Anyelir Istri Bayaran II (Zio Aleksander)

Anyelir Istri Bayaran II (Zio Aleksander)
Rasa malu Farrel


__ADS_3

"Duh.... Tampan bangeeetz si Farrel, blasteran Inggris lagi" bisik Jeni


"Iya, aku udah ngak sabaran lagi ingin jadi pacar nya" jawab Agnes


"Ngak... ngak bisa Farrel milik ku, kamu nggak boleh egois dong Nes. lagian kamu sudah punya Daniel dan Caca juga sudah berpacaran dengan Azka. tinggal aku yang masih jomblo akuutt..." ucap Jeni kesal sambil memajukan mulutnya


"Tidak bisa....aku dan Daniel belum pacaran. dan aku masih punya banyak kesempatan untuk memilih cowok yang aku sukai dan menjadi pacar ku "


Jeni dan Agnes bertengkar saling bisik, hingga mereka berdua tidak menyadari jika bel istrahat berbunyi, dan pertengkaran mereka terhenti saat menyadari ruangan kelas yang sudah sepi.


"Aku harus segera menyusul Farrel ke kantin" pekik Jeni lari keluar


"Ngak aku harus duluan sampai dan menarik perhatian Farrel" Agnes tidak mau kalah


Sampai di depan kantin kedua gadis itu celingak-celinguk mencari posisi keberadaan Farrel.


"Aha...itu dia" ucap Jeni saat matanya menangkap sosok Farrel yang tengah menikmati makanan beserta teman-teman nya. Jeni melangkah menuju Farrel sambil membawa nampan berisi es jeruk dan makanan nya. terlebih dahulu memperbaiki sedikit penampilan.

__ADS_1


"Farrel... bolehkan aku duduk disebelah mu " ucap Jeni sok imut


"Silahkan" ucap Farrel acuh


Sementara Ricky dan Yuda tersebut senang melihat Jeni yang akan duduk itu, namun tiba-tiba Agnes muncul dengan membawa minuman juga menyerobot hendak duduk juga di sebelah Farrel, sehingga tubuh mereka bertabrakan dan minuman Agnes serta Jeni membasahi tubuh Farrel mulai dari kepala hingga pakaian nya.


Farr mengepalkan tangannya geram, Jeni dan Agnes yang panik langsung membersihkan tubuh Farrel mengunakan tissue. sambil terus mengucapkan kata maaf dan perasaan bersalah atas tindakan yang mereka pikir tidak sengaja itu.


Caca yang duduk disebelah Azka mengulum senyum, timbul niat iseng dibenaknya. Caca membuka bungkusan pembalut yang disimpan dikantong roknya, dan berjalan ke arah Agnes


Agnes yang panik langsung mengambil tanpa melihat benda tersebut dan mengelap kan pada wajah tampan Farrel. sehingga membuat tawa penghuni kantin pecah menyaksikan hal itu.


Termasuk zio dan kedua sahabatnya, apalagi Daniel yang tertawa paling keras dibanding kan yang lain, sambil sesekali lanjut memakan buah pisang. termasuk jatah Zio dan Azka.


Melihat wajah malu Farrel membuat rasa kecewa dan terluka Daniel akan perubahan sikap Agnes terobati.


"Minggir Kalian dari hadapan ku" bentak Farrel berdiri dan membalikan meja dihadapan nya penuh emosi, sehingga tawa mereka semua terhenti. Farrel melangkah pergi dia tidak tahan melihat diri dipermalukan seperti itu,

__ADS_1


Daniel tiba-tiba menjatuhkan kulit pisang dilantai saat Farrel melewati mejanya alhasil tubuh Farrel


"Bruuuaggkk...." Farrel jatuh karena sebelah kakinu menginjak kulit pisang itu.


"Uuuppsss.... sorry bro" ucap Daniel mengangkat kedua tangannya


Farrel menatap tajam ke arah Daniel, Zio dan Azka


"Tunggu pembalasan ku" menunjuk tepat kewajah Daniel


Daniel tidak merasa takut, acuh dan meremehkan kemampuan Farrel. karena dia yakin akan sangat mudah mengalahkan kan farell mengingat ilmu beladiri yang diturunkan oleh ayahnya Rangga, semenjak kecil Daniel sudah rajin berlatih ilmu beladiri.


Farrel dibantu kedua sahabatnya untuk berdiri pergi meninggalkan kantin sekolah.


Agnes dan Jeni tertunduk lesu melihat gebetan mereka marah dan malu karena ulah mereka berdua.


"Ini semua gara-gara kamu" bentak Jeni berlari pergi meninggalkan Agnes

__ADS_1


__ADS_2