Anyelir Istri Bayaran II (Zio Aleksander)

Anyelir Istri Bayaran II (Zio Aleksander)
Foto Clarissa secara diam-diam


__ADS_3

Clarissa terbangun ketika mendengar suara ribut-ribut dari teman-temannya yang bersiap turun dari Bis, dia melirik kesamping nampak Zio juga masih tertidur pulas.


Clarissa membetulkan posisi kepala Zio yang masih menyandar dibahunya.


"Kak.... Kak Zio banguuuun.....kita udah nyampe asrama" Clarissa menggoyang pelan bahu Zio


Zio membuka matanya yang masih terasa begitu berat dan rasa ngantuk yang teramat.


"Ada apa Clarissa ?"


'"Kita udah nyampe kak" ucap Clarissa


Zio berdiri berjalan keluar dari Bis, yang diikuti Clarissa dari belakang. mereka tidak menyadari tatapan mata farel yang terbakar api cemburu.


"Panas' ne yeeee" ejek Daniel yang melewati Farrel yang masih berdiri mematung. namun naas bagi Daniel habis mengejek Farrel dan mentertawakan nya, dia menjadi tidak fokus kedepannya. sehingga dia menabrak dan jidad Daniel terbentur tiang yang berdiri kokoh dipintu gerbang asrama putra.


"Aduuuuuh......sakit" Daniel mengusap-usap jidad nya yang terasa benjol

__ADS_1


"Rasain Lo makanya jangan belagu banget" ledek Farrel balik


Semua orang yang tadinya kecapean dan ngantuk jadi semangat lagi dan tertawa lepas melihat Daniel itu. dengan persaan malu bercampur kesal Daniel berjalan cepat menuju kamar nya.


Seminggu setelah kembali dari puncak itu, Zio dan Clarissa semakin dekat tidak ada lagi kecanggungan diantara mereka berdua. mereka juga sering belajar bareng.


Karena Zio anak pintar dan jenius, dia dengan mudah mengajari Clarissa yang merupakan adik kelas nya itu. setiap sore pun Zio sering mengajak Clarisa ketempat latihan basket nya.


Farrel mengeluarkan ponsel secara diam-diam, saat melihat Clarissa yang tengah menonton latihan itu. dia ingin mengambil foto Clarissa sambil mencari-cari posisi yang tepat.


"Wah kapan lagi bisa difoto cowok tampan itu, meskipun dia hanya tertarik pada Clarissa, namun sapa tahu ntar dia beralih pada diriku. begitu menyadari kecantikan ku tidak jauh beda dari Clarissa.


Dan jika kak Farrel menyadari simbol dua jari ku ini, tentunya dia akan faham maksudku. yang artinya aku siap untuk jadi yang kedua"


Mentari nyengir sendiri dengan tingkah nya itu. membuat Clarissa menatap heran


"Tari Lo kenapa, cengar-cengir ngak jelas" Clarissa meletakkan punggung tangannya di jidat Mentari

__ADS_1


"Apaan sih Clarissa, ganggu kesenangan orang " Mentari sewot dan memanyunkan bibirnya


"Badan mu ngak panas, tapi kamu kok aneh gitu" ucap Clarissa


"Aku tuch lagi senang', liat tuch kk Farrel sering melirik ke arah kita, aku yakin pasti dia tertarik pada kita berdua atau salah satu diantara kita"Mentari terlihat salah tingkah dan memperbaiki penampilannya saat Farrel kembali melirik ke arah Clarissa


Sampai di kamar nya, Farrel dengan bangga membuka galeri foto -foto Clarissa yang sempat diambilnya. namun dia kesal karena setiap foto terdapat wajah Mentari yang ikut pasang gaya.


"Ih... Dasar ne cewek, ikutan juga pasang gaya dan kegeeran lagi" umpat Farrel kesal


"Aku yakin tuch cewek pasi salah paham, di pikir loe tertarik dan potret dia" Ricky ikut ngakak melihat foto-foto


"Lo berdua bantu mikir, bagaimana cara untuk aku bisa mendapatkan Clarissa, dan menjauhkan nya dari cowok lemah dan anak mami itu"


"Tentu kami akan selalu siap membantu mu teman, asalkan jangan lupa ...." Yuda memainkan jemarinya


"Okey...uangku banyak. lagian aku tidak pernah pelit pada kalian berdua"

__ADS_1


__ADS_2