Anyelir Istri Bayaran II (Zio Aleksander)

Anyelir Istri Bayaran II (Zio Aleksander)
Tiga Tahun Berlalu


__ADS_3

Clarisa sudah menamatkan pendidikannya, bahkan sekarang dia sudah kuliah disebuah universitas ternama. tanpa pernah bertemu dan mendengar kabar tentang Zio lagi.


Begitu juga dengan para teman-temannya yang lain, mereka semua seperti sudah putus contak. serta sibuk dengan kehidupan masing-masing.


Clarisa merupakan mahasiswa yang sangat pintar. namun dia hanya sibuk belajar. sehingga dia tidak mempunyai banyak teman. bahkan terlihat sangat tertutup dan cuek. banyak diantara teman laki-lakinya dikampus itu memberanikan diri menyatakan cinta pada Clarisa, karena terpesona dengan kecantikan serta kepintaran yang Clarisa miliki. tapi tidak satupun yang berhasil mendapatkan cinta gadis itu.


Clarisa masih mencintai Zio, dan sengaja menjaga hatinya untuk pria itu. meskipun Clarisa sendiri ragu. apakah Zio masih memiliki perasaan yang sama terhadapnya, mengingat mereka sudah cukup lama berpisah dengan kesalah pahaman Zio terhadapnya.


"Kak Zio, aku merindukanmu. gimana kabarmu sekarang.?" apakah kamu masih mengingatku sekarang ?" bathin Clarisa yang tiba-tiba begitu merindukan Zio dan memeluk guling.

__ADS_1


Kenangan indah kebersamaan mereka dulu, seolah-olah kembali berputar di memori ingatan Clarisa. pikiran nya menerawang pada beberapa tahun silam.


Kenangan ketika mata mereka bertemu, dan hanya hati mereka lah yang saling bersuara menyampaikan perasaan masing-masing. Clarisa mengulum senyum teringat saat dia dan Zio dikejar-kejar oleh monyet liar. saat dipuncak. bahkan Zio dengan tingkah konyol nya meninggalkan Clarisa yang meloncat dari motor ketika monyet berhasil mendekati mereka.


Zio tidak menyadari jika Clarisa telah bersembunyi dibalik pohon, dan yang membonceng dibelakang nya adalah seekor monyet besar, untuk mengantikan Clarisa.


"Ha....ha....ha....,, tawa Clarisa tiba-tiba pecah. saat teringat bagaimana wajah terkejutnya Zio, ketika menyadari bahwa yang membonceng dibelakang nya adalah seekor monyet besar.


Clarisa tertawa sambil menahan rasa nyeri dihatinya, serta perasaan rindu yang tidak bertepi untuk Zio. rasanya baru kemarin mereka menikmati kebahagiaan itu. tiba-tiba air mata lolos membasahi kedua pipi mulus Clarisa.

__ADS_1


"Ya Allah, aku sangat merindukan kak Zio, serta sahabat baikku Mentari. di mana mereka sekarang, kenapa kami tidak pernah bertemu lagi. hu.... hu....,,semoga engkau melindungi mereka ya Allah."


Clarisa membuka galery ponselnya, memperhatikan satu persatu foto-foto kelucuan nya bersama Mentari. serta Zio. namun semua berubah dan hancur semenjak kedatangan laki-laki yang bernama Farrel.


Tiba-tiba Clarisa menarik nafas kesal, ketika teringat Farrel. seorang laki-laki perusak, meskipun Farrel dulu pernah berkali-kali menemuinya ke asrama Putri. untuk meminta maaf atas kesalahan nya. dan berjanji untuk mencari Mentari. namun Clarisa masih tidak bisa memaafkan kesalahan Farrel itu. hatinya sudah terlanjur sakit dan hancur karena perbuatannya.


Tanpa sadar, Clarissa tertidur begitu saja. sambil memeluk foto kebersamaan mereka dulu. Clarisa bermimpi bertemu dengan Zio. namun dalam mimpinya. Zio seolah-olah tidak mengenali Clarisa kembali.


Begitu pun Mentari, dia seolah-olah sudah pergi jauh. sambil membawa seorang bayi mungil dalam pelukannya. Clarisa mengejar-ngejar nya.

__ADS_1


"Mentari tunggu..... Mentari jangan pergi...!!" Clarisa seperti menggapai- gapai, hingga terjatuh dari ranjang kecilnya.


"Astaghfirullah,, ternyata hanya mimpi." Clarissa tidak bisa melanjutkan tidurnya kembali, dan memilih untuk melakukan sholat malam. sambil memanjatkan doa untuk kebahagiaan mereka.


__ADS_2