu ya, ada pekerjaan yang harus di selesaikan hari ini," pamit Bunga.


"baiklah, tapi pukul tujuh malam, kita ada pesta dan kamu harus berhias secantik mungkin," perintah Adelia yang di angguki oleh Bunga.


mereka tertawa karena Bunga tak curiga sedikit pun, di rumah Mei gaun untuk keluarga itu juga sudah sampai.


bahkan jas yang akan di kenakan oleh David sebagai wali Bunga pun juga sudah di kirim.


mereka tinggal menunggu malam nanti, dan ini akan menjadi kejutan besar untuk bunga.


sebuah hotel di di sulap bak negeri dongeng, bahkan semu bung yang di gunakan adalah bunga yang begitu di sukai Bunga.


souvernir pernikahan juga sudah siap, bahkan undangan juga sudah di sebar.


Darwin tersenyum saat semua persiapan pernikahannya sudah siap, dan nanti malam dia dan bunga akan sah sebagai suami istri.


bunga sudah menyelesaikan desain hotel yang di minta oleh Samuel, dan pria itu juga sangat puas.


"Bunga, kamu sudah selesai, segera mandi dan ini ada tim makeup artist yang akan merias mu," kata mama Laura.


"baik Oma," jawab Bunga yang membereskan segalanya.


bunga selesai mandi dan duduk untuk di rias, Bu Nova datang juga sudah dengan gaun yang serupa dengan keluarga dari Darwin.


dia membantu setiap persiapan, bahkan dia sempat menyapa bunga sebentar dan kembali membantu Adelia.


rombongan Keluarga berangkat terlebih dahulu, meninggalkan mama Laura dan papa Federico yang akan berangkat bersama bunga.


gadis itu bingung dengan gaun yang begitu mewah yang sedang dia kenakan, bahkan itu seperti gaun pengantin.


"Oma ini berlebihan, aku ganti gaun lain dulu ya," kata Bunga tak enak.


"tidak perlu, kita akan terlambat, sekarang ayo pergi," ajak oma Laura.


Bunga pun pasrah mengikuti keinginan kedua orang itu, dia pun menuju ke hotel tempat acara.


tapi dia kaget pasalnya melihat ucapan selamat untuk pernikahannya dan Darwin.


"apa ini Oma?" tanya Bunga masih belum tau segalanya.


"ayo masuk sebentar lagi acara akan segera di mulai, dan David Graham sudah menunggumu," jawab papa Federico.

__ADS_1


mereka pun masuk, tim makeup artist kembali membenarkan riasan dari Bunga dan memasang penutup kepala.


David Graham mengandeng Bunga yang sepertinya masih bingung, "bahagia nak, ini semua di persiapkan Darwin khusus untuk mu, kamu beruntung memiliki pria yang begitu mencintaimu,"


"terima kasih papa," jawab Bunga haru.


keduanya pun masuk ke dalam ballroom mewah itu, mata Bunga tak mengira jika pernikahan impiannya benar-benar bisa terwujud.


Darwin tersenyum lebar di ujung ruangan, dan David graham memberikan bunga pada Darwin


Keduanya pun mengikat janji suci pernikahan di saksikan oleh semua orang, bahkan Samuel yang hanya bisa melakukan panggilan video.


pernikahan itu pun semakin sempurna saat kedua pengantin berciuman dengn mesra.


Joshua tak mengira bisa melihat putra pertamanya menikah dengan begitu haru.


Adelia pun memeluk Joshua, kebahagiaan mereka semakin lengkap dengan kehadiran Bunga.


sedang sebagai pendamping pengantin, David dan Sabrina saling pandang.


saat acara lempar Bunga, tanpa terduga seorang pelayan wanita menangkap bunga pengantin itu.


dan membuat semua orang kaget, pelayan itu memberikan buket bunga pada Devan.


semua pun menertawakan Devan yang akan seger menikah mungkin, tapi dengan siapa.


acara berlanjut dengan meriah, apalagi ada pesta dansa yang sudah di tunggu semua tamu.


pertama ada pengantin dan juga Bridesmaids yang akan melakukan dansa pertama.


Darwin dan Bunga begitu mesra, David dan sabrina juga begitu, bahkan keduanya nampak tak terpisahkan. bahkan senyum terus mengembang indah.


kemudian satu persatu tamu juga ikut berdansa, sedang Aldo dan Dylan memutuskan untuk minum bersama Davin dan Devan.


pria itu ke area depan,dia sedang merokok, tapi tak terduga dia melihat ada yang aneh, dia pun mengikutinya.


ternyata benar, itu adalah Viktoria yang ingin masuk melalui dapur, tapi Aldo langsung menangkap basah wanita itu.


"kau ingin merusak hari bahagia bos ku, jangan harap," kata Aldi menarik wanita itu.


"kau terlambat, karena aku sudah mencampur racun pada minuman mereka," kata Viktoria tertawa.


Aldo pun langsung menyeret wanita itu ke aula pesta, dan naik ke panggung.


ternyata sebentar lagi acara bersulang, "saya mohon jangan minum apapun, karena wanita ini sudah menaruh racun di minuman dan kami harus mencari tau minuman yang mana," kata Aldo.


