
Daniel membuka mata perlahan, mengedarkan pandangannya kesekeliling Club Malam, yang terlihat sudah sepi pengunjung, Daniel bangkit mendekati pelayan dan bartender yang sibuk berberes. untuk menanyakan dan memastikan jika semua teman-teman nya sudah meninggalkan Club.
"Benar sekali Tuan muda, semua teman-teman Anda telah pergi. sekarang tinggal Anda berdua saja dengan Nona cantik itu"
"Okey...tolong berikan kunci kamar VIP untuk ku, dan kalian pastikan semua aman terkendali" ucap Daniel sambil menyelipkan uang pada mereka
"Beres Bos"
Daniel kembali ke ruangan dimana dia mengajak Agnes kesebuah ruangan karoke, khusus tamu istimewa yang diperuntukkan untuk dua orang, makanya teman-teman mereka tidak menyadari jika Daniel dan Agnes masih berada di Club.
"Ayo sayang aku akan mengajak mu sesuatu tempat yang nikmat, sudah lama sekali aku ingin merasakan tubuh seksi mu ini. sekalian mengobati rasa penasaran ku terhadap tubuh wanita yang sebenarnya. aku bosan main sendiri dan nonton bokep terus, aku ingin yang benar-benar nyata sayang..." bisik Daniel ditelinga Agnes yang Masih tertidur karena pengaruh minuman yang telah dicampur Daniel dengan obat perangsang yang akan bekerja sesaat lagi. makanya Daniel segera minta kunci kamar pada pelayan.
__ADS_1
"Uuhhh upsss....." Daniel mengangkat tubuh Agnes menuju kamar khusus, yang sengaja disediakan oleh pemilik Club untuk para tamu mereka yang mabuk berat, atau bagi para tamu yang sengaja menyewa untuk kencan cinta satu malam.
Daniel menurunkan tubuh Agnes, dan duduk disisi tempat tidur sambil menatap nya penuh gairah. tersungging senyuman di sudut bibirnya, melihat Agnes yang mulai menggeliat kab tubuh nya.
"Panas....panas... mulai membuka jaketnya"
"Teruszz.... terus buka semuanya sayang...." ucap Daniel yang sudah kehilangan akal sehatnya
Agnes membuka mata nya, mendengar suara Daniel
"Kita.....kita....Kamu tidak perlu memikirkan dimana posisi keberadaan kita sekarang, Agnes tatap mataku dan dengarkan kata hati mu sekarang bahwa kamu menyukai dan mencintai ku, begitupun aku sebaliknya Agnes yang sangat mencintai mu semenjak dahulu"
__ADS_1
"Benarkah itu Daniel" menatap wajah Daniel, tangan Agnes membelai lembut wajah Daniel. dan tubuhnya yang semakin terasa panas itu mulai bergetar menyalurkan sensasi yang aneh yang belum pernah dirasakan nya sebelum ini.
Daniel yang sudah terbakar gairah, mulai mencium pelan Bibir Agnes yang terasa begitu manis, dalam hati nya Daniel merasa bahagia dan senang bisa mencium dan menikmati bibir Agnes. sesuatu yang baru dan pertama kali juga bagi Daniel, meskipun sebelumnya dia sudah sering pergi ke Club dan menyaksikan teman-teman nya melakukan itu. namun dia masih mampu mengendalikan dirinya. namun pesona dan keseksian tubuh Agnes mampu merombak benteng pertahanan nya, dan mengenyampingkan nasehat-nasehat mama dan papanya Rangga.
Agnes yang sudah terpengaruh obat perangsang yang didapatkan Daniel dari salah seorang pelayan Club. tidak merasa malu lagi, tubuhnya merespon setiap sentuhan lembut Daniel. bahkan Agnes tidak merasa malu lagi membuka seluruh pakaiannya dan tampil polos dihadapan Daniel yang sadar tanpa pengaruh apapun.
Tangan Daniel terus bermain disetiap lekukan tubuh indah Agnes, yang terus mendesah nikmat
"Daniel teruskan Sayang......" terdengar suara serak Agnes yang sudah pasrah
"Teruslah mendesah, aku suka mendengarkan desahan mu" bibir Daniel turun dari leher hingga kebawah dan berhenti disana seperti bayi yang menikmati minuman nya.
__ADS_1
"Aku tidak tahaaaaan....la...lagi........,,
Daniel pun melakukan perbuatan yang belum pantas mereka berdua lakukan, namun karena pengalaman yang kurang. serta tidak mudah bagi Daniel menerobos benteng pertahanan Agnes. Akirnya Daniel menyerah dan memilih mu**** Agnes, serta jari tangan nya untuk memuaskan Agnes . setelah melihat Agnes tertidur tidak berdaya Daniel kembali memasang pakaian mereka. hingga selanjutnya tertidur begitu saja dengan permainan setengah jadi itu.