Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Kesempatan Dalam Kesempitan


__ADS_3

Sesuai dengan apa yang telah mereka rencanakan, saat ini Lewis dan Lexy sedang berada disebuah tempat yang begitu indah dimana mereka seperti sedang menghabiskan waktu bersama.


Mereka sengaja melakukan adegan seperti sepasang suami istri yang sedang jatuh cinta dan dilanda bahagia karena tengah menantikan anak pertama mereka.


( Maksud othor itu adegan mesra mereka di taman lho ya...catet! )


Dari kejauhan Murdock mengambil banyak gambar dari adegan keduanya untuk dia berikan kepada Lucinda.


Bisa terbayang kan bagaimana jedak-jeduknya jantung Lewis? Sudah seperti musik DJ disebuah klub malam pastinya. Pria itu tak hentinya mengucapkan kata maaf kepada Lexy ketika dia harus memeragakan sebuah adegan yang diminta oleh teman-teman nya melalui alat pendengar yang tersemat disalah satu telinga nya.


Tentu saja kesempatan bagus ini tidak dilewatkan oleh kawanan beruang Grizzly untuk mengerjai pria cantik itu dari seberang sana.


" Peluk dia Lew, kalian harus terlihat seperti sepasang suami istri "


Entah suara siapa yang Lewis dengar kali ini, dia sudah tidak bisa berpikir jernih. Saat ini ketakutan terbesar nya adalah hantaman keras dari kepalan tangan wanita yang sudah begitu dekat dengan dirinya, boleh dibilang ini adalah posisi terdekat mereka selama ini dalam waktu yang sangat lama.


" Maafkan aku..." Ucapnya lagi.


" Cium dia Lew... Murdock sedang menunggu foto kalian yang itu "


" Hentikan kalian...!" Lexy mengeratkan rahangnya, dia berusaha untuk tetap tersenyum kearah Lewis.


Berbeda dengan Lewis, pria itu sudah terlihat sangat pucat. Keringat mengucur dari sekujur tubuhnya.


Demi Sarah....-Lewis


Hhmmpphh...


Lewis memberanikan diri untuk menautkan bibirnya dengan bibir milik Lexy, dia sudah tidak perduli jika nanti Lexy akan menghajar nya habis-habisan.


Sekilas Lewis merasa heran kenapa Lexy begitu menikmati aksinya kali ini, tetapi pria itu tetap tidak berani membuka matanya. Sementara Lexy tetap menatap wajah Lewis yang menurutnya terlihat begitu lucu, Lexy tahu jika Lewis begitu sangat ketakutan saat ini.


" Tolong maafkan aku, kamu boleh menghukum ku nanti Lex " Lewis pasrah setelah dia melepaskan tautan bibirnya, meskipun dia akui dia begitu menikmatinya.


Murdock pergi dari tempat nya setelah dia mendapatkan semua foto yang dia perlukan untuk diberikan kepada Lucinda, selanjutnya pria itu harus menunggu perintah lanjutan dari Nico.


Sementara ditempat yang lain ada salah satu beruang Grizzly yang akan bangkrut malam ini karena harus memberi makan burger legendaris untuk dua beruang Grizzly lainnya, yang sudah pasti porsi yang akan mereka pesan akan sangat banyak.


" Sialan gue kalah! " Lucas melempar head phone nya keatas meja.


Sementara disebuah pulau di negara entah berantah, dua sejoli sedang memadu kasih, merajut asa dan cinta.


( Othor tuh emang kurang pandai merangkai kata-kata indah ✌️😁, gaya belajar othor Visual jadi bahasa yang dipake juga gamblang tidak baku. Orang visual mendeskripsikan apa yang mereka lihat baik melalui penglihatan nya maupun ingatannya. Kalau orang Kinestetik othor langsung acungin empat jari othor, mereka jago merangkai kata-kata indah karena mereka menceritakan apa yang mereka rasakanπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ )

__ADS_1


" Hemmmhh...Tubuhmu wangi bebe " Shakira menikmati wangi tubuh sang suami dengan sangat puas.


" Kau boleh menciuminya sesuka hatimu sayang, disini gak bakalan ada orang yang gangguin kita " Kekeh Sultan.


" Sepertinya rencana baby moon kita kali ini sukses sayang " Lanjutnya. Shakira hanya menganggukkan kepalanya.


" Sayang...Jangan disitu " Pinta Sultan saat sang istri sudah mulai merambah lipatan lengannya.


Nak...Jangan kayak mommy mu yah nanti, ngendusin ketek masa...


" Kalo disini boleh ?" Shakira tersenyum nakal. Sultan menggelengkan kepalanya.


" Jangan sayang....Jangan sungkan " Kekehnya lagi


" Aaawww...Sakit bebe, jangan digigit " Keluh Sultan saat Shakira menggigit pelan ujung areola miliknya.


