Anak Genius: Putra Sang CEO

Anak Genius: Putra Sang CEO
Pasta Rasa Perang.


__ADS_3

Mama Vena merentangkan tangannya pada Darwin, dan pria kecil itu berlari dan di bantu seorang perawat untuk naik ke ranjang.


Darwin langsung mencium kening mama Vena kemudian memeluknya, "dia adalah cucu kita Vena, putra Adelia dan Joshua," kata mama Laura yang duduk di samping mama Vena.


"Sudah sebesar ini, apa mereka menikah muda?" tanya mama Vena.


"Tidak, putraku melakukan kesalahan hingga membuat Adelia hamil, dan itu semua ulah Yumna yang ingin menikahkan Joshua dengan Teana," jawab mama Laura.


"Maksudmu Laura? ulah Yumna dan Darwin?" tanya mama Vena.


flashback..


Delapan tahun yang lalu, papa Federico mengirim Joshua untuk menghadiri pesta ulang tahun Yusrin.


Joshua pun dengan senang hati pergi, dia belum tau keburukan sedang menunggunya.


Joshua datang bersama Hans, mereka baru sampai di Bandara Juanda.


seorang sekretaris wanita kepercayaan Yusrin yang menjemput mereka.


wanita itu mengajak mereka langsung ke hotel, dan nanti akan menjemputnya lagi untuk ke tempat pesta.


Malam hari wanita itu datang untuk menjemput keduanya, di mobil tersedia air minum.


Dengan santai Joshua meminum air yang berada di mobil, tapi beberapa meter dari tempat pesta.


Joshua merasa tubuh nya tidak bisa mengendalikan hasratnya lagi, Hans pun langsung mencekik wanita itu.


"Apa yang kalian rencanakan?" tanya Hans langsung.


Joshua yang tak tahan pun langsung kelur dan mencari angin untuk menenangkan dirinya.


Hans pun membunuh wanita itu setelah tau segalanya, sedang supir di sebelahnya ketakutan.


"Diam atau kau juga akan mati," kata Hans sambil mengambil memori card dari kamera dasbor.


Tapi Hans terlambat karena Joshua sudah hilang. Hans pun menghubungi Novan untuk mencari Joshua sedang dirinya harus tetap ke pesta itu.


saat itulah Joshua menemukan Adelia yang berjalan sendiri, dan aroma tubuh Adelia begitu menggoda baginya.


malam naas itupun tak terhindarkan lagi, tapi Joshua kemudian tak bisa berdekatan dengan wanita selain sang mama.

__ADS_1


flashback off...


"Ya dan aku ada setelah itu," suara Darwin memotong cerita mama Laura.


"Apa Federico tak tau rencana Yumna, hingga berdiam saja?" tanya mama Vena.


"Dia tau, dan aku menghukumnya dengan meninggalkan pria itu selama enam tahun demi merawat Adelia yang mengalami trauma," jawab mama Laura.


"Apa ku melakukan itu, maafkan aku seharusnya aku yang menjaganya, sekarang aku sudah kembali jadi aku akan menuntut semua orang demi putriku," kata mama Vena.


"Itulah kenapa kita kembali ke sini, aku akan merebut semua hal yang harusnya milik Adelia," tambah Hafsah.


Mama Vena dan mama Laura mengangguk.


Malam hari semua tamu undangan sudah berdatangan ke rumah besar itu, semua takjub dengan dekorasi rumah itu.


Mama Laura dan Darwin mewakili pemilik rumah menyambut para tamu, sedang Hafsah masih berbincang dengan papa Federico di ruang tertutup.


"Selamat datang sayang, mama kira kalian tak akan datang," kata mama Laura memeluk Adelia dan Joshua yang baru datang.


"Maafkan aku ma, aku terjebak pekerjaan ku," jawab Joshua sambil merangkul pinggang istrinya.


"Kalau begitu ayo masuk, karena nanti mama punya kejutan besar untuk kalian," kata mama Laura tersenyum begitu senang saat melihat Yumna, Yusrin dan Teana datang.


"Tentu, kami memang pantas di tunggu," kata Yumna sombong.


