
Darwin sedang melakukan olahraga sederhana, karena dia tak bisa ke gym untuk menjaga istrinya.
Bunga mengalami perubahan berat badan cukup besar, apalagi setelah makannya di atur oleh Nev.
Darwin pun tak mempermasalahkan itu, terlebih itu juga terjadi karena demi mempertahankan bayi mereka.
tak terasa sudah dua hari di rumah Sakit, dan hari ini Bunga di ijinkan boleh pulang oleh dokter Nev.
"aku gemuksn ya mas, bajuku serasa sesak nih," gumam Bunga.
"tidak apa-apa sayang, ini semua demi putra kita," bujuk Darwin.
"tapi aku takut kamu akan malas melihat wanita gendut dan jelek seperti ku ini," jawab Bunga sedih.
"ya sudah jika kamu tak percaya, kamu oleh tetap kerja di perusahaan ku, dan kamu tenang saja, bagaimana?" tanya Darwin.
"boleh dong, terlebih kerjaan desain juga belum selesai, jadi aku harus menyelesaikan kontrak dulu," kata Bunga yang di angguki oleh Darwin
sebuah mobil mewah menunggu mereka di depan dan akan mengantarkan mereka ke rumah utama.
sesampainya di rumah utama Gusman, terlihat semua orang sedang menunggu kedatangan mereka.
Bunga pun turun di bantu oleh Darwin, Adelia pun langsung menyambut menantunya itu dengan hangat.
"ayang kamu harus istirahat mulai sekarang, dan tenang jika Darwin mulai berulah biar mama yang membereskan pria ini, jadi jangan khawatir ya," kata Adelia.
"iya mama, iya ..." jawab Samuel.
Bunga pun masuk kedalam rumah, dan langsung menuju ke lantai tiga. tapi tak terduga bunga sekarang menjadi ibu rumahan.
pasalnya Adelia tak mengizinkan menantunya itu untuk keluar rumah, bahkan bekerja pun dari rumah.
hari berganti bulan, kandungan bunga juga semakin besar dan kini yak terasa sudah memasuki bulan ke sembilan.
dan bobot bunga sudah mencapai tujuh puluh lima kilo, dan dia sering kelelahan.
dokter Nev pun memberikan pengertian pada Bunga jika kenaikan berat badannya tak masalah.
Jadi yang di tunggu pun akhirnya datang, Bunga sedang menanti operasi sesar yang akan dia lakukan malam ini.
Darwin yang baru pulang dari Australia pun bergegas menuju ke rumah sakit, dia pun langsung di minta masuk dan menemani bunga.
Darwin pun menemani istrinya itu, bahkan Darwin meneteskan air mata saat pertama mendengar tangisan dari putranya.
dia pun langsung mencium bibir Bunga, "terima kasih sayang," katanya dengan bahagia.
Darwin pun di minta untuk kontak pertama dengan bayi kecilnya itu, dan baby itu begitu tenang di dada Darwin.
Adelia pun langsung mengendong cucunya saat baby itu di bawa ke ruang rawat Bunga.
ya baby Ale adalah putra pertama dan cucu pertama dari keluarga Gusman.
"siapa namanya Darwin?" tanya Joshua penasaran.
"Delano Alecdrico Gusman," jawab Darwin.
"nama yang indah," jawab Adelia melihat cucunya.
Bunga pun tersenyum, Darwin pun sedang membantu istrinya itu belajar berjalan.
dan perlahan Bunga sudah bisa berjalan dengan sendirinya karena dia tak mau terus menyusahkan semua orang.
beruntung baby Ale juga begitu mengerti, bahkan bayi itu jarang menangis saat malam.
bunga pun juga menerima semua fasilitas pertama dari keluarga suaminya itu.
"apa nyonya membutuhkan sesuatu?" tanya perawat itu.
"tidak perlu kak, oh ya kamu bisa istirahat, terlebih aku juga akan istirahat," kata bunga.
perawatan itu pun mengangguk, bunga pun mengendong putranya dengan penuh kasih sayang.
