Anyelir Istri Bayaran II (Zio Aleksander)

Anyelir Istri Bayaran II (Zio Aleksander)
Sikap aneh Mentari


__ADS_3

Setelah beberapa hari menyendiri, Farrel akirnya kembali ke asrama putra, dengan pikiran yang lebih tenang. namun dengan ambisi yang kuat untuk mendapatkan cinta Clarisa.


"Hallo bro... gimana rasanya setelah menyendiri beberapa hari ini ?"


Ricky menghadang langkah Farrel, namun tidak mendapatkan tanggapan dan respons dari sahabat nya itu yang langsung melonggos kasar melewati nya.


"Kalian tolong bantu aku untuk mendapatkan cinta Clarisa" terdengar suara berat Farrel ikut berbaring di samping Yuda yang tengah asyik bermain games.


"Bantuin apa lagi sih... bukan nya kamu sudah mendapatkan cinta Mentari ?"


"Aku tidak pernah mencintai Mentari sedikitpun, dialah yang tergila-gila dengan ku !"


"Tapi selama ini kalian begitu dekat, aku yakin diantara kalian sudah melakukan hubungan layaknya pasangan suami-istri ?" Ricky menatap intens wajah Farrel


"Sok tahu kamu" Farrel langsung melempar Ricky dengan bantalan sofa ruangan itu


"Ya tahulah, karena kami ini sahabat mu semenjak dulu. sebaiknya kamu berhati-hati" Yuda melanjutkan permainan nya


"Maksud kamu ?" terdengar suara kesal Farrel


"Sapa tau saja Mentari hamil, dan harapan mu untuk mendapatkan Clarisa berakhir" timpal Ricky

__ADS_1


"Kalian benar, aku sudah terlanjur menghamili Mentari. karena dia terlalu agresif sehingga aku tidak bisa mengendalikan diri" ujar Farrel


"Jangan sok suci kamu Farrel, kami tahu semua kekakuan mu. sebaiknya kamu bertanggung jawab kasihan Mentari. karena masa depannya telah hancur"


"Apa peduliku, lagian dari semula dia kan yang lebih tergila-gila padaku" Farrel berjalan menuju kulkas dan meneguk air mineral hingga habis


"Tapi Mentari beda dengan cewek-cewek loe selama ini, dia masih polos. dan aku yakin sekali kamu adalah laki-laki pertama yang merusak nya" Ricky sedikit emosi


"Aku telah memberikan banyak uang untuk dia mengugurkan kandungan nya atau pergi sejauh mungkin jika dia masih ingin mempertahankan bayi itu"


Yuda menggelengkan kepalanya pelan, dia tidak menyangka sama sekali jika Farrel begitu tega dan tidak berperasaan sama sekali terhadap darah dagingnya sendiri.


Farrel yang kesal meninggalkan kedua sahabat nya itu, dan merebahkan tubuhnya di balkon sambil menikmati rokok.


Clarisa mengernyit heran namun dia masih berusaha untuk menyembunyikan rasa penasaran nya tersebut. dia melangkah mendekat dan duduk di sebelah Mentari.


"Kayaknya buah-buahan nya enak dan terlihat segar-segar" Clarisa mencoba mengakrabkan diri kembali


"Mmmhhh....,, kamu mau!"


Mentari menyodorkan piring yang berisi potongan mangga muda pada Clarisa, dengan sedikit ragu Clarisa mengambil satu, namun baru mencoba menggigit sedikit saja, matanya reflex terpejam. tidak tahan dengan rasa asam yang timbul dari mangga muda itu.

__ADS_1


"Aww....asam bangetz.....,,


Clarisa langsung menaruhnya kembali, sementara Mentari terlihat sangat santai menikmati buah itu.


"Mentari apa kamu tidak takut bakal sakit perut, karena memakan terlalu banyak buah ini ?"


"Ngak tuch" jawab Mentari cuek


Clarisa akhir nya meninggalkan Mentari dan pergi ke balkon kamar menikmati suasana sore, dari arah samping asrama cowok nampak seseorang melambai-lambai tangan nya kearah Clarisa.


"Siapa sih, sok akrab banget"


Clarisa mempertajam penglihatan nya, sambil menyipit kan matanya


"Ooooo ternyata lelaki bre****** Farrel, ngapain dia kayak gitu ?" mending aku balik kedalam lagi "


Clarisa melangkah masuk kedalam mengabaikan Farrel yang tengah mencoba mencari perhatian nya.


"Aaaagghhh sial,, sok jual mahal tuh cewek" umpat Farrel kesal sehingga mengagetkan kedua sahabat nya yang tengah asik bermain games.


"Napa lagi tuch anak" ucap Yuda menyenggol bahu Ricky

__ADS_1


"Tau ....ah, lagi dapet PMS kali" jawab Ricky sambil melanjutkan permainan gamesnya


__ADS_2