Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Jebakan Betmen 2


__ADS_3

" Shakira...!!" Pekik Sultan. Diikuti oleh riuh para tamu yang hadir, mereka terlihat ikut panik dengan apa yang terjadi disana.


" Sultan...Apa nona Shakira baik-baik saja?" Abraham mencoba untuk mendekat dan menyentuh Shakira.


" Jangan sentuh dia !!" Sultan menatap tajam kearah Abraham


" Apa kau lihat dia sedang baik-baik saja hah??!!" Nafasnya menderu


" Jika sesuatu terjadi kepada ISTRIKU, aku akan pastikan kau dan anakmu akan menanggung akibatnya!" Sultan meraih tubuh Shakira dan membopong nya keluar dari gedung itu menuju mobilnya.


" I...Istri...?" Thalita langsung pingsan mendengar kata-kata itu.


Brian terkejut melihat tuan mudanya tengah membopong tubuh Shakira, secepat kilat di membukakan pintu untuk bos besarnya itu, lalu dia kembali ke kursinya di belakang kemudi dan tanpa menunggu perintah dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


" Panggilkan dokter Spencer!" Titah Sultan kepada sang sopir.


Dengan sebelah tangannya Brian menghubungi dokter Spencer dan meminta nya untuk segera datang ke kediaman Sultan.


Sementara di kabin belakang kondisi Shakira terlihat semakin parah. Keringat deras mengguyur tubuhnya, nafasnya tersengal, beberapa kali dia terlihat mengeratkan rahangnya dan meremas apapun yang bisa diraih nya dan wanita itu merintih menahan rasa sakit ditubuhnya.


" Sayang...Aku mohon bertahanlah " Sultan mengelus rambut Shakira, dia merebahkan tubuh istrinya itu dengan kepala berada diatas pahanya.


Berkali-kali Sultan meringis karena sang istri mengeratkan genggaman tangannya.


Tak lama mobil yang dikendarai Brian telah sampai dikediaman Sultan, dengan gerak cepat Sultan mengeluarkan tubuh Shakira dan menggendongnya menuju kamar.


" Apa yang terjadi??!" Seketika Nico panik melihat keadaan Sultan dan adiknya lalu mengikuti Sultan ke kamarnya.


" Entahlah Nic, sebelum dia terlihat baik-baik saja, tetapi setelah beberapa lama tiba-tiba aku melihatnya seperti ini " Sultan meletakkan tubuh Shakira dengan hati-hati ke atas tempat tidur.


" Apa dia memakan sesuatu atau meminum sesuatu yang tak biasa menurut mu Salty?"


" Tidak....Tidak ...Tidak ada yang aneh Nic " Sultan berjalan mondar-mandir, sesekali dia mengacak rambutnya sendiri. Dia tidak bisa berpikir saat ini.


" Aaahhh...." Rintih Shakira.


" Sayang... Bertahanlah.." Sultan lalu bergegas menuju pintu kamarnya.


" Brian!! Mana dokter Spencer??!!! Kenapa lama sekali!!!" Sultan berteriak dari lantai dua depan pintu kamar nya.


Tak lama berselang Brian mengantarkan dokter Spencer ke kamar tuan mudanya.


" Apa yang terjadi dengannya dok?! Kenapa dia tiba-tiba menjadi seperti itu??" Sultan panik


" Sepertinya seseorang telah menaruh sesuatu di dalam makanan atau minumannya tuan muda, istri anda baik-baik saja dia hanya perlu anda malam ini " Dokter menyunggingkan senyuman nya lantas memasukan peralatan nya kembali ke dalam tasnya.


" Maksud nya??" Sultan mengerutkan keningnya


" Seseorang telah memberi nya obat perangsang Salty " Nico mengajak dokter Spencer untuk meninggalkan mereka berdua disana.

__ADS_1


" What????!" Seketika ingatan Sultan kembali, ingatan ketika dia menukar gelasnya dengan gelas milik Shakira.


" Jadi wanita itu telah mencoba untuk....Aaahh berani-beraninya dia!" Pekiknya


Nico menutup pintu kamar Sultan dan memberi tahunya agar tidak lupa untuk menguncinya.


Tuhan...Kenapa istriku bisa setahan ini??


Secepat kilat Sultan membuka pakaian yang dikenakan oleh sang istri, dia tahu efek obat perangsang salah satunya adalah rasa panas yang melanda seluruh tubuh. Itu yang membuat siapapun yang meminumnya akan mengeluarkan keringat yang sangat banyak.


Setelah nya dia bergegas menuju kamar mandi untuk menyalakan air dingin agar memenuhi bathtub, ini adalah salah satu cara untuk menurunkan rasa panas yang menyiksa yakni dengan merendamkan tubuh di air dingin.