"apa kebahagiaan ini bukan mimpi, semoga bukan, terlebih terakhir-terakhir ini mas Darwin jarang menemui ku, karena perusahaan sedang goyang," gumam Bunga sedikit sedih.
tapi dia kaget saat melihat Virgoun yang datang ke rumah sakit dengan wajah panik, "kita harus pergi, ayo sekarang," kata Virgoun.
__ADS_1
"tunggu dulu, ada apa ini Virgoun, kenapa kita harus pergi," panik bunga.
"nanti aku jelaskan, tapi kita harus pergi dari rumah sakit ini," suara Virgoun yang nampak panik, dan langsung mengajak Bunga pergi.
mereka pun turun dan lari lewat pintu belakang rumah sakit, dan tenyata sudah ada Hans dan Aldo.
"hanya kalian berdua, mana suamiku?" tanya Bunga khawatir, terlebih bayinya juga mulai ikut resah.
"kita pergi dulu, nanti aku jelaskan, karena di sini tidak aman untuk mu, kita pergi," kata Aldo yang langsung menginjak pedal gas dalam-dalam.
Virgoun membawa mobil lain bersama Qia yang menyamar sebagai bunga dan baby Ale.
mereka pun menyesatkan semua musuh, Darwin dan Edo sudah hancur di tangan Hafsah.
mereka tak mengira jika pria itu benar-benar nekat, bahkan tak hanya Darwin tapi juga David.
bunga sudah di bawa ke luar kota, ternyata mereka berpindah mobil bersama Bu Nova dan juga pengawalan dari Devan dan Davin.
sedang Samuel datang sedikit terlambat, dia dan semua anak buahnya sudah membereskan anak buah Hafsah dengan mudah.
"ku kira kalian sudah musnah, ternyata sekarang berani bertindak, kalian tak takut mati ternyata?" kata Samuel melihat Hafsah yang sudah berlumuran darah dari kedua cucunya sendiri.
"tidak karena aku sudah cukup diam saat Darwin dan David menginjak-injak harga diriku, jadi jangan salahkan aku bertindak kejam," kata Hafsah tertawa.
"banyak mulut kau,"kata Samuel langsung menghajar Hafsah
karena berbeda stamina dan usia, Hafsah pun babak belur di tangan Samuel, dan David yang masih bisa bangun pun menguatkan dirinya, terlebih Darwin sudah terkapar tak berdaya.
"kau harus mati, karena tak pantas jadi keluarga ini, dan aku akan binasakan semua keturunan Amadea di mulai dari dirimu," kata David yang mengambil pistol Samuel dan langsung menebak pria itu.
Hafsah pun mati di tempat, Samuel menahan tubuh David yang limbung karena luka yang cukup parah.
Samuel pun membawa mereka berdua ke rumah sakit, Darwin mengalami luka parah di kepala.
Hans juga membereskan semua sisa pengawal Hafsah, dan benar-benar menyelesaikan segalanya.
Darwin pun melakukan operasi besar yang sangat beresiko, Samuel memanggil dokter Dito untuk menyelamatkan Darwin.
sedang Bunga belum mengerti apapun tentang semuanya, bahkan Putranya saja baru dua hari lahir dan begitu banyak kejadian buruk menimpa mereka.
Joshua dan Adelia pun di bebaskan setelah seharian ini di sekap, mereka pun pergi ke rumah sakit.
"tenang mama, dia aman untuk sementara kami memindahkannya ke luar kota, dan dia harus menjadi wanita kuat, jika tidak dia mati hari ini," jawab Samuel.
setelah operasi delapan jam, dokter Dito keluar dan dokter itu nampak lega.
"bagaimana om?" tanya Samuel.
"operasi berjalan lancar, tapi kita harus terus memantaunya karena dua puluh empat jam kedepan adalah waktu kritis untuknya, jadi terus berdoa dan siapkan hati kalian untuk hal yang terburuk," kata Dito yang kemudian pergi.
bunga sampai di sebuah villa di tengah hutan, bahkan tempat itu memiliki perlindungan berlapis.
bunga masih menunggu semua penjelasan dari Samuel atau siapapun.
