
Lulu dan Aldo begitu menikmati waktu mereka, kemudian Lulu mengambil botol anggur dan mulai minum, dan akhirnya mabuk berat.
"ayo pulang Lulu, kamu sudah mabuk kita pulang," ajak Aldo.
"tentu sayang, dan aku suka aromanya yang begitu maskulin, bawa aku pulang dan kita bisa menikmati waktu berdua," kata Lulu dengan nada suara menggoda
Aldo pun langsung membawa Lulu pergi ke apartemen miliknya, Aldo pun menelpon Bu Nova.
dia izin untuk tidak pulang karena ada sedikit masalah, dan Bu Nova pun mengizinkannya.
Lulu mulai melepaskan pakaiannya di depan Aldo, "kenapa kamu seperti ini, kamu kalau mandi masuk ke sana,"kata Aldo yang memasukkan Lulu ke kamar mandi.
Aldo memilih mandi di tempat lain, tapi Aldo merasa aneh karena wanita itu tak keluar-keluar.
dia pun merasa khawatir dan masuk ke kamar mandi, dan benar saja jika wanita itu sedang tertidur.
akhirnya Aldo terpaksa membawa wanita itu ke ranjang, dan menutupnya dengan selimut tebal.
dan Aldo memilih membuat makanan karena perutnya lapar, sedang di tempat lain.
ada dua anak manusia yang sedang berolahraga panas, mereka pun tak masalah karena Keduanya sudah saling jujur.
"kamu ternyata masih virgin, sayang?" tanya Edo.
"kamu gila, meski aku dan Lulu terlihat urakan dan liar, tapi kami masih menjaga hal itu, jadi jangan melihat seseorang dari luarnya," kata Wilma kesal.
"sorry honey, kita harus segera menikah karena kamu juga sudah merenggut milik ku yang berharga," kata ego.
Wilma terkejut, pasalnya dia tak mengira jika pria yang begitu buas itu masih perjaka
"kamu tak membohongiku, jika jamu memang pertama kali, kenapa begitu buas dan membuatku tak berdaya," kesal Wilma.
"karena aku melakukannya dengan cinta, dan itu kulakukan secara alami saja," jawab Edo yang langsung me dapatkan cubitan maut dari Wilma.
keduanya pun menikmati malam panjang itu, sedang di rumah Gusman juga semua susah beristirahat.
saat Bu Ajeng meminta beberapa orang untuk membuang Nita dan dua pria yang di tahan bersamanya.
mereka membuang ketiganya di sebuah laut, dan Nita di tinggalkan di sebuah kapal ilegal.
tapi sebelum itu Nita susah di berikan obat yang bisa membuat wanita itu menjadi melupakan semuanya.
sedang bunga sudah nyaman di pelukan suaminya, Darwin begitu posesif pada istrinya itu.
__ADS_1
keesokan harinya, Bu Nova yang berangkat ke apartemen milik putranya di buat kaget.
pasalnya dia melihat baju wanita berantakan dan lagi Aldo tidur bersama seseorang yang hanya terlihat rambutnya.
"Aldo apa yang kamu lakukan?" tanya Bu Nova dengan sedikit membentak.
"eh mama..." kata Aldo bangun dan hanya mengenakan boxer.
Aldo menoleh dan kaget melihat dia tidur bersama dengan Lulu, "hah.. aku semalam tidur di sofa kenapa sekarang disini,mama ini bukan seperti yang terlihat," terang Aldo
"tidak ada komentar, kalian menikah dan bangunkan Lulu, mama tunggu di luar," kata Bu Nova
"mama..." teriak Aldo.
Lulu pun bangun sambil memegangi kepalanya, dia merasa pusing dan kaget saat bangun tak mengenakan apapun.
"apa yang baru saja kita lakukan, dan tadi aku dengar ada suara Bu Nova?" tanya Lulu.
"entahlah aku juga tak ingat, tapi mama salah paham dan meminta kita keluar dan jika tidak kita dalam masalah besar," kata Aldo.