Sultan lalu menggendong tubuh polos sang istri didepan tubuhnya dan membawanya untuk berendam, tetapi langkah cepat nya melambat setelah sang istri menautkan bibirnya dengan bibir milik nya.


" Mmmhhh..." Shakira mulai menggila, tautan bibirnya semakin menuntut. Sultan malah merasakan milik sang istri berdenyut diatas perutnya.


Sultan membiarkan sang istri untuk melepaskan keinginan tertinggi nya saat ini.


" Am yours bebe..." Bisik Sultan ditelinga Shakira.


Dua jam Shakira menuntaskan hasratnya, dikamar mandi, diatas tempat tidur, diatas meja, diatas sofa dengan berbagai posisi. Sultan sempat kewalahan melayani permainan sang istri yang terus meminta dan menuntut nya, untung saja lenguhan dan ******* istrinya itu bisa membuat dirinya semakin bersemangat untuk mengikuti ritme permainan wanita yang dicintainya itu.


Apalagi ketika sang istri memanggilnya dengan banyak sebutan sayang dan meminta nya untuk menggerakkan bagian bawah tubuh Sultan agar semakin cepat.


" Faster bebe..."


" Faster Love..."


" Owh yaaaahhh...." Shakira memekik pelan.


" Aaaaaaahhh...bebe!" Sultan mendorong semakin dalam miliknya ketika dia mencapai puncak pelepasan dirinya yang kesekian kalinya.


" Oke... Terimakasih Jav " Shakira mengakhiri sambungan teleponnya.


Pagi-pagi sekali wanita itu telah menghubungi Javier untuk memberi tahu peristiwa semalam, karena sebenarnya peristiwa semalam diperuntukkan bagi tuan muda yang telah menjadi suaminya itu. Dan itu merupakan sebuah ancaman bagi Athalah Corp.


Javier lebih tahu apa yang sebaiknya dilakukan kepada mereka, Shakira hanya berpesan agar keluarga Abraham tidak lagi berani mengusiknya.


" Pagi bebe..." Shakira mencium bibir Sultan saat pria itu berusaha untuk membuka matanya.


" Mmmhh.... Pagi sayang " Sapa Shakira. Seketika Sultan membulatkan bola matanya.


" Apa kamu....??"


" Engga sayang..." Shakira mengecup kening suaminya.


" Dan terimakasih untuk semalam " Lanjutnya.


" Huufttt...." Baru kali ini Sultan merasa lega karena sang istri tidak meminta jatah paginya.

__ADS_1


" Sepertinya aku akan beristirahat hari ini, badanku terasa remuk sayang " Sultan meregangkan tubuhnya. Tiba-tiba dia mengingat sesuatu...


" Aku sudah menghubungi Jav tadi bebe..." Shakira seperti tahu apa yang tengah dipikirkan suaminya.


" Owh... Terimakasih sayang, pastikan mereka tidak akan pernah lagi mengganggu kita "


" Done bebe " Shakira mencium dada bidang milik Sultan.


" Aku akan mengambil kan sarapan pagi untukmu, kamu mandi sana, air hangatnya sudah aku siapkan"


" Pagi sayang..." Nico menghampiri dan memeluk adik kesayangannya.


" Bagaimana kabarmu pagi ini?" Nico mengajak Shakira menuju meja makan, disana sudah ada Luc dan kedua temannya sedang menyantap makanan dengan lahap.


" Aku baik-baik saja kak "


" Dimana suamimu?" Nico mencari-cari keberadaan sahabat nya itu, biasanya dia akan mengekor dibelakang Shakira.


" Dia masih dikamar kak " Shakira tersipu


" Aku akan mengambilkan sarapan pagi untuk nya " Lanjutnya.


" Manja sekali si bodoh itu " Nico terkekeh


" Kasihan dia kak, semalam dia telah melayaniku sangat lama " Ujarnya polos.


" Uhuk ...Uhuk..." Tiba-tiba ketiga mahluk yang sejak tadi mencuri dengar tersedak makanannya sendiri.


Para pelayan sibuk memberikan air minum kepada mereka.


" Makanya tutup telinga kalian itu bodoh!!" Nico melemparkan potongan buah kearah mereka.


" Sayang...Kenapa kamu selalu lupa waktu tiga menit mu itu??!"


Ini lagi mahluk bucin dari planet Merkurius tiba-tiba datang pikir Nico


" Kenapa sih lo?? Pagi-pagi mesti berisik banget!"


" Apa urusannya sama Lo bodoh! gue cuman pengen susu gue!" Maksud Sultan adalah segelas susu untuk melengkapi sarapan paginya.


" Uhuk...Uhuk...." Tiga orang kasat mata tadi kembali tersedak makanannya sendiri.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘


Happy reading 🤗


Blessed Friday 🤲

__ADS_1


__ADS_2