"Kau tunggu saja siapa yang akan hancur malam ini," batin mama Laura melihat kesombongan Yumna.


akhirnya pesta pun di mulai, cahaya di ruangan itu di redup kan, dan sebuah lampu sorot di arahkan kearah Adelia.


"Delia, putri kecil yang lahir sebagai hadiah Tuhan, aku melahirkannya dengan perjuangan hidup ku, aku ingin memeluknya dan menyayanginya sampai dia dewasa dan melihat dia bahagia bersama pangeran yang menjemputnya, tapi aku harus mati di tangan orang yang menghancurkan hidupku dan keluarga ku, Adelia maafkan mama ya putri cantik mama, maaf meninggalkan mu sendiri menghadapi dunia kejam ini," suara mama Vena.


Adelia terharu melihat foto masa kecilnya bersama sang mama di putar di layar LED besar.


"Sekarang biarkan aku sebagai kepala keluarga Amadea menjadi pelindung mu, Delia," kata Hafsah yang berjalan menuruni tangga, dan lampu kembali menyala terang.


Adelia pun bangun, dia pun merasa begitu bahagia bisa melihat pria yang selama ini hanya dia lihat di foto.


"Kemarilah sayang papi," kara Hafsah merentangkan tangannya.


Adelia pun bergegas menghampiri kakak dari sang mama itu, Hafsah pun memeluk Adelia.

__ADS_1


"Hari ini aku ingin mengumumkan bahwa perusahaan SKA properti akan di ambil alih oleh perusahaan internasional milikku, dan itu tidak bisa di bantah," kata Hafsah yang masih merangkul Adelia.


Joshua berdiri dan mengambil istrinya, "Maaf anda terlalu lama memeluknya," kata Joshua posesif.


"Maafkan aku, tapi aku adalah om Adelia," kata Hafsah tersenyum melihat tingkah Joshua.


"Tetap saja kau pria tuan," kata Joshua.


"Tunggu, punya hak apa anda ingin mengakuisisi perusahaan keluarga kami," kata Yumna marah.


Yusrin pun menyadari jika ini adalah akhir baginya, "karena aku memiliki lima puluh satu persen saham terbesar di sana, dan penanam modal terbesar di perusahaan itu, kau lupa itu Yumna," suara Vena yang datang dengan kursi roda.


"Mama..."lirih Adelia yang tak percaya.


Adelia pun bergegas lari dan memeluk sang mama, kemudian mama Vena menyuruhnya berdiri di sampingnya.


Yusrin bangun dan syok melihat Vena masih hidup, begitupun Yumna yang terkejut melihat itu.


"Kenapa kalian terkejut, kalian kaget melihat orang yang enam belas tahun yang lalu kau tabrak, dan kau racuni masih bisa hidup," kata mama Vena.


"Apa? papa kau melakukannya?" tanya Adelia.


Yusrin melihat Yumna, "Maaf aku lupa, tuan besar Yusrin Sukoco dan nyonya Yumna Sukoco, itu yang selalu Kalian tegaskan karena aku hanya anak terbuang dari keluarga Sukoco bukan," kata Adelia.


"Sekarang Yusrin, kami datang untuk mengambil hak Adelia, dan kalian berdua akan mendapat hukuman berat akan semua perbuatan kalian," kata Hafsah yang memberi arahan para anak buahnya.


"Kalian tak punya bukti," kata Yumna berontak.


"Hallo tuan dan nyonya Sukoco, kalian mengenalku kan, aku Darwin, dan aku punya semua buktinya," kata bocah kecil itu di layar LED.


pertama terlihat video rekaman kecelakaan mama Vena dan rekaman rumah sakit.


kedua rekaman obrolan dari sekertaris Yusrin dan kejadian dari Joshua yang memperkosa Adelia.


ketiga perbuatan buruk Yumna dan Teana pada Adelia.


keempat bukti penculikan Adelia dan mama Laura terakhir kali.


"kalian bertiga dead, dan asal kalian tau aku adalah pelindung mama, dan orang yang menyentuhnya akan selesai dengan hancur dan kematian," kata Darwin sebelum videonya selesai.


__ADS_1


ini Darwin masih tiga tahun ya gaes... meski polos tapi dia pintar dalam segala hal, dan juga menghancurkan barang πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ˜πŸ˜πŸ˜ŠπŸ˜Š


__ADS_2