
Tak terasa sudah dua tahun dari kejadian buruk yang menimpa keluarga Joshua dan Adelia.
Sekarang Keduanya sedang bersiap-siap, Adelia sudah cantik di rias oleh make-up artis.
rumah itu sudah di sulap bak istana mewah dengan hiasan bunga di seluruh sudut rumah.
hari ini adalah ulang tahun ke dua dari Dylan dan David, dan dua bocah itu sedang duduk di depan pintu.
"aduh cucu-cucu Oma yang tampan, kenapa duduk di sini, ayo masuk dan panggil papa dan mama kalian," kata mama Laura.
"no. no. akak..." jawab Dylan.
"kalian menunggu kakak Darwin?" tanya papa Federico.
keduanya pun mengangguk seakan mengerti, "kalau begitu kita tunggu di dalam, sebentar lagi para tamu akan datang," kata mama Laura mengendong David.
papa Federico pun mengendong Dylan masuk, mereka pun menemui tamu yang hadir.
Adelia dan Joshua akhirnya turun dan ikut menyambut para tamu, tak lama rombongan keluarga yang tak di duga pun datang.
Farhan dan Farida datang khusus dari Selandia baru untuk menghadiri pesta itu.
"selamat datang, aku kira kalian tak jadi pulang," kata Joshua menyambut Farhan.
"mana mungkin, lagi pula ini undangan penting untuk kami," jawab Farhan.
Adelia juga menyapa Farida dengan hangat, tapi dia mencari seseorang, "dia sedang di depan nyonya, dia tertarik dan sangat menyukai kebun bunga," jawab Farida tertawa.
"benarkah? aku jadi makin penasaran dengan gadis kecil yang sudah beranjak remaja itu," kata Adelia tertawa.
kelurga Amadea juga baru datang, mereka juga mengajak si kembar yang juga sudah berusia satu setengah tahun.
"selamat untuk perayaan nya, dan mana dua jagoan ku?" tanya tuan Georgio.
"sedang ikut bersama papa dan mama, oh ya perkenalkan ini sahabat ku Farhan dan istrinya, dan Farhan ini adalah keluarga istriku," kata Joshua.
"senang bertemu dengan anda tuan Georgio dan tuan Hafsah, dan aku tak mengira akan bertemu para pengusaha besar di pesta ini," kata Farhan.
"aku hanya seorang pensiunan," jawab tuan Georgio.
mereka pun tertawa bersama, sedang Salsha mencari seseorang yang sudah begitu dia rindukan.
"kamu mencari sesuatu Salsha?" tanya Adelia.
"tidak ma," jawab Salsha malu-malu.
akhirnya acara akan segera di mulai, Farhan berdiri bersama Farida dan juga seorang gadis yang begitu cantik.
sedang Salsha berdiri di samping nyonya Arsya, dan terlihat begitu bahagia.
"apa aku terlambat," suara seseorang yang sudah di nantikan pun datang.
"hampir terlambat," jawab Joshua pada putranya Darwin.
Darwin pun langsung menghampiri kedua orang tuanya dan ikut bergabung merayakan ulang tahun si kembar.
acara tiup lilin dan potong kue sudah selesai, kini semua orang sedang berbincang.
Salsha pun sudah naik ke atas panggung untuk mempersembahkan sebuah lagu.
semua orang menikmati persembahan dari Salsha, tapi di sudut ruangan.
seorang gadis sedang berbincang dengan Dylan dan David. karena kedua bocah itu hampir terluka karena berlarian.
"apa ada yang sakit?" tanya bunga lembut.
"ini.." tunjuk Dylan di lututnya.
Bunga pun meniup lutut itu dengan pelan, "sudah sebentar lagi pasti sembuh, dan kamu harus jaga saudaranya ya," kata Bunga pada David.
bocah itu hanya mengangguk, "kalian di sini, kakak mencari kalian kemana-mana," kata Darwin cemas.
Bunga berdiri dan berbalik, keduanya kini berdiri berhadapan, Darwin terdiam melihat gadis cantik di depannya itu.
"maaf, tadi mereka hanya berlarian, dan sempat jatuh, tapi sekarang semua sudah baik-baik saja," kata Bunga menerangkan.
"terima kasih, mereka memang suka berlarian," kata Darwin tersenyum pada Bunga.
"baiklah tuan muda, kalau begitu saya permisi," pamit Bunga sopan.
Darwin baru menyadari kalung yang melingkar di leher gadis muda itu, Darwin pun menahan tangan bunga.
"kalung itu-".
