Anyelir Istri Bayaran II (Zio Aleksander)

Anyelir Istri Bayaran II (Zio Aleksander)
Terkuak


__ADS_3

Zio melaksanakan ujian akhir semester ini dengan mudah, karena selain pintar Zio juga merupakan murid berprestasi di sekolah itu. beda dengan kedua sahabatnya, Daniel dan Azka yang sedari tadi berusaha agar Zio memberikan mereka contekan.


"Huuuss.... ,, Daniel melemparkan bola kertas kemeja Zio saat guru pengawas ujian mereka sedang lengah.


"Zio please bantu aku dari No satu sampai tiga puluh atau separuh nya saja" isi surat Daniel


Zio membuka sambil tersenyum dan membalasnya


"Dasar pemalas kalian berdua, makanya rajin belajar. jangan kebanyakan nonton bokep dan main games"


Dengan semangat Daniel membuka bola kertas itu, setelah sempat berebut dengan Azka terlebih dahulu. namun tiba-tiba raut wajah keduanya berubah sedih membaca surat balasan Zio tersebut. dan kembali menulis lagi

__ADS_1


"Zio kamu tega sama kami berdua, bagaimana jika kami tidak lulus"


Zio mengangkat bahu pasrah, melihat wajah menyedihkan kedua sahabatnya itu. mau tidak mau akirnya Zio memberikan mereka beberapa buah jawaban paling sulit.


Setelah semua ujian akhir ini selesai, Zio bisa bernafas lega dan tinggal menunggu surat kelulusan mereka beberapa hari ini. selepas itu dia akan pergi jauh melanjutkan pendidikannya ke luar negeri bareng Daniel, sementara Azka terpaksa di dalam negeri saja mengingat dia tidak kuat untuk berpisah dengan sang pujaan hatinya Caca.


Zio melamun di balkon asrama, tempat favorit baginya bisa melihat Clarisa dari jauh. namun sekarang semua sudah berubah semenjak kejadian kemarin. Clarisa tidak pernah lagi muncul di balkon asramanya, bahkan dia terlihat seperti menjaga jarak dari Zio. jika mereka berpapasan Clarisa langsung menghindar dan sambil menundukkan wajahnya.


"Clarisa kenapa kamu begitu cepat berubah, tolonglah percaya padaku. tidak mungkin aku melakukan perbuatan sejeji itu padamu. aku dijebak namun aku tidak mempunyai bukti-bukti yang kuat untuk membela diriku. Farrel dan teman-teman nya begitu licik dan pintar telah menjebakku, beberapa kali aku berusaha untuk menemui mu namun kamu selalu menghindari ku. semoga kamu bisa bahagia dan sukses setelah ini karena kita akan berpisah dalam waktu yang lama, aku sangat menyukai dan mencintai mu dan hanya bisa berharap jika kita berjodoh dan dipertemukan kembali. atau malah sebaliknya kamu telah menemukan laki-laki yang kamu cintai" gumam Zio yang terus menatap teras balkon asrama Clarisa.


"Hu...hu.... kak Zio maafkan Clarisa yang tidak berdaya untuk membelamu. aku tahu semua ini ulah Farrel dan teman-teman nya,"

__ADS_1


Clarisa kembali teringat kejadian kemaren, secara tidak sengaja dia mendengar percakapan Farrel dan kedua sahabatnya.


"Hebat kamu bro, telah berhasil merusak hubungan kedekatan Clarisa dan Zio, sekarang kamu bisa bebas tanpa ada yang menghalangi mu lagi untuk mendekatinya" terdengar suara Yuda yang begitu santai ! mengucapkan nya.


"Hey....perankan suaramu" hardik Farrel


"Santai saja bro.... tidak ada yang akan mendengar percakapan kita, disini aman" timpal Ricky


Clarisa yang mendengar percakapan mereka itu, tidak mampu lagi menahan emosi nya. dengan tubuh bergetar dia berjalan menghampiri Farrel.


"Bajingan kamu Farrel" teriak Clarisa penuh kemarahan

__ADS_1


Ketiga nya langsung kaget, terutama Farrel ibarat kucing tersiram air dingin. dia langsung gugup dan kebingungan untuk mengeluarkan kata-kata yang tepat.


"Clarisa semua ini tidak seperti yang kamu dengar, ka....kami cuma bercanda" suara Farrel terdengar ketakutan.


__ADS_2