
" Kalian berdua pergi ke bagian kesiswaan!" Miss Gladys kesal karena ini adalah kesekian kalinya Aiden memberikan contekan kepada Keenan.
" Oke Miss Gladys..." Ucap Aiden dan Keenan bersamaan.
" Minta tolong sama uncle Nic aja gimana?" Keenan memberikan ide saat mereka bingung harus menghubungi siapa untuk menolong mereka keluar dari masalah ini.
" Lo gila yah, uncle Nic kan udah bilang dia gak bakalan nolongin kita lagi pas terakhir kalinya dia dateng kesini "
" Mommy mu gimana? Lanjut Aiden
" Sama aja keluar dari kandang buaya masuk ke kandang macan kalo gitu caranya " Keenan melipat kedua tangannya diatas dadanya.
" Aahh...! Kayaknya gue tau mesti minta tolong sama siapa.." Seketika muncul ude gila dipikiran Aiden. Remaja tanggung itu meraih handphone nya lalu mencoba untuk menghubungi seseorang.
" Bagaimana anak-anak? Apa kalian sudah menghubungi orang tua atau wali kalian?" Tanya Mr. Steven. Pria itu memasuki ruangan dengan membawa dua buah amplop besar.
" Jika dalam lima belas menit orang tua atau wali kalian tidak ada yang datang, maka aku akan menghubungi mereka secara langsung " Lanjutnya.
" Sebentar Mr. Steven, Aiden sedang menghubungi mereka " Pinta Keenan.
" Oke thanks uncle Tig, you are the best !"
Sepuluh menit kemudian, dua orang yang dimaksud berjalan memasuki ruang kesiswaan. Kedatangan mereka telah membuat situasi ruang guru menjadi sedikit panas.
Tiger
Joe
Tok...tok...
" Boleh saya masuk ?" Tiger memasuki ruangan itu bersama dengan Joe sebelum mr. Steven mempersilahkan mereka.
" Si.... Silahkan masuk tuan-tuan " Jawab Steven terbata, beruang jenis apa lagi yang datang pikirnya.
Dulu dia dibuat syok dengan kedatangan Nico beberapa kali, lalu Lucas dan sekarang ini Tiger. Mereka lebih mirip beruang Grizzly ketimbang manusia pikir Steven.
" Jadi, apa yang telah mereka lakukan Mr. Steven?" Tanya Joe
" Mereka telah bekerjasama untuk mengerjakan tugas sekolah mereka " Jawab Steve sekenanya, pria ini masih sedikit kaget dengan tampilan Tig yang mendominasi.
" Loh.. Bukannya itu bagus???!"
Steven terhenyak mendengar perkataan Tiger, tak hanya tubuhnya yang besar, suaranya pun terdengar begitu menakutkan di telinganya.
" Ma...maksud saya, Keenan mencontek tugas sekolah nya dari Aiden tuan?"
" Namaku Tiger, maafkan saya belum memperkenalkan diri " Tig tergelak. Pria besar itu mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Steven. Steven menyambut uluran tangan Tiger, dan langsung meringis ketika Tiger menggenggam tangan nya.
" Dan ini Joe " Lanjutnya
" Jadi apa ada hukuman buat mereka berdua ?" Tig menatap intens guru yang bertubuh langsing itu.
Sebenarnya tidak ada maksud lain dari perkataan dan tatapan mata Tiger juga Joe, bahkan mereka tidak bermaksud untuk menakuti pria yang ada dihadapannya sekarang ini, hanya saja mereka memang seperti itu bentukannya.
__ADS_1
" Hukuman ?" Tanya Steven tanpa disadari.
" Iya hukuman, bukankah karena hal itu mereka sampai dipanggil kemari Mr. Steven?" Tanya Joe
" Ahh..Iya hukuman mereka menyalin esai sebanyak 5000 kata, temanya tentang lingkungan hidup " Steven memberanikan diri untuk berbicara setelah dia mengumpulkan keberanian nya itu.
" Bagaimana anak-anak?" Tanya Tiger kepada dua anak yang tengah asik memerhatikan wajah konyol gurunya itu.
" Oke uncle Tig, besok kita kumpulkan " Sahut Aiden tanpa meminta persetujuan dari Steven.
" Well then..." Tig menghela nafasnya, bahkan helaan nafas Tiger telah membuat bulu kuduk Steven berdiri.
" Beres sudah " Lanjutnya.
" Apa ada hal lain Mr. Steven ?" Sambung Joe
" Tidak... Tidak...Cukup tuan-tuan "
Tiger dan Joe pun beranjak dari duduknya diikuti oleh Aiden dan Keenan yang terlihat menahan tawanya.
" Terimakasih Mr. Steven " Ucap Aiden dan Keenan bergantian, ketika mereka membalikkan tubuhnya saat akan keluar dari ruangan itu.
" Please don't tell Daddy uncle Tig...Uncle Joe " Pinta Aiden
Mereka sudah berada di halaman sekolah ditempat dimana Tiger memarkirkan mobil Jeep nya.
" Yeah Uncle... Rahasiakan ini dari papi ku " Sambung Keenan
" Kalian tau kan apa yang bisa menutup mulut ku?? " Tiger menyeringai.
" Dan jangan lupakan aku " Joe terkekeh.
" Kalian tinggal makan sepuasnya selama tiga hari kedepan " Jawab Aiden
" Dan untukmu uncle Joe, Aku udah membeli barang yang uncle Joe inginkan lewat aplikasi online " Lanjutnya
" Paman tinggal menunggu barangnya datang "
" Kalian memang anak yang pintar !" Tig mengacak rambut Aiden dan Keenan.
" Apa kau yakin tidak akan ada masalah Tig?" Tanya Joe setelah pria besar itu mengemudikan mobilnya keluar dari halaman gedung sekolah itu.
" Naaahh...Jangan khawatir Joe, ini bukan pertama kalinya " Tig tergelak
.
.
Selesai sekolah sesuai dengan janji mereka hari ini mereka akan menghabiskan waktu untuk bermain game di kediaman Keenan, tentu saja dua adik Aiden ikut serta kerumah itu.
" Hallo sayang...." Lexy menyambut kedatangan anak-anak yang menggemaskan itu didepan pintu masuk rumahnya.
" Hallo aunty..." Kaylee menyambut pelukan wanita itu bergantian dengan Jenna.
" Aunty sehat? Aunty semakin cantik..."
" Kamu bisa aja sayang...Ayo masuk "
__ADS_1
Jared terlihat iri melihat perlakuan ibunya terhadap dua orang gadis yang datang bersama dengan dirinya hari ini.
" Pasti aja lupa sama Jared kalo mereka datang "
" Apa maksudmu sayang...Mami sayang sama kamu, kamu adalah pria paling ganteng seakan semesta !" Lexy mencium pipi Jared, anak itu terlihat menghindari ciuman sang ibu tapi dia kalah kuat saat Lexy menarik tubuhnya.
" Mami...!!! Aku sudah besar...!"
Kejadian itu tak lupa diabadikan oleh Kaylee melalui kamera handphone nya, dia memang senang sekali menjahili Jared.
" Kay...Hapus video itu!" Jared berlari mengejar Kaylee.
" Kau tidak bermain bersama mereka Jenna?"
" Ah tidak aunty, aku sudah lelah dan ingin tidur " Jawab gadis itu. Jenna mempunyai kebiasaan unik saat dia pulang dari sekolah, gadis itu akan tertidur pulas selama dua jam penuh.
" Oke sayang, ikut aunty...Kamu akan tidur di kamar tamu "
" Jangan lupa bangunin aku nanti yah aunty " Pinta Jenna.
Sementara di kamar ruang bermain Keenan, dua orang remaja memutuskan untuk membuat esai sebelum mereka bermain game favorit mereka.
" Lo jangan nyontek Keen, ntar ketauan lagi " Aiden menutup bukunya.
" Dikit doang ahh, gue cuma pengen tau awalnya aja " Keenan berusaha mengambil buku tulis Aiden.
" Lo mau ntar ketauan lagi? Kalo ketauan lagi Lo yang bayar uncle Tig ya..."
" Ngomong-ngomong Lo tadi emang ngasih apa sama mereka ?"
" Gue ngasih voucher makan selama tiga hari berturut-turut buat uncle Tig di kedai uncle Nic, Lo tau berapa jumlah burger yang dia makan untuk makan siangnya?"
Keenan menggelengkan kepalanya.
" Enam porsi burger super spesial "
Seketika Keenan membelalakkan matanya, anak itu bahkan mulai menggerakkan jari tangannya untuk menghitung total biaya yang dikeluarkan oleh Aiden untuk Tiger selama tiga hari, sehari tiga kali makan.
" Dan Lo tau apa yang uncle Joe minta tadi ?"
Keenan kembali menggelengkan kepalanya.
" Drone versi XX Black Viper terbaru " Jawab Aiden santai
" Lo ngabisin duid berapa tadi anjirrrrr...???"
.
.
.
To be continued 😉
Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘
Happy reading 🤗
__ADS_1
Happy weekend 🤗🤗
Live you all se alam semesta raya ❤️❤️😍😍