Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Pertengkaran Pertama


__ADS_3

" Apa maksud dari semua ini Har? Kau gila telah menuduh ku seperti ini!" Gerry melemparkan isi map tersebut hingga berserakan.


" Sorry bro...Semua bukti mengarah padamu " Harry menghela nafasnya


" Sebaiknya kau mulai menggunakan pengacara untuk menghadapi ini " Harry beranjak dari duduknya. Sebagai seorang penegak hukum dia tidak bisa menangkap seseorang tanpa surat perintah penangkapan dari pengadilan, dia juga wajib memberi tahu tersangka akan hak nya untuk didampingi seorang kuasa hukum.


" Kamu temanku Har! Setidaknya bersikap lah seperti itu!"


" Untuk masalah hukum, itu diluar pertemanan kita Ger dan sebagai teman dan polisi aku menyarankan mu agar segera menemui seorang pengacara untuk mendampingi mu " Harry keluar dari ruangan kerja Gerry. Dia sangat menyayangkan kejadian ini, bagaimana pun Gerry adalah temannya sejak di bangku SMA.


Sepertinya gue harus melenyapkan wanita itu! Dia adalah saksi kunci dari peristiwa waktu itu...


!! Aaaaaaahhh... Andaikan Marco masih hidup!!


" Rod! Kumpulan semua anak buah mu...Kita akan beraksi malam ini !"


" Baik tuan!"


Kembali ke ruangan Sultan


" Apa yang diminta tua Bangka itu Shak?!"


" Dia meminta agar aku mengosongkan satu hari khusus agar anda bisa menghabiskan waktu dengan putrinya tuan "


" Apa kau menyetujui nya ?"


" Tentu tidak...Jav akan membunuhku jika aku melakukan hal itu!"


" Jav???? Jadi hanya karena Jav??!!" Sultan sudah mulai meradang. Pria ini tidak mengerti apa yang ada dipikiran asisten pribadi nya!


" Maksud anda tuan?"


" Apa maksudmu dengan bertanya seperti itu??? Jawab pertanyaan ku! Apa hanya karena Jav??!"


" Tetapi Jav memang memerintahkan aku untuk tidak melepaskan mu sedikit pun dari pengawasan ku!"


" Keselamatan mu terlalu berharga untuk kami! Apa kau mengerti?!" Baru kali ini Shakira tersulut emosi. Bagaimana pun wanita itu adalah asisten pribadi nya, pengawal pribadinya. Bagaimana bisa dia lengah terhadap tuan mudanya.


Merepotkan sekali pria ini...!


" Ma.. maksud ku " Sultan terbata, dia tidak percaya wanita ini telah berani membentak nya.


" Apa??! Kau sudah cukup merepotkan ku dengan semua urusan wanita-wanita mu itu! Kau tau itu hah??!"


Iisshh...Kenapa dia jadi semarah itu.... Tunggu dulu! Berani-beraninya dia memarahiku!!!


" Kau sudah berani membentak ku Shakira!!"

__ADS_1


" Berisik!!" Shakira pergi ke ruangan pribadi Sultan dibalik lemari buku.


" Kenapa dia itu galak sekali! seperti cheetah yang pengen kawin saja..." Sultan bergumam, berharap apa yang dikatakan nya tidak terdengar oleh Shakira.


" Aku bisa mendengar suaramu!!!"


Iiissshhh...Ternyata selain galak, pendengarannya cukup tajam juga! Wait...dia bilang apa?? Kamu...??? 😍


Sultan memutuskan untuk meneruskan pekerjaannya sepeninggal Shakira, dia akan membiarkan wanita itu untuk menenangkan dirinya.


Produk baru yang akan diluncurkan Athalah Corp kali ini membutuhkan keterlibatan nya secara langsung. Dia ingin mempersembahkan produk ini untuk seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya.


Sultan memanggil beberapa orang dari departemen IT untuk menemui dia diruangan kerja nya, dia ingin menyempurnakan produk barunya dengan memberikan sentuhan terakhir sebelum produk tersebut diluncurkan sebulan mendatang.


Setelah mencapai kesepakatan bersama, Sultan mengakhiri sesi meeting dadakannya dan meminta agar rekan-rekan nya segera kembali ke departemen nya untuk menguji ulang produk tersebut.


" Shak...Apa kau sedang tidur?" Sultan membuka pintu lemarinya dan mengedarkan pandangannya. Dia melihat sesosok tubuh dibalik selimut yang hanya menyisakan rambut diujung kepalanya.


" Hei...Apa kau masih marah padaku hhmm??" Sultan mengelus pipi mulus wanita itu dan sontak membuat nya menggeliat.


" Nnggg..." Shakira mengerejapkan matanya, dia mencoba untuk bangun dari tidurnya meski matanya masih belum bisa terbuka dengan sempurna.


