Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Musuh Bebuyutan Joe


__ADS_3

" Ngg...."


Tidur Shakira terusik ketika sang suami menciumi ceruk lehernya, Sultan baru selesai membersihkan tubuh sepulangnya dia dari perjalanan panjang dengan Aiden dan Nico serta rekan-rekannya yang lain.


" Kamu sudah pulang Bebe?" Shakira bertanya sambil tertidur, dia seperti sedang mengigau dan itu membuat Sultan semakin gencar melancarkan aksinya.


" Wangi tubuhmu sungguh sangat menggoda sayang " Bisik Sultan ditelinga sang istri, lalu menggigit nya pelan.


Shakira membiarkan suami tercintanya menikmati tubuhnya, toh sedari pagi tadi dia memang telah mempersiapkannya dengan menghabiskan hampir seharian di spa bersama dengan para gadis. meski usia mereka sudah tidak muda lagi, tetapi untuk urusan ranjang mereka masih melakukan nya sama seperti dulu.


Empat puluh lima menit kemudian setelah pergumulan panas mereka.


" Kau masih seperti dulu sayang " Sultan mencium puncak kepala istri tercintanya.


" Kamu juga Bebe, masih begitu perkasa " Shakira mengeratkan pelukannya.


" Bagaimana hasil aksi kalian kemarin?" Lanjutnya.


" Rencana kami berhasil Bebe, alat yang diciptakan oleh Joe berhasil diuji coba oleh anak kita.."


" Dia sudah seperti seorang dewa judi sayang " Kekeh Sultan.


" Kau tidak berencana untuk melebarkan sayap bisnismu ke perjudian kan bebe? Aku tidak akan mengijinkan mu untuk itu"


" Tidak mungkin sayang, aku bahkan tidak menyukai dunia seperti itu " Sultan membenarkan posisi tidurnya, lalu mengajak sang istri untuk pergi ke alam mimpi bersama.


Keesokan harinya


" Apa??!! Lo pergi kesana terus gak ngajak gue Aiden??!"


" Kadang gue bingung, Lo tuh sahabat gue apa bukan sih?!" Keenan mendecih kesal setelah mendengarkan cerita Aiden tentang kepergiannya dalam misi rahasia bersama dengan sang ayah dan para pamannya.


" Daddy gue yakin papi lo gak bakalan ngijinin, so daripada ntar urusannya tambah ribet apalagi kalo mami Lo sampe tau, mending kita gak ngajak Lo Keen, sorry ya..." Aiden tergelak.


" Kau menang banyak?" Keenan akhirnya penasaran juga.


" Lumayan... Sekitar 1 juta dollar dalam waktu 30 menit di tempat yang berbeda "


Tanpa mereka sadari percakapan mereka tengah didengarkan oleh seseorang yang tengah duduk tak jauh dari Aiden dan Keenan berada saat ini. Pria itu menarik salah satu sudut bibirnya saat menyadari apa yang sedang mereka bicarakan.


Akhirnya aku menemukan mu Joe - someone


BUGH...


" Hei.. Perhatikan langkah mu bung!" Bentak Keenan saat seseorang menabrak Aiden saat mereka tengah berjalan berlawanan arah.


" Maafkan saya, saya tidak melihat kalian tadi " Ucap laki-laki itu terbata.


Pantas saja dia tidak bisa melihat keberadaan Aiden dan Keenan, dia mengenakan jaket Hoodie yang menