
" Semoga pernikahan kalian selalu diberkati, bahagia dan sejahtera bersama " Kinanti mencium kening Sultan dan Shakira.
" Kemarilah..." Bima merentangkan kedua tangannya, meminta Sultan dan Shakira untuk masuk kedalam pelukannya.
" Doa papa yang terbaik untuk kalian " Bima mencium kening Shakira dan Sultan.
Tiba giliran Nico, pria itu merentangkan kedua tangannya untuk Shakira agar sang adik tercinta berhambur kedalam pelukannya.
" Kau tak lagi sendirian sekarang, ada kami berdua yang akan selalu melindungi mu " Nico memeluk sang adik dengan erat.
" I love you little miss..." Nico mengangkat tubuh Shakira dan memutar nya.
" Love you too big guy...." Shakira mencium pipi sang kakak tercinta, seperti dahulu jika dia mengangkat dan memutar tubuhnya.
" Hei....Hei...Dia milikku sekarang! Lepaskan dia!" Sultan tergelak, dia lalu memeluk sahabat terbaiknya sepanjang masa.
" Congrats bro!" Nico menepuk pundaknya sahabat kecilnya. Dia tidak menyangka akhirnya mereka tergabung menjadi sebuah keluarga besar.
Javier, pria itu tengah asik memerhatikan mereka dari sudut ruangan tiba-tiba terkejut dengan pelukan erat Shakira dari arah belakang nya.
" Thanks Jav..."
" Selamat atas pernikahan anda nona, saya turut bahagia " Javier mengelus tangan Shakira yang melingkar ditubuhnya. Entah perasaan apa yang dirasakan nya saat ini, hanya dia dan Tuhan yang tahu.
Malam itu Shakira dan Sultan menginap di mansion utama atas permintaan sang mama, sementara Nico kembali ke kediaman Sultan.
" Diam sayang...Ini kancing nya banyak, aku susah bukain nya kalo kamu bergerak terus "
Sultan mengerutkan keningnya, pria itu begitu fokus membukakan satu persatu kancing yang masih terpaut di gaun Shakira.
" Tanganmu bikin aku geli " Shakira terus saja bergerak.
" Oke...Satu lagi "
" Beres!" Lanjutnya.
Tak ingin membuang kesempatan bagus, Sultan langsung bergerilya disana. Dipunggung mulus sang mantan kekasih yang sekarang sudah resmi menjadi istrinya.
Shakira melenguh saat kedua tangan Sultan masuk dari arah belakang tubuhnya dan memainkan kedua areola milik nya, sementara bibirnya menyesap leher dan telinga wanitanya.
Secepat kilat Sultan berpindah dari posisi nya kehadapan Shakira, dia menautkan bibirnya dengan bibir milik Shakira sambil salah satu tangannya menyentuh titik-titik sensitif wanita itu.
" Aaahhh...Sayang" Shakira melepaskan tautan bibirnya lalu mendongakkan kepalanya.
Jari tangan Sultan sudah berada di bagian tubuh Shakira dan memainkan benda kecil dibawah sana.
Dengan satu tangannya Sultan merebahkan tubuh wanitanya perlahan, sementara satu tangan nya lagi tetap bermain-main disana lalu menyesap areola milik wanita nya.
Dia menghentikan permainannya sejenak untuk melucuti semua pakaian Shakira hingga gadis itu benar-benar dalam keadaan polos tanpa sehelai benangpun menutupi nya.
Tak tinggal diam, Shakira pun mulai melucuti semua pakaian yang dikenakan Sultan. Bibir dan tangannya mulai nakal menelusuri semua bagian tubuh prianya.
__ADS_1
" Aahh...Sayang... Ssshhhh..."
Sultan mengerang saat wanita itu memainkan benda miliknya dengan mulutnya, salah satu tangan Sultan menahan kepala gadis itu agar tetap bermain-main disana hingga puas.
Secepat kilat Sultan menangkup wajah cantik istri nya saat dia merasa sesuatu akan menyembur dibawah sana, dia belum mau itu terjadi sebelum sang istri tercinta melakukan pelepasannya terlebih dahulu.
Sultan merubah posisinya hingga sekarang dia berada diatas tubuh Shakira dan mulai menjelajahi setiap inchi tubuh mulusnya itu.
" Nnggghhh...." Shakira meremas rambut Sultan saat pria itu sudah bermain-main dibawah sana, menyesap, mengigit serta memainkan rongga kecilnya disana.
" Aaahh...Mau pecah sayang...Mau pecah "
Secepatnya Sultan menyesap kuat benda kecil milik Shakira agar wanita itu merasakan kenikmatan yang luar biasa.
Shakira menghela nafas nya, dia merasa sesuatu telah menyembur disana. Rasa nikmatnya lebih luar biasa lagi saat Sultan menyesap benda kecil miliknya itu.
Sultan kembali menautkan bibirnya sementara benda miliknya yang sudah tegak sempurna memasuki ruangan kecil milik Shakira secara perlahan, lalu mulai menggerakkan tubuh bagian bawah nya. Awalnya pelan saja tetapi lama kelamaan menghentak semakin cepat.
" Lebih cepat sayang..."
Shakira meminta Sultan untuk menghentakkan tubuhnya lebih cepat lagi saat dia merasa sesuatu akan kembali pecah didalam sana.
" Mau pecah lagi ?" Bisik Sultan ditelinga Shakira, wanita itu hanya bisa mengangguk sambil merasakan kenikmatan ditubuhnya.
" Bersama sayang..."
Dan....
" Terimakasih sayang..." Sultan mengecup kening, kedua kelopak mata dan hidung serta bibir Shakira. Lalu menjatuhkan tubuhnya disamping wanita itu tanpa melepaskan benda miliknya yang masih tegak sempurna didalam sana.
Bisa dibayangkan kan apa yang terjadi selanjutnya???
.
.
.
" Morning mi amor .." Shakira mengecup kening dan bibir Sultan. Wanita itu sudah dalam keadaan berpakaian rapi.
" Pagi sayang..." Sultan membuka matanya perlahan.
" Kamu mau kemana sayang? Sudah rapi sekali..." Sultan beranjak dari tidurnya.
" Ke kantor sayang, hari ini kita ada meeting dengan beberapa klien lama dan baru " Shakira membuka tab nya.
" Aku sudah mengatur semua jadwalnya " Sambungnya.
" Tapi sayang, kamu sudah resmi menjadi istriku...Untuk apa kamu masih mengatur semua jadwal ku ?" Sultan mendaratkan dagunya di bahu sang istri, wangi tubuh Shakira merupakan candu baginya.
" Aku masih akan tetap menjadi bodyguard mu sayang " Jawabnya singkat padat dan jelas.
__ADS_1
" Mandilah...Semua sudah aku siapkan " Shakira mengelus rambut Sultan.
" Hhhmmm...Aku masih ingin mencium wangi tubuhmu sayang.."
" Aku akan menghukum mu tidur di sofa malam ini jika kamu masih bermalas-malasan seperti itu "
Tanpa menegaskan kalimatnya, kata-kata Shakira seperti sebuah ancaman maut bagi Sultan, pria itu bergegas menuju kamar mandi menuruti perintah sang bodyguard tercintanya.
" Loh...Kalian akan ke kantor hari ini?" Kinanti mengerutkan keningnya melihat sang anak dan menantunya sudah dalam keadaan rapi dengan pakaian kerja mereka masing-masing.
" Iya mam, hari ini harus menemui klien-klien yang tertunda meeting nya " Sultan mulai melahap sarapan paginya.
" Javier kan bisa melakukannya untuk kalian sementara kalian libur " Kinanti masih tak rela jika mereka harus kembali berkutat dengan aktivitas padat mereka hari ini.
" No mam, kita bisa berlibur nanti...Lagipula kita bisa membuat cucu-cucu untuk mama kapanpun kita mau " Sultan terkekeh.
" Aawww...Sakit sayang "
Shakira mencubit pinggang Sultan, dia yakin cubitannya kali ini akan benar-benar berbekas ditubuh suaminya itu. Berani-beraninya membahas hal ini dimeja makan pikirnya.
" Ada undangan ulang tahun dari nona Thalita sayang " Saat ini Sultan dan Shakira telah berada dalam perjalanan menuju kantor setelah Brian menjemputnya.
" Cih...Gadis itu lagi, apalagi maunya sekarang?" Sultan terdengar malas membahas gadis itu lebih lanjut.
" Sepertinya nona Thalita akan merayakan pesta ulang tahun yang ke 23 Minggu depan, nanti siang dia akan ke kantor untuk mengundang mu secara langsung " Shakira mematikan kembali layar tab nya.
" Suruh Siska yang melayani nya, aku tidak ingin menemui nya siang ini " Sultan mendengus kesal.
" Bilang padanya aku lagi gak bisa diganggu " Lanjutnya. Pria itu memajukan bibirnya beberapa senti lalu...
Clup....
Shakira mengecupnya lagi dan lagi dan Sultan menerimanya dengan sukacita dengan memberikan akses langsung kepada nya.
Tanggung kalau cuma kecup pikirnya.
Dan seperti biasa dengan penuh pengertian Brian sang sopir menekan tombol untuk menutup jendela penghubung antar kabin.
Owh....Jiwa jomblo ku....
.
.
.
To be continued 😉
Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘
Happy reading 🤗
__ADS_1
See you all tomorrow 😘🤗