
" Seorang pemimpin yang suci yang memiliki semangat seperti kobaran api " Sultan memberitahu arti nama dari bayi laki-laki nya.
Jangan salah, pemilihan nama untuk bayi laki-laki Sultan yang adalah cucu laki-laki pertama Bima juga keponakan dari Nico yang juga anak baptis dari Javier dan Lewis ini tidak begitu saja diberikan kepada anak ini. Prosesnya begitu panjang dan penuh liku, juga perjuangan keras Sultan untuk menaklukkan para pria saingannya.
" Aiden Ezer Judicael Athalah " Lanjutnya.
Dan setelah pertikaian dan perdebatan sengit diantara para pria, akhirnya Kinanti harus turun tangan juga untuk menyimpulkan semua nama yang diusulkan oleh para pria yang saling ngotot itu.
Flashback on
" Shakira!!" Sultan terhenyak dari tidurnya, dia seperti mengalami mimpi yang sangat buruk. Dalam mimpinya dia sedang menemani sang istri dalam proses melahirkan yang menurutnya begitu mengerikan! Bagaimana mungkin bayi sebesar itu bisa keluar dari ruang se sempit itu.
" Kau bangun sayang? " Shakira bertanya dari ranjang disebelah Sultan, saat ini wanita itu tengah berusaha untuk menyusui bayinya.
Seketika ingatan Sultan diruangan bersalin itu kembali, rupanya itu bukan hanya mimpi melainkan sebuah kenyataan.
Samar-samar Sultan mulai mendengarkan percakapan serius antara dua mahluk yang selama ini selalu saja membuat nya pusing, sang ayah terdengar menyebutkan nama-nama begitu pula dengan Nico si beruang Grizzly belum lagi Sultan mendengar suara Javier melalui pengeras suara.
Perlahan Sultan turun dari ranjangnya dan menghampiri istri dan bayinya, dia menghela nafasnya saat netranya melihat sang bayi yang sedang berusaha untuk menyesap air susu dari ibunya.
" Hei bocah kecil, kau akan ku biarkan untuk meminjam milikku saat ini "
" Nanti sudah saatnya tiba, jangan harap kau bisa menyentuhnya " Sambungnya.
Sultan mencium pipi gembul bayinya lalu keningnya dan setelah itu mengecup bibir Shakira.
" Terimakasih sayang, terimakasih atas perjuangan mu..."
Tiba-tiba terdengar suara rintihan dari bayi mungil itu.
" Kenapa dia?? Apa dia sakit?? Kenapa suaranya seperti itu??"
" Tenang sayang, bayi kita baik-baik saja...Mungkin dia hanya ingin tidur "
" Apa kau yakin?"
" Iya... Aku yakin Bebe...bayi kita baik-baik saja " Shakira mengelus rambut bayinya perlahan.
" Apa kamu udah nyiapin nama buat anak kita bebe?" Lanjutnya
" Udah, aku udah siapin nama untuk bayi kita "
Tiba-tiba rombongan siberat itu memasuki ruangan
" Papa sudah memutuskan nama bayinya adalah..."
" Papa...Aku sudah menyiapkan nama untuk anakku " Potong Sultan
" Sebaiknya aku memberi nama keponakan ku "
" Diam beruang Grizzly, dia itu anak gue! Gue yang bakal ngasih dia nama!"
" Tidak nak, papa sudah membuat nama yang bagus untuk cucu papa "
" Papa...Aku mohon hentikan, aku sudah menyiapkan nama untuk anakku "
__ADS_1
" Apa nama yang sudah kamu siapkan nak?" Kinanti memasuki ruangan, ruangan itu hening seketika.
" Aidan Ezer Judicael Athalah, mama "
" Nama yang sangat bagus, mama suka " Kinanti memeluk anak semata wayangnya.
" Selamat nak, sekarang kamu sudah menjadi seorang ayah "
" Loh...Papa mau kasi nama cucu papa Ezer tadi " Bima menggaruk keningnya
" Gue mau ngasih nama keponakan gue Aidan malah " Sambung Nico.
" Well then, semua sudah beres " Kinanti menghampiri cucunya
" Namamu Aidan Ezer Judicael Athalah dan kau adalah cucu kesayangan ku " Sambung Kinanti.
