Anyelir Istri Bayaran II (Zio Aleksander)

Anyelir Istri Bayaran II (Zio Aleksander)
Lomba menangkap belut


__ADS_3

Besok pagi nya semua berkumpul tidak terkecuali para guru pun ikut, mereka sarapan bersama di tempat yang telah disediakan khusus oleh pemilik villa. Zio yang terlambat datang celingak-celinguk mencari posisi tempat para sahabatnya.


"Zio sini" Agnes dan yang yang ternyata telah berkumpul dengan Azka dan Daniel yang ditemani pasangan mereka masing-masing


Zio mengangguk dan berjalan ke arah mereka, sambil membawa sarapannya sendiri. sebenarnya Zio masih mencari sosok cantik Clarissa, namun dia tidak kelihatan ditempat yang sudah mulai ramai itu.


Zio menyuap sarapan nya sambil sesekali mengedarkan pandangannya kesekeliling, berharap bisa melihat sosok Clarissa dan bergabung dengan nya, karena Zio merasa risih dan bete'sendiri dengan tingkah para sahabatnya yang seolah-olah pamer kemesraan. di hadapan Zio yang masih menyandang status jomblo akut.


Tiba-tiba senyum mengembang dibibir Zio saat matanya menangkap sosok cantik yang tengah duduk menikmati sarapan nya. dengan semangat Zio berdiri hendak pindah duduk di sebelah Clarissa.


Namun langkah kakinya terhenti, disaat yang bersamaan Farrel juga berjalan kearah Clarissa. bahkan Zio kalah cepat dari Farrel yang telah duduk di samping Clarissa.


Zio mundur beberapa langkah dan kembali duduk dekat teman-temannya yang mengulum senyum.


"Kayaknya ada yang lagi patah hati ne...." goda Caca


"Ada lem ngak ?" ucap Daniel

__ADS_1


"Buat apaan ?" Azka bengong


"Ya...elah, buat ngelem hati sahabat kita ini lah, tapi lemnya harus merekat kuat, biar tahan banting"


"Ada namanya lem Setan, yang nempel terus ibarat setan yang selalu mengikuti dan menggoda manusia" ucap Agnes


Semua tertawa tapi tidak dengan Zio yang terlihat tidak semangat lagi untuk melanjutkan sarapannya.


"Zio kami sebagai sahabat mu akan selalu mendukung dan berada di pihak mu, kami akan membantu untuk menyingkirkan sicurut itu" ucap Daniel semangat


"Ya Zio jadi kamu jangan sampai berhenti di tengah jalan" ucap Caca antusias


"Tidak... tidak...kalau Zio ketabrak mobil tanggung jawab Lo...." Azka menatap Caca yang langsung menggaruk kepalanya yang tidak gatal, kesal dengan tingkah pacar nya itu


Semua kembali tertawa, sehingga meja Zio and The Genk jadi pusat perhatian semua orang. namun mereka acuh saja. hingga suara guru yang mengunakan pengeras suara meminta segera para siswa-siswi untuk berkumpul karena akan mengadakan perlombaan pagi ini.


"Clarissa ikutan lomba yuk" bisik Mentari

__ADS_1


"Emang lomba apaan ?" ucap Clarissa


"Katanya sih lomba nangkap tuch belut, trus masukin botol" ucap Mentari kembali


"Apa belut... iii geli" Clarissa bergidik membayangkan belut apa lagi menyentuh binatang yang sangat licin itu


"Ha...ha...ha...sama belut aja takut" ledek Ricky pada Clarissa, yang langsung mendapatkan plototan tajam mata farel.


Semua telah berkumpul di Lapangan, hri ini mereka akan mengadakan berbagai macam perlombaan, dan salah satu nya menangkap belut. perlombaan ini disambut antusias para siswa-siswi, bahkan sudah banyak yang maju dengan berharap mendapatkan hadiah yang lucu juga, yaitu patung berbentuk belut.


"Maju Lo...sana" ucap Farrel memerintahkan Yuda


"Okey sapa takut, ntar aku a persembahan piala belut itu, untuk gebetan mu Clarissa" bisik Yuda


Azka dengan tingkah konyol nya juga ikut berlarian menuju lapangan, sambil menarik tangan Caca


"Aku yakin banget bakalan menang, karena menangkap belut-belut liar di sawah dulu adalah hobi ku, apalagi ini cuma beberapa belut kota" bisik Azka ketelinga Caca

__ADS_1


"Ii iiiihhh geli tau"


__ADS_2