Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Kejutan 2


__ADS_3

Kembalinya Shakira mendampingi Sultan sempat membuat beberapa orang yang mencalonkan diri sebagai calon mertua pada akhirnya mengurungkan niat mereka, karena dengan kehadiran sang asisten pribadi yang begitu dekat dengan tuan mudanya itu membuat mereka sadar jika kesempatan untuk menjodohkan anak-anak gadis mereka sudah sangat minim bahkan mungkin tidak ada sama sekali.


Terkecuali bagi Abraham yang masih belum menyadari atau mungkin tidak mau menyadari betapa pentingnya Shakira bagi Sultan, pria paruh baya ini masih belum mau menyerah untuk menjodohkan anak gadisnya Thalita dengan Sultan.


Kembalinya gadis itu juga membuat Siska merasa sangat lega, karena kesibukan sampingannya selama absennya Shakira akan lebih ringan atau boleh dibilang akan hilang sama sekali. Kesibukan menghalau para gadis yang mengikrarkan diri nya sebagai kekasih sang bos besar.


Siang ini ditengah kesibukan Sultan mempersiapkan peluncuran produk baru nya, Abraham mengundang Sultan untuk bersantap siang di salah satu restoran hotel miliknya melalui Shakira tentunya.


" Tuan muda, tuan Abraham mengundang anda untuk menghadiri jamuan makan siang di restoran hotel B " Shakira menutup kembali layar tab nya


" Apa kamu mengiyakan nya sayang ?" Sultan tetap fokus pada layar laptopnya


" Iya...Dia sudah beberapa kali mengundang tetapi Siska selalu berhasil memberikan alasan kepada mereka, aku hanya ingin tahu apalagi yang diinginkan nya kali ini "


" Oke sayang...Jika menurut mu begitu, kita penuhi saja undangan dari mereka siang ini "


Peristiwa terakhir nya bersama Gerry telah berhasil diredam oleh Jav hingga boleh dibilang berita yang tersebar hanya berbentuk desas-desus saja mengenai siapa orang yang telah mereka culik, jadi selama masa pemulihan ini mereka tidak terganggu dengan kunjungan-kunjungan orang-orang yang belum tentu ikut berbelasungkawa menurut nya.


Bisa jadi orang-orang yang berkunjung malah memanfaatkan situasi atau malah menambah parah situasi.


" Tuan muda sedang berada di benua timur untuk menyelesaikan pekerjaan nya dikantor cabang "


Selalu itu alasan yang Jav berikan tatkala rekan-rekan bisnis Athalah Corp menanyakan perihal keberadaan Sultan.


" Selamat siang Sultan dan anda nona Shakira, selamat datang ditempat kami " Sapa Abraham dengan ramah, tetapi tidak dengan anaknya Thalita yang tetap memperlihatkan sikap angkuhnya. Gadis ini hanya memberikan senyuman kepada Sultan dan tetap tidak menghiraukan keberadaan wanita disamping nya.


Thalita mencoba untuk mendekati Sultan agar bisa berjalan disampingnya, syukur-syukur dia bisa menggandeng tangan Sultan pikirnya. Tetapi Sultan sendiri yang tidak memberikan kesempatan itu kepada gadis ini.


Thalita menggigit bibir bawahnya ketika Sultan malah meraih pinggang Shakira saat dia mencoba untuk masuk diantara Sultan dan wanita yang selalu ada bersama nya itu, padahal sang ayah tengah mengajak nya berbincang dalam perjalanan mereka memasuki ruangan VIP restoran mewah milik nya.


Ahhh sial! Wanita itu selalu saja menghalangi ku!


Shakira menarik kedua sudut bibirnya.


Belum menyerah juga rupanya gadis ini...

__ADS_1


Saat duduk dimeja makan pun Sultan tetap membuat agar Shakira berada disampingnya, meski Thalita memilih tempat duduk disamping kiri pria itu Sultan membuat Shakira untuk duduk dikursi samping kanannya dan membuat Abraham mengurungkan niatnya untuk duduk disana.


" Pesankan makanan untukku mi cielo " Pinta Sultan saat para pelayan mulai memberikan buku menu kepada mereka, sementara dia berusaha untuk tetap menyimak apa yang sedang dikatakan pria tua didepannya.