Wajah-wajah para pria berubah seketika, jika sang permaisuri sudah berkehendak maka tidak ada seorangpun yang bisa membantah nya.
*Alamat dianggurin...-Bima
Alamat susah deketin ponakan gue...-Nico
Rebutan sama mama...-Shakira
Yess!!! Gak bakalan ada pengganggu!-Sultan*
Flashback off
" Nic...Jangan ada satu media pun yang memberitakan tentang Aiden "
" Itu uda beres Salty, Joe sudah menghalau semua pemberitaan tentang kelahiran Aiden di semua media "
" Thanks Nic " Sultan memeluk pria besar itu.
Shakira dan bayinya sudah diperbolehkan untuk kembali ke mansion, Nico menggandakan penjagaan dirumah itu dan memperketat sistem keamanannya.
.
.
" Kau sekarang sudah jadi seorang ayah nak " Satu sore dikala Kinanti sedang asik bersama dengan cucu dan menantunya, Bima mengajak Sultan untuk berbincang santai dihalaman belakang mansion.
" Papa doakan semoga kamu menjadi seorang ayah yang baik untuk anak-anak mu dan suami yang baik juga untuk istri mu " Lanjutnya
" Terimakasih papa.." Sultan memeluk sang ayah.
Bima adalah sosok seorang ayah yang sangat dia banggakan, selain menjadi ayah yang baik baginya Bima juga merupakan seorang teman dan sahabat setia bagi Sultan.
" Nih..." Bima menyerahkan sebuah bungkusan berisi permen karet rasa mint kesukaan Sultan sejak kecil.
" Untuk apa ini pah? Kok banyak banget permen nya ?" Sultan mengerutkan keningnya.
" Ini untuk kamu makan setiap hari, ingat kamu hanya boleh makan satu butir satu hari " Bima menghela nafasnya sejenak.
" Nah...nanti setelah permennya habis, kamu baru boleh menyentuh kembali istrimu " Lanjutnya memenuhi keingintahuan Sultan yang masih menatap heran kearahnya.
__ADS_1
" What???!!"
" Ini banyak sekali papa " Sultan membulatkan matanya
Dia tidak bisa membayangkan bagaimana dia menjalani hari-hari nya tanpa bisa menyentuh istrinya itu.
" Berjuanglah nak " Kekeh Bima
Mendengar suara tawa sang ayah membuat kepala nya semakin berdenyut.
Iseng Sultan mengeluarkan isi kantong permen itu dan menghitungnya saat dia sudah berada didalam kamarnya.
" 60 butir!! " Pekiknya, pria itu membekap mulutnya sendiri sambil menggelengkan kepalanya.
" Apa itu Bebe?" Shakira menghampiri suaminya setelah dia menidurkan baby Aiden, dilihatnya diatas meja ada banyak sekali permen karet. Shakira bermaksud untuk mengambil nya.
" Tidak sayang, jangan kamu ambil permen itu "
" Kenapa Bebe?" Shakira menatap wajah sang suami yang masih terlihat panik.
" Aku harus menghitungnya dengan benar, jangan sampai permen itu berkurang tanpa sepengetahuan ku "
" Bisa-bisa kamu celaka sayang " Lanjutnya
" Maksudnya?" Shakira semakin tidak mengerti.
" Kau baru akan mengerti jika aku sudah menghabiskan permen karet itu nanti " Jawabnya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
" Apapun yang kamu minta akan aku berikan, tapi tidak untuk permen ini " Lanjutnya lagi.
" Berapa jumlah permen itu sayang?" Shakira mulai curiga
" 60 butir!"
Mendengar jawaban suaminya, sontak membuat Shakira tertawa terbahak-bahak apalagi Sultan menjawab dengan mimik wajah yang terlihat begitu menyedihkan.
" Bebe....!!! Jangan menertawakan aku!!"
" Kau terlihat sangat menyedihkan sayang " Shakira tergelak
" Aku bilang jangan menertawakan aku! Apalagi di depan ku!" Pintanya.
Bukan apa-apa, semakin sang istri tertawa semakin bergetar gumpalan yang semakin montok didada wanita itu menggodanya.
Sabar Sultan kuatkan iman mu!....Sabar junior, waktumu akan tiba nanti...
.
.
.
To be continued 😉
Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘
__ADS_1
Happy reading 🤗