"dia bohong, aku tak melakukan itu," bantah Viktoria berakting menangis.


tapi Darwin tak percaya begitu saja, dia membawa dua gelas berisi minuman yang akan pengantin minum.


kalau begitu minum kedua gelas ini, jika kamu bilang tak apa-apa seharusnya aman kan," kata Darwin menyodorkan gelas itu.


Viktoria terlihat diam, pasalnya gelas bunga yang tadi dia berikan racun, karena marah Darwin langsung mencekokkan minum itu pada Viktoria.


"lihat kan, aku tak apa-apa," kata wanita itu masih tersenyum.


Aldo pun menyeretnya keluar, dan tak lama perut Viktoria merasa sakit yang luar biasa.


ternyata obatnya sudah bereaksi, dan dia tak sanggup menahan rasa sakit hingga pingsan di dalam mobil.


mobil itu menabrak pembatas jalan, dan mengakibatkan luka di tubuh Viktoria.


sedang di dalam pesta acara bersulang di tiadakan demi keamanan.

__ADS_1


acara pun di lanjutkan dengan meriah, dan seperti tak terjadi apa-apa. karena pengaruh Darwin.


sedang di markas besar milik David, gadis yang sudah dia sembunyikan berhasil kabur setelah menaruh obat tidur pada makanan para anak buah David.


gadis itu lagi dan tak sengaja tertabrak mobil seorang pria yang langsung membawanya ke rumah sakit .


Viktoria dan gadis tinggal dalam satu ruangan, dokter memeriksa kedua wanita itu dan mereka telah kehilangan rahimnya.


David yang mendapatkan kabar itu marah besar, pasalnya sudah hampir dua bulan gadis itu aman.


ternyata dia menang benar-benar harus membereskan wanita itu sendiri.


pasalnya itu adalah salah satu mainan anak buahnya, dan akan bahaya jika wanita itu buka mulut.


dia pun bergegas pergi dari pesta, dan langsung mencari anak buahnya yang tersisa dan mengajak mereka ke rumah sakit.


saat di sana, ternyata David menyamar dan mengaku menjadi Keluarga kedua gadis itu.


setelah itu keduanya pun di bawa pulang, dan David langsung memerintahkan anak buahnya untuk menyekap dua gadis itu dan melatihnya sebelum di jual ke pasar gelap.


pasangan pengantin baru itu memutuskan untuk masuk ke kamar setelah semua tamu pamit pulang.


Bunga meminta bantuan Darwin untuk melepaskan gaunnya, dan setelah itu langsung ke kamar mandi.


wanita itu sedang mencuci wajahnya, sedang Darwin mengikuti dan hanya mengenakan boxer saja.


"tak perlu mandi sayang, karena kita akan sangat berkeringat lagi malam ini," bisik Darwin.


"ingat kak, aku sedang hamil dan kakak tak boleh kasar padaku, atau aku tak mau memberikan mu jatah," ancam Bunga yang selesai mencuci wajahnya.


Darwin langsung mengendong istrinya itu, dan membawanya ke ranjang.


darwin menidurkan bunga dengn lembut, kemudian mulai mencumbunya.


Bunga pun larut dalam setiap sentuhan dan juga ciuman lembut yang di berikan Darwin.


bahkan pria itu bisa membuatnya mencapai kepuasan hanya dengan sentuhannya.


"kak ...." lirih bunga yang lemah.


"Kita ke acara inti," kata Darwin yang langsung menuju permainan utama mereka.


Bunga pun tak di beri waktu istirahat, bahkan Darwin terus bergerak berirama dan itu membuat Bunga tak sanggup mengimbangi suaminya hingga dia mencapai kepuasan terlebih dahulu.


tapi Darwin mempraktekkan beberapa gaya, dan di saat ini Bunga yang memimpin, Darwin tak bisa menahannya lagi.


keduanya pun tergolek puas, bahkan mereka saling berpelukan dengan hangat.


"kamu ternyata tidak tau banyak ya sayang," ledek Darwin.


"iya memang kak, tidak seperti mu yang begitu mahir memuaskan," kesal Bunga.


"tidak perlu khawatir aku hanya memuaskan dirimu saja, karena kamu wanita ku, dan kamu bisa belajar agar kita bisa saling memancing hasrat bukan," kata Darwin memberikan ide gila.


"boleh," jawab Bunga sebelum Keduanya tidur berpelukan.


sedang David sedang melakukan transaksi gelap, dia menjual beberapa gadis di dapatkan.


mereka akan di jadikan sebagai pelayan, budak atau bahkan wanita malam.


ini adalah pekerjaan kotor yang di lakukan David selain narkoba dan senjata. dan musuh terbesarnya adalah Samuel.


karena pria itu tak suka jika ada orang yang bermain secara kotor seperti David, tapi pria itu hanya menjalankan bisnis yang sudah di wariskan padanya itu saja.

__ADS_1


__ADS_2