
"Aku ada ide brilian" suara bariton Yuda mengagetkan Farrel yang tengah melamun indah memikirkan cara bagaimana menaklukkan Naysila.
"Ide apaan sih, palingan idemu itu makan gorengan lima, tapi ngakunya dua buah kepada ibu pemilik kantin sekolah ?" Ricky ikut menimpali percakapan Yuda dan Farrel itu.
"Kali ini ideku benar-benar markotop" ujar Yuda tida mau disalahkan
"Banyak omong Lo dari tadi, cepat katakan idemu itu" Farrel melonggos kesal melihat kedua sahabatnya yang seakan ingin memperolok nya saja.
"Begini...loe dekatin cewek temannya Clarisa itu, dengan begitu loe bakal dapat banyak informasi mengenai gadis pujaan hati loe itu, sekalian jadi jembatan hubungan mu nanti" ucap Yuda
Farrel manggut-manggut mendengar ucapan Yuda
"Okey aku terima idemu itu, besok aku akan mulai dekatin tuch cewek" ucap Farrel sambil tersenyum penuh misteri
Paginya Farrel sengaja melewati kelas satu, sambil tersenyum memasang wajah ramah, menyapa setiap adek kelas yang menatap takjub ketampanan nya.
__ADS_1
Farrel sengaja mempercepat langkahnya, saat melihat Clarisa dan mentari. dan tiba-tiba .....
"Bruukkgg.... Farrel pura,- pura menabrak tubuh Clarisa dari belakang, namun malah tubuhnya mentari yang hampir jatuh, dengan sigap Farrel menangkap tubuhnya
"Uuuppss,.. maaf aku terlalu buru-buru" ucap Farrel
"Ng.... nggak papa kok kak" ucap mentari salah tingkah, sementara Clarisa langsung menarik tangan mentari menuju kelas, karena dia merasa gelagat aneh Farrel yang terlihat sengaja.
"Sampai jumpa kak Farrel" mentari mengikuti langkah Clarisa sambil melambaikan tangan kepada Farrel
"Okey sampai ketemu lagi cantik" ucap Farrel
"Mentari aku rasa Farrel itu bukan cowok yang baik, dan kamu harus hati-hati karena aku merasa kamu bakal jadi korban berikutnya dari sifat buaya darat nya" ujar Clarisa kesal
"Yes"
__ADS_1
Farrel tertawa senang karena merasa awal yang baik, telah dia mulai di pagi hari ini. karena dia akan menjadikan mentari alat untuk mendekatkan dirinya dengan Clarisa.
Saat jam istirahat Farrel sengaja mencari meja tempat sang pujaan hati menikmati makanan nya, namun Farrel kembali menelan kekecewaan saat Clarisa yang seakan membuang muka melihat kedatangannyan. dan lebih meladeni percakapan nya bersama Zio
Dengan kesal Farrel lebih memilih duduk sendiri, dan mengabaikan teriakan Yuda dan Ricky yang baru memasuki kantin. namun berlama-lama di kantin itu membuat dada Farrel seakan sesak kehabisan oksigen, melihat Zio dan Clarisa yang seolah-olah sengaja pamer' kemesraan mereka.
Farrel berjalan dengan kesal menuju taman samping sekolah, dan duduk menghempaskan tubuhnya ke sandaran kursi taman dibawah pohon besar. sambil memejamkan matanya. dia tidak menyadari jika langkahnya telah diikuti seorang gadis cantik dari belakang, yaitu mentari.
"Hallo kak Farrel" sapa mentari lembut
Farrel membuka matanya, dan melirik ke arah asal suara.
"Mentari" ucap Farrel tidak menyangka gadis itu diam-diam mengikuti nya ke taman belakang sekolah i yang terlihat sepi ini
Mentari tersenyum manis, dengan masih berdiri disposisi nya.
__ADS_1
"Mentari ayo sini duduk disebelah ku" ajak Farrel sambil mengulurkan tangannya
Mentari mengikuti saja dan duduk di sebelah Farrel.