"baiklah aku mengerti kita keluar saja," kata Lulu
gadis itu terpaksa memakai baju aksi karena bajunya kotor, Bu Nova pun langsung membawa mereka ke sebuah Gereja.
mereka pun akan melakukan pernikahan dadakan disana, bahkan Lulu dan Bu Nova memakai gaun yang sama
"baiklah, kalian menikah dulu baru kemudian mama menikah dengan om Jhon," kata Bu Nova asal.
"kita menikah bersama, iya kan om, karena om adalah keluarga ku satu-satunya," kata Lulu.
"baiklah," jawab Jhon asal.
Darwin dan bunga datang sebagai saksi, mereka tak mengira jika akan ada pernikahan model ancaman begini.
tapi terlihat keduanya menikah dengan bahagiakan, bahkan Aldo terus tersenyum melihat Lulu.
pernikahan pun usai keempatnya menghampiri Darwin dan bunga, "sudah pernikahannya, jadi siapa yang mau jelaskan?" tanya darwin.
"kami semalam melakukan one night stand, jadi aku tak mau jika Bu Nova hamil, jadi aku mengajaknya menikah dan menjalani hidup berdua, tak salahkan untuk hidup bersama," jawab Jhon.
"itu bagus karena kalian bisa selalu bersama, dan untuk kalian berdua?" tanya Bunga pada Aldo dan Lulu.
"sepertinya kami juga melakukan hal buruk itu, jadi aku memutuskan menikah, terlebih kami akan memulai hidup kami bersama dengan pertemanan dan pacaran setelah menikah," jawab Aldo.
__ADS_1
"bagus, ya sudah kita rayakan sebentar dengan makan siang bersama di rumah keluarga Gusman," ajak Darwin.
"siap...." jawab semuanya
-----πππππ----
tak terasa sudah sembilan bulan terlewati dengan sangat baik, terlebih bunga juga tak mengalami kesulitan yang berarti saat hamil.
Hadi ini dua sedang menunggu klien besar dari Jerman yang ingin meminta buatkan desain rumah.
dan rumah itu begitu tumit seperti istana dengan banyak ruangan tersembunyi.
tapi saat sedang penandatanganan kontrak, tiba-tiba bunga merasa perutnya sakit.
tak lama dari sela-sela kaki wanita itu, terlihat air ketuban yang mengalir, klien pria itu kaget.
"nyonya!" kaget Wilma dan Lulu.
"tenang sekalian, dan tuan semoga kita bisa bekerja sama dengan baik, dan permisi sepertinya putra ku sudah mau keluar," kata bunga yang langsung berjalan menuju ke mobil.
dan selama perjalanan, bunga terus mengatur nafasnya dan saat sampai di rumah sakit.
bunga langsung di larikan ke ruang persalinan, dan ternyata bunga langsung mengejan dan langsung melahirkan seorang bayi laki-laki.
Darwin pun bergegas lari menghampiri mereka dan langsung masuk ke ruangan rawat bunga.
"bagaimana kondisi kalian, dan Kenapa sudah melahirkan bukannya masih seminggu lagi," kata Darwin yang melihat putranya yang kedua.
"mungkin terlalu senang, karena proyek deal, maaf sayang.." kata Bunga.
"tak masalah sayang, yang terpenting kalian berdua selamat, dan kita sekarang sudah semakin lengkap dengan kehadiran bayi kecil ini, dan terima kasih sudah mau menjadi bagian hidupku sayang, terima kasih banyak," kata Darwin yang mengecup tangan Bunga.
"aku yang beruntung memiliki mu sayang, maafkan aku yang sempat membuatmu marah berkali-kali," kata Bunga yang langsung memeluk Darwin.
-----tamat---
***terimakasih atas semua dukungan yang kalian berikan, dan maaf jika ada kesalahan dalam penulisan.
dan juga dalam alur yang sedikit monoton, dan membuat kalian bosan, maaf ya atas kesalahan yang mungkin tejadi.
jadi selama bertemu lagi dalam novel author yang selanjutnya, dan selalu dukung terus karya author ya..
kalau mencari karya author yang lain tinggal cari
__ADS_1
penulis Meidina
pasti akan muncul, sampai jumpa lagi... bye bye***..