Bunga menghampiri Bu Nova yang masih menelpon seseorang, dan dengan cepat ponsel itu sudah berpindah tangan.
"bisa kami jelaskan Samuel, jika tidak maka besok kamu akan melihat mayat ku dan baby Ale!" bentak wanita itu.
"baiklah ..." jawab Samuel.
Samuel yang masih di Amerika tiba-tiba mendapatkan pesan dari Darwin.
awalnya dia merasa jika itu becandaan Darwin, tapi saat dia mengecek melalui perusahaannya ternyata semua bukan isapan jempol belaka.
"katakan bagaimana situasi yang sesungguhnya!" bentak Samuel pada anak buahnya.
"sangat buruk tuan, perusahaan Gusman di serang oleh tuan Hafsah, dan kini mereka mengincar nyonya bunga dan bayinya untuk di lenyapkan, sedang untuk tuan Darwin dia juga kuwalahan karena David tersandung masalah tentang pasar gelap yang dia jalankan," terang Leo.
"brengsek.... aku pulang," kata Samuel yang tak bisa berdiam lagi
"maaf Bunga, tapi hanya itu yang aku tau," jawab Samuel.
"itu sebabnya, setelah keluar dari rumah sakit, mama tak membiarkan aku kembali ke perusahaan, karena ingin merahasiakan semua yang tejadi, mereka tak menganggap ku?* gumam bunga.
"tidak seperti itu bunga, aku yakin mereka punya sesuatu yang tak bisa di katakan padamu, jadi jangan menyalahkan mereka dulu,"
__ADS_1
"baiklah, aku mengerti," jawab Bunga menutup telpon itu.
dia melihat sosok bu Nova, "ibu bisa pengobatan kuno bukan, tolong buat aku bugar dan aku gadis segera kembali dan mengetahui Semuanya, dan aku harus melihat suamiku juga," kata Bunga.
"tentu Bunga," jawab Bu Nova.
Bu Nova pun melakukan pengobatan dewa tradisional Tiongkok pada Bunga, hingga mempercepat penyembuhan luka dan stamina.
Bunga pun setiap hari akan berlatih menjadi petarung demi keluarganya, tapi bagaimana pun dia tetap seorang ibu satu putra.
bahkan saat bertanding, Bunga akan pergi dan mengendong putranya yang menangis.
sudah satu bulan berlalu, Darwin baru sadar dari koma, tapi sayangnya pria itu melupakan segalanya.
"Darwin apa kamu ingat mereka?" tanya Adelia menunjukkan foto bunga dan baby Ale yang di ambil terakhir sebelum semua masalah besar terjadi.
"tidak ma, tapi wanita yang cantik dan bayi yang lucu, oh ya Sasha kemarin bilang dia akan datang ke pesta ulang tahun pernikahan kalian, dan juga akan menyumbang lagu bukan," kata Darwin.
Adelia dan Joshua saling pandang, pasalnya acara itu sekitar satu tahun yang lalu.
bahkan Sasha saja sudah mati, "sayang kamu baru saja kecelakaan dan kamu mengalami hilang ingatan, tapi apa kamu tak ingat dengan bunga?" tanya Adelia.
Darwin mengeleng pelan, Samuel sudah mengatakan segalanya pada bunga setelah mendapatkan kabar dari om Dito tentang kerusakan yang terjadi.
"tenang Samuel, aku akan merebut dan menginggatkan dia lagi jika kami ada, dan kami adalah hidupnya," jawab bunga.
kini kondisi tubuh Bunga juga sudah sangat sehat, bahkan wanita itu lebih cantik.
Bu Nova menemani bunga kembali ke kota itu, saat Samuel memastikan jika di kota itu sudah aman.
Bunga tinggal di apartemen miliknya, dan Bu Nova yang menjaga baby Ale, sedang Bunga langsung memacu motor sportnya menuju ke area rumah sakit.
dia pun langsung menuju ke ruangan Darwin, tapi saat dia sampai, dia terkejut melihat sesuatu.
dia pun marah dan langsung menjambak Qia dan langsung membenturkan kepala wanita itu ke dinding.