" Owh bebe...Jangan ditambah lagi, sudah terlalu banyak..." Sultan melihat sang istri kembali membuat tanda kepemilikan di dada bidangnya. Saat ini dada Sultan sudah seperti sebuah lukisan abstrak dengan Shakira sebagai pelukis handalnya.


" Bagus " Gumam wanita itu ketika dia selesai menambahkan corak pada lukisan abstrak nya.


Secepat kilat Sultan mengubah posisi nya hingga saat ini dia berada diatas tubuh wanita nya itu, tentu saja pria itu menopang bobot tubuh nya di lengan dan lututnya. Dia tidak mau sesuatu hal yang buruk terjadi bila sedikit saja dia menyentuh perut buncit milik istrinya itu.


" Kamu nakal bangat yah sayang, udah berani menggodaku " Sultan menatap wajah cantik sang istri yang tengah mengembangkan senyuman kepadanya, Sultan selalu tergiur dengan bibir ranum milik wanitanya itu.


*Wangi buah berry...-Sultan


Wangi mint...- Shakira*


Hamparan pasir putih disana telah menjadi saksi atas pergumulan panas yang terjadi antara keduanya yang entah kesekian kalinya mereka lakukan. Toh di pulau kecil itu hanya ada mereka berdua dan para pengawal yang selalu dalam posisi waspada mengawasi sekelilingnya.


Sultan membeli pulau itu untuk Shakira sebagai hadiah atas kehamilan dirinya. Sayangnya pulau itu baru bisa mereka kunjungi setelah pembangunan semua fasilitas disana rampung, seperti yang terjadi pada saat ini.


Hiks...Jiwa jomblo ku meronta-ronta ..-para pengawal


Kembali ke Nico dan black opsnya.


" Just face it bruh...." Kekeh Tiger saat dia melihat wajah pias milik Lucas saat pria itu melihat meja yang ada dihadapannya penuh dengan tumpukan burger, kentang goreng dan beberapa gelas root bir.


" Apa kalian akan menghabiskan makanan sebanyak itu ?" Lucas menelan salivanya berat.


" Gak bakalan ragu-ragu " Celetuk Nico, pria-pria besar itu mulai melahap makanan nya satu persatu.


Rupanya mereka berdua juga memasang taruhan, siapa yang akan menghabiskan makanannya terlebih dahulu maka dia akan menerima makan siang gratis selama sebulan penuh!

__ADS_1


Tidak kira-kira, makanan sebanyak itu hanya menghabiskan waktu 3 menit saja untuk Nico dan 3 menit kurang 5 detik bagi Tiger.


" Kalian benar-benar gila!" Pekik Lucas ketika dia melihat alat pengukur waktu di jam tangan nya.


" Gue menang!" Tiger menepuk pundak Nico, pria itu harus menerima kekalahan nya dan menanggung resiko untuk mentraktir Tiger makan siang selama sebulan penuh.


" Tenang saja Tig, stok burger gue cukup buat Lo makan selama setahun penuh!" Nico tergelak.


Tak jauh begitu jauh dari lokasi ketiganya.


" Lo nyuri kesempatan tadi hah?!" Lexy menatap tajam kearah Lewis, pria itu hanya benar-benar dibuat mati kutu oleh wanita yang ada dihadapannya saat ini.


Lewis yang dulu bahkan bersikap tak acuh kepada wanita-wanita yang selalu berusaha untuk mendapatkan perhatian nya, bahkan Lewis terkesan bersikap dingin kepada mereka.


" Engga Lex... Maksud ku tadi itu terpaksa...Ya aku terpaksa melakukan nya " Lewis hanya bisa menemukan kata-kata itu untuk mengutarakan alasannya


" Apa??!!"


" Jadi Lo terpaksa nyium gue tadi??!" Lexy semakin menekankan kalimat nya.


Ya Tuhan...ngomong salah gak ngomong tambah salah....-Lewis


" Engga Lex... Maksud gue gak gitu.... Maksud gue..."


" Jadi emang sengaja kan??"


Entah apa yanga ada dipikiran Lewis saat itu, pria itu hanya tidak ingin mendengarkan pertanyaan Lexy yang semakin mengintimidasi dirinya. Pria itu menarik tubuh Lexy kedalam pelukannya dan menciumnya kembali, seperti yang dulu dia lakukan saat pertama kali bertemu dengan Lexy di kedai bir.


Tonjok - tonjok lah, gue gak perduli lagi...-Lewis


.


.


.


To be continued πŸ˜‰


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘


Happy reading πŸ€—


See you all tomorrow 😘😘

__ADS_1


Much Love ❀️😍😍


__ADS_2