" Jam berapa ini?" Shakira bertanya dengan suara bantal nya.


" Jam 5.30 sore sayang...Ayo kita siap-siap untuk pulang "


" Apa?? Apa aku tertidur selama itu??" Shakira ingat saat memasuki ruangan ini jam dinding menunjukkan waktu pukul 2 siang.


" Iya...Gak apa-apa, kamu kelelahan...Sana bersihkan dirimu, aku tunggu didepan " Sultan mengecup keningnya dan meninggalkan Shakira disana.


Kelelahan abis marahin aku nona...Tunggu pembalasan ku...


Brian mengendarai mobil yang membawa Sultan dan Shakira keluar dari parkiran gedung Athalah Corp, dengan hati-hati dia melajukan mobil itu agar tidak menggangu aktifitas rutin tuan mudanya di kabin belakang. Apalagi jika bukan aktivitas menjahili sang asisten pribadi yang tangguh itu, tak lupa dia menutup jendela penghubung kabin.


Jiwa jomblo ku memberontak sempurna tuan...


Cekiiiittttttt....


Sekuat tenaga Brian mengerem dan mengendalikan kemudi nya disaat sebuah mobil Van hitam secara tiba-tiba menghadang jalannya. Brian membuka jendela penghubung kabin.


" Nona, ada mobil mencoba menghadang kita didepan! Lindungi tuan muda !"


Shakira melepaskan pegangan tangan nya di sandaran kursi mobil, lalu bergegas untuk melakukan prosedur penyelamatan tuan mudanya.


" Merunduk tuan !"


Wanita itu memencet tombol merah yang terdapat di bawah kursinya, tombol tersebut akan mengirimkan sinyal kepada Jav dan para pengawal nya menandakan situasi darurat sedang terjadi.

__ADS_1


Diluar beberapa orang pria berbaju serba hitam keluar dari mobil Van tersebut, salah satu dari mereka meluncurkan tembakan mengenai ban mobil.


" Keluar sekarang! Atau kami ledakkan mobil ini !" Pekiknya sambil tetap menodongkan senjata api kearah mobil.


" Nona...Aku akan keluar! Kalian tetaplah didalam " Brian perlahan membuka pintu samping kabin depan, seseorang langsung menarik tubuhnya dan menyuruh nya untuk tiarap.


" Tuan... Tetaplah dibelakang ku!" Pinta Shakira sebelum dia membuka pintu kabin belakang mobilnya. Sultan langsung mengangguk.


" Keluar kalian! Atau kami habisi nyawa pria ini!"


Shakira keluar dari mobil itu perlahan, diikuti oleh Sultan dibelakangnya.


" Apa mau kalian hah!" Pekik Shakira


" Anda nona manis!" Pria itu memukul kepala Shakira dengan popor senapan ditangannya, dan langsung membuat wanita itu ambruk. Sementara Sultan tak bisa berkutik saat seseorang menodongkan senjata ke kepala nya.


" Jangan sentuh dia brengsek!!!" Pekik Sultan


" Bungkam dia !" Salah satu pria itu menuruti perintah nya, dia memukul kepala Sultan hingga dia pun ambruk.


Mereka membawa Shakira dan Sultan pergi dan menembak Brian di perutnya sebelum mereka meninggalkan tempat itu.


Tak lama beberapa mobil berhenti disana, Jav keluar dan memerintahkan pengawalnya untuk membawa Brian kerumah sakit.


" Apa kau mengikuti mereka?" Jav berbicara dengan seseorang melalui earphone bluetooth nya


" Bagus...Habisi mereka semua dan biarkan anak itu hidup, dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya " Jav menyentuh earphone untuk memutuskan sambungan telepon nya.


Semoga mereka berdua baik-baik saja...


" Kau dengar perintah nya anak-anak!" Nico memastikan ketiga temannya juga mendengar perintah Jav


" Copy that Nic! Let's kick some a**s!!"


Dua motor sport dan satu mobil sport melaju memecah keheningan malam dengan kecepatan sangat tinggi. Mereka mengikuti arah sinyal GPS yang didapat dari alat pelacak yang tertanam di cincin yang dikenakan oleh Shakira dan Sultan.


" Don't loose them ladies ...!!!"


" Mereka berhenti di bangunan kosong pinggir kota Nic!" Lexy melihat sinyal mengarah kesana melalui tab yang ada ditangannya, lalu memberitahukan titik koordinat nya kepada teman-temannya. Sementara Luc melihatnya dengan sudut matanya lalu menambah kecepatan mobilnya.


" Kau dengar itu Tig?"


" Copy that Nic!"


Dua motor sport itu pun menambahkan kecepatan lajunya.


To be continued 😉

__ADS_1


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘


Happy reading 🤗


__ADS_2