Shakira mulai memilih menu makanan untuk dirinya dan tuan mudanya, setelah menimang selama beberapa saat pilihan nya jatuh pada menu kaya akan protein hewani wagyu strip steak untuk dirinya dan Sultan. Dia meminta minuman anggur merah sebagai pelengkap serta meminta soup krim ayam untuk menu pembuka untuk Sultan dan salad sayuran dan buah untuk dirinya.


Thalita menatap iri kearah Shakira, gadis yang dipikirannya hanya sebagai asisten pribadi tak lebih dari itu yang mungkin tak akan mengetahui seluk-beluk makanan mewah bahkan pengaturan gizi terlalu banyak. Tapi pada kenyataannya wanita yang ada disamping Sultan ini bahkan tahu jauh lebih banyak lagi, well...Ini jelas karena Thalita tidak tahu siapa orang dibalik Shakira kan??


" Sayang...Coba kamu rekomendasi kan menu penutup untuk Sultan nanti " Pinta Abraham kepada putrinya. Dia melihat sekilas wajah kesal sang putri yang duduk dihadapannya saat ini.


" Owh...Itu akan sangat merepotkan tuan Abraham, biarkan Shakira yang melakukannya "


" Dia mengetahui apa saja makanan yang boleh dan tidak boleh saya konsumsi " Lanjutnya


Cih...Bahkan sampai sejauh itu??!


Thalita semakin iri setelah mendengar penuturan Sultan, dan bahkan semakin iri setelah makanan yang mereka pesan telah tersaji dihadapan mereka.


" Kau memesan menu yang sama mi cielo ? Sultan melirik isi piring Shakira yang sama dengannya.


" If you said so pumpkin...Maka aku akan menghabiskan nya " Sultan mulai melahap makanannya.


Abraham mengira panggilan Sultan kepada Shakira hanya panggilan yang biasa dilakukan oleh seorang Casanova kepada gadis-gadis nya, makanya dia tidak pernah mengira sejauh apa hubungan mereka berdua.


" Bagaimana makanannya Sultan? papa menyewa seorang chef profesional untuk membuatkannya untuk mu " Thalita memutuskan untuk bertanya setelah melihat betapa lahapnya pria disampingnya ini. Nada bicara terdengar angkuh ditelinga Sultan.


" Makanannya lezat, dagingnya lumer di mulut saya cukup menyukainya " Jawab Sultan memberikan penilaian yang sesuai dengan kualitas makanannya. Itu adalah bentuk penghargaan dari Sultan untuk seorang Chef yang telah bekerja keras untuk menyajikan makanan ini kepada nya.


" Benarkan apa yang aku katakan carino?" Sultan melirik Shakira, gadis itu tengah menikmati makanannya dengan gaya anggunnya.


" Si estimado senor " Shakira menganggukkan kepalanya pelan.


" Kapan kau akan meluncurkan produk barumu Sultan?" Abraham mencoba untuk memecah kekakuan yang terjadi.


" Dua Minggu lagi tuan "

__ADS_1


" Dimana kau akan menyelenggarakan nya? Mungkin kau tertarik untuk mengadakan event nya disini "


" Tim ku sudah menyiapkan semuanya tuan, sepertinya mereka akan mengadakan nya di stadion bola di sebelah barat kota "


" Sebesar itukah acaranya? "


Abraham tahu benar kapasitas dari sebuah stadion olahraga, itu artinya akan ada puluhan ribu orang yang akan hadir disana untuk menyaksikan langsung acara itu.


" Iya...Aku mempersembahkan untuk seseorang yang sangat berarti dalam hidupku "


Sultan menyudahi santap siangnya dengan meminum segelas anggur merah.


" Orangtuamu?" Tebak Abraham


" Bisa dibilang begitu tuan " Sultan mengembangkan senyumannya.


" Pastikan anda dan putri anda menghadiri acara tersebut tuan Abraham " Lanjutnya


" Apakah itu artinya kau mengundang kami secara langsung ?" Thalita menyimpulkan sendiri apa yang didengarnya


" Boleh dibilang seperti itu " Sultan menarik salah satu sudut bibirnya.


Apa yang sedang kau rencanakan ini huh?? Awas nanti tidur diluar lagi!


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘


Happy reading 🤗

__ADS_1


__ADS_2