"kakak, kamu disini aku mencarimu kemana-mana," kata Salsha yang langsung merangkul lengan Darwin.
Bunga pun langsung pergi saat Darwin lengah, dia tak ingin terjebak bersama keduanya.
"Bunga kemari nak, apa kamu ingin menyumbangkan sebuah lagu, setidaknya ini permintaan dari tuan Joshua," kata Farhan pada putrinya itu.
"tentu papa," jawab Bunga tersenyum.
Joshua sudah baik ke atas panggung bersama Bunga, semua orang penasaran dengan gadis yang berada di samping Joshua.
Bunga sudah duduk di depan piano dan bersiap, Joshua berdiri di panggung.
__ADS_1
suara alunan piano mulai terdengar mengalun lembut, Joshua pun tersenyum dan mulai bernyanyi.
(lagu Ed Sheeran_perfect lirik by Google)
I found a love for me
Oh darling, just dive right in and follow my lead
Well, I found a girl, beautiful and sweet
Oh, I never knew you were the someone waiting for me
'Cause we were just kids when we fell in love
Not knowing what it was
I will not give you up this time
But darling, just kiss me slow, your heart is all I own
And in your eyes, you're holding mine
Baby, I'm dancing in the dark with you between my arms
Barefoot on the grass, listening to our favourite song
When you said you looked a mess, I whispered underneath my breath
But you heard it, darling, you look perfect tonight
Well I found a woman, stronger than anyone I know
She shares my dreams, I hope that someday I'll share her home
I found a love, to carry more than just my secrets
To carry love, to carry children of our own
We are still kids, but we're so in love
Fighting against all odds
I know we'll be alright this time
Darling, just hold my hand
Be my girl, I'll be your man
I see my future in your eyes
Baby, I'm dancing in the dark, with you between my arms
Barefoot on the grass, listening to our favorite song
I don't deserve this, darling, you look perfect tonight
Baby, I'm dancing in the dark, with you between my arms
Barefoot on the grass, listening to our favorite song
I have faith in what I see
Now I know I have met an angel in person
And she looks perfect
I don't deserve this
You look perfect tonight
Adelia pun terharu dan tersentuh melihat hadiah Joshua untuknya, sedang Darwin melihat gadis yang bermain piano dengan tatapan rindu.
Salsha tak menyukai itu, karena dia merasa jika Darwin hanya miliknya.
Salsha pun naik ke atas panggung dan mulai memainkan harpa miliknya.
dengan tenang bunga mengikuti setiap alunan harpa milik Salsha, akhirnya Adelia dan Joshua berdansa dengan iringan dari kedua gadis itu.
setelah lagu usai, Bunga pun bertepuk tangan sambil tersenyum melihat kedua pasangan itu yang begitu romantis dan sempurna.
kini giliran Darwin yang naik ke panggung, Hans meminta Salsha untuk turun.
Darwin mengambil gitar dan mulai bernyanyi di depan semua orang.
(Shane Filan_ beautiful in white lirik by Google)
Not sure if you know this
But when we first met
I got so nervous I couldn't speak
In that very moment
I found the one and
__ADS_1
My life had found its missing piece
So as long as I live I love you
Will have and hold you
You look so beautiful in white
And from now 'til my very last breath
This day I'll cherish
You look so beautiful in white
Tonight
What we have is timeless
My love is endless
And with this ring I
Say to the world
You're my every reason
You're all that I believe in
With all my heart I mean every word
So as long as I live I love you
Will haven and hold you
You look so beautiful in white
And from now 'til my very last breath
This day I'll cherish
You look so beautiful in white
Tonight
You look so beautiful in white, yeah yeah
Na na na na
So beautiful in white
Tonight
And if a daughter is what our future holds
I hope she has your eyes
Finds love like you and I did
Yeah, and if she falls in love, we'll let her go
I'll walk her down the aisle
She'll look so beautiful in white, yeah yeah
So beautiful in white
So as long as I live I love you
Will have and hold you
You look so beautiful in white
And from now 'til my very last breath
This day I'll cherish
You look so beautiful in white
Tonight
Na na na na
So beautiful in white
Tonight
semua orang bertepuk tangan setelah mendengar suara merdu milik Darwin.
terima kasih atas dukungannya selama ini, maaf jika di beberapa part ada typo dan alur yang mengecewakan.
semua cerita ini hanya pemikiran author ya, jadi jika ada kesamaan dalam nama, karakter dan setting.
mohon maaf sebesar-besarnya, dan terima kasih atas dukungannya selama ini.
__ADS_1