
Seperti biasanya Pihak sekolah mengadakan berbagai pertandingan tiap tahunnya, berdasarkan bakat dan minat para siswa dan siswi sekolah mereka. untuk tahun ini pihak sekolah pun memberikan kebebasan untuk memilih diantara nya.
- Pemilihan Miss tercantik disekolah itu, semua siswa cewek bebas untuk mengikuti nya, tapi tetap harus mengikuti tes dan serangkaian seleksi
- Lomba Tim Bola Basket
- Lomba menyalurkan bakat akting, seperti mengikuti Drama dan pertunjukan disekolah.
- Lomba menari Ballet
Semua menyambut antusias acara itu, termasuk tiga cewek cantik Agnes, Caca dan jeni. memilih mengikuti menjadi Miss. sementara Clarisa lebih menyukai bakat akting. sedangkan Mentari Memilih untuk menari Ballet yang merupakan kesenangannya.
Zio yang mengetahui jika Clarisa mengikuti pentas drama, membatalkan niatnya untuk mengikuti lomba Bola Basket. karena sebentar lagi dia akan tamat dan meninggalkan sekolah ini, Zio ingin menciptakan banyak kenangan indah bersama Clarisa yangmasih duduk di bangku kelas satu.
__ADS_1
Bu guru Rani membagikan kertas dialog serta memiliki peran masing-masing, Zio sengaja berdiri mendekati Clarisa. karena berharap mereka bisa dipasangkan dalam cerita yang bertema Romantis itu.
Gayung bersambut bagi Zio, karena ketampanannya Zio dipilih sebagai pangeran, sementara Clarisa sebagai sang Putri Cantik yang tertidur lama, karena kutukan dari buah apel itu
Drama pementasan itu bertema Putri Cantik dari negeri dongeng. yang menceritakan seorang putri yang tertidur lama akibat memakan apel beracun, pemberian nenek sihir yang jahat.
Namun dia akan terbangun kembali jika seorang pangeran tampan datang, yang memberikan cinta yang tulus dengan membuktikan mencium lembut sang putri hingga dia bisa terbangun kembali.
Tepuk tangan yang meriah saat penampilan memukau Clarisa dan Zio, bakat akting mereka sangat bagus, dan benar-benar begitu menghayati setiap adengan demi adegan itu. sehingga mereka berdua mendapatkan gelar pasangan Romantis.
Lain dengan Mentari yang langsung jatuh meringkuk sambil memegang bawah perutnya, yang tiba-tiba kram dan nyeri. sehingga membuat penampilan tari Balletnya gagal dan kalah.
Dengan rasa sedih Mentari diantar teman-teman nya yang lain menuju kamar asrama, karena Mentari tidak sanggup lagi untuk melanjutkan. pertandingan itu. karena rasa mual yang teramat sangat, sehingga dia lebih memilih mengurung diri dikamar.
__ADS_1
"Apa aku hamil...."
Mentari memperhatikan kalender datang bulan nya, berharap tidak terjadi sesuatu yang buruk, karena keteledorannya yang berhubungan tanpa pengaman dengan Farrel.
"Ternyata aku sudah telat tiga Minggu lebih"
Tangis Mentari pecah, sambil meremas-remas perutnya, tubuhnya bergetar menahan tangis, teringat kedua orang tua serta kedua adiknya yang masih kecil-kecil. apa kata mereka seandainya mengetahui jika Mentari. anak kebanggaan mereka hamil diluar nikah.
"Tidak.... tidak.... tidak, aku tidak boleh hamil"
Mentari Menganti pakaian nya dan menghubungi Farrel, untuk mengajak ketemuan di luar. namun Farrel yang masih kesal melihat adegan Zio dan Clarisa itu. langsung menolak bertemu dengan Mentari dan memutuskan sambungan telepon mereka begitu saja.
"Tega....tega kamu Farrel, disaat aku begitu membutuhkan mu. kamu malah mencueki aku seperti ini hu.....hu..." tangis Mentari semakin menyayat hati menyesali perbuatan dan sikap nya. termasuk terhadap Clarisa yang selalu memberikan nya nasehat.
__ADS_1