"ternyata ini yang keluarga mu rencanakan, ini sebabnya kalian melarangku kembali ke kota ini, bulsyit ternyata kebaikan yang kalian tunjukkan," bentak Bunga yang tak busa tahan lagi.
"dasar wanita aneh, siapa kamu?" teriak Darwin.
Bunga pun mendekati suaminya itu, "meski kau lupa diriku dan hilang ingatan, setidaknya lihat jari yang telah terisi sebuah cincin pernikahan, dan kau bisa menghianati pernikahan suci itu.
ah... aku lupa jika kamu dari kecil selalu membohongi diriku, dan tak pernah menganggap ku bukan, aku kecewa padamu, dan kau Qia ini peringatan, aku sekali lagi tau kau berani menggoda suamiku, kau akan mati di tangan ku, karena aku bukan Bunga yang lemah seperti dulu," bisik Bunga sebelum pergi.
wanita itu pergi dan membuat Darwin syok berat, begitupun Qia yang masih ketakutan.
di lorong rumah sakit dia melihat Virgoun dan Hans, berjalan bersama dengan Aldo yang ingin menjengguk Darwin.
tanpa kata, bunga langsung menyerang ketiganya, Aldo langsung tersungkur karena serangan bunga mengenakan alat bantu dalam tinjunya.
Virgoun pun tumbang, kini giliran Hans yang masih berdiri, dan saat pria itu ingin memukul Bunga topi bunga terlepas.
ketiganya pun terkejut melihat wanita itu yang kembali dengan penampilan baru.
"Bunga!!" kaget Hans.
"halo om ... kenapa kalian terkejut, aku bukan hantu, dan aku tak mengira jika anak perempuan mu ****** yang berani menggoda pria yang sedang hilang ingatan, dan asal kalian tau, dan ingat ini, aku akan membunuh siapapun orang yang berani membuat Darwin lupa pada putranya, meski itu orang tuanya!" tunjuk Bunga pada Joshua dan Adelia.
Bunga pun langsung pergi karena sudah terlalu kecewa dengan apa yang dia lihat.
Hans yang mendengar ucapan dari bunga pun langsung berlari ke ruang rawat Darwin.
dia pun kaget melihat Qia menangis sambil terluka di bagian kepala, sedang Darwin hanya diam karena informasi yang dia terima terlalu banyak.
"kamu kenapa Qia, siapa yang melakukan ini?" tanya Hans tak terima.
"kak Bunga datang dan langsung menyerang ku," adu Qia yang merasa jika Hans akan membelanya.
"wanita itu keterlaluan, memang apa salahnya jika Qia merawat Darwin," geram Hans.
"berita hangat, sebuah perselingkuhan terjadi di ruang rawat pasien bernama Darwin Alexander Amadea Gusman, pria itu sudah menikah tapi melakukan tindakan asusila dengan gadis muda yang juga putri asisten keluarga itu, bahkan orang tua gadis sengaja membuang istri sah pria itu agar putrinya bisa masuk kedalam keluarga kaya itu, begitu buruk sikap orang seperti itu hanya karena istri pengusaha itu hanya seorang yatim piatu," seorang pembava berita menyiarkannya secara live dan di seluruh kota.
bahkan ada bukti saat Qia menggoda Darwin, hingga keduanya berciuman, dan bunga memergoki mereka hingga wanita itu marah.
"apa maksudnya kalian mrmbuang Bunga dan Ale, Jawab!!" bentak Joshua tak terima.
__ADS_1
adelia pun langsung menghampiri Qia dan menamparnya dengan sangat keras.
"tak ku kira keponakan ku seorang ******, ini alasan kalian melarang ku menemukan Bunga, dan untuk mu Darwin, lebih baik kau mati dari pada membuat wanita sebaik bunga terluka, dan untuk mu hans aku kecewa karena kamu mendukung tindakan salah putrimu!" bentak Adelia.