Anyelir Istri Bayaran II (Zio Aleksander)

Anyelir Istri Bayaran II (Zio Aleksander)
Bertarung


__ADS_3

Semenjak insiden memalukan itu, Farrel dan teman-temannya tidak pernah muncul lagi disekolah, mereka pergi menghilang begitu saja. seiring berjalannya waktu kedekatan Agnes dan Daniel sudah seperti biasa. namun mereka belum memutuskan untuk berpacaran. karena Agnes masih ingin menikmati masa-masa indah persahabatan mereka. termasuk dengan Jeni mereka sudah mulai akrab kembali.


Namun tanpa diduga Farrel tiba-tiba muncul dihadapan Zio dan Azka, saat tiga sahabat itu menikmati sisa-sisa jam istrahat mereka di ruangan samping sekolah.


Farrel maju menghadang Zio, yang tidak mempunyai keahlian apapun termasuk Azka. mereka berdua langsung tepar saat mendapat serangan dari Farrel.


"Ini hanya peringatan kecil untuk kalian, dan aku tunggu teman kalian yang bernama Daniel itu untuk Duel denganku besok di ring tinju" melangkah angkuh meninggalkan Zio dan Azka yang meringis


Besoknya Caca mengatur rencana untuk membantu mengalahkan Farrel yang memiliki keahlian bela diri setara IP Man. dia mencampur minuman yang dipesan farel dengan obat cuci perut. agar saat pertandingan itu Daniel mampu mengalahkan Farrel"


"Bagaimana Ca, berhasil bisik Jeni"


"Siip...aku yakin sebentar lagi Farrel pasti menghabiskan minuman itu" tersenyum mengitip Farrel yang tengah santai dengan minuman didepan nya.


Daniel berjalan cepat menuju meja Farrel begitu mengetahui jika Farrel menantang nya. Daniel berdiri angkuh di depan Farrel yang acuh.

__ADS_1


"Bersiaplah untuk mengucapkan selamat tinggal, pada tangan mu yang telah memukul kedua sahabat ku itu" ucap Daniel


"Buktikan saja nanti" Farrel tersenyum meremehkan


Membuat emosi Daniel makin memuncak, hingga membuat kehausan tanpa pikir panjang lagi Daniel langsung meneguk habis minum Farrel yang telah dicampur Caca dengan Obat cuci perut tersebut. hingga habis dan langsung pergi meninggalkan tempat itu.


"Adu.....hhh,, gawat.... gawat. ternyata Daniel dengan bodohnya meminum obat sakit perut itu" Caca memukul jidatnya pelan


"Gimana ini" Jeni meremas jarinya bingung


Namun mata mereka melotot sempurna menyaksikan Daniel yang lemas keluar masuk toilet.


Caca berjalan mendekati mereka, memberanikan dirinya untuk mengakui kecerobohan nya. termasuk telah mencampur minuman Farrel.


"Terus kita harus bagaimana, lagian kita tidak mempunyai pilihan lagi. waktu yang ditentukan sudah hampir tiba" Daniel mulai panik

__ADS_1


Farrel telah siap menunggu kedatangan Daniel serta kawan-kawan nya, yang hampir setengah jam menunggu. seyum mengembang disudut bibir Farrel melihat kedatangan Daniel yang lemas.


"Dasar pengecut belum apa-apa, kamu sudah keringat dingin" ucap farel mencemooh dan diikuti tawa kedua sahabatnya Ricky dan Yuda


"Ayo maju" Farrel telah siap dan mengambil ancang-ancang untuk melawan Daniel, beberapa pukulan yang dilayangkan Farrel berhasil dihindari Daniel. namun tidak dengan pukulan seterusnya karena tenaga Daniel sudah lemas dan langsung tumbang saat pukulan k Farrel mendarat dan...


"Bau apa itu...." semua tutup hidung


Termasuk farel yang langsung mundur saat menyaksikan, sesuatu yang keluar dari celah celana Daniel. yang membuat semua lari karena jijik.


"Aduhhh.....aku tidak tahan lagi" gumam Daniel yang be***** di celananya akibat pengaruh obat itu.


"Apa-apaan ini apa yang kalian lakukan disini" bentak kepala sekolah yang mendapatkan laporan jika mereka bertarung dalam ruangan itu


Daniel langsung mendapatkan bantuan, terlebih dahulu digotong menuju toilet dan membersihkan tubuhnya. seterusnya Daniel pun menjalani perawatan.

__ADS_1


Pihak sekolah kembali memberikan mereka hukuman, termasuk Farrel yang juga diberi peringatan terakhir kembali dari sang papa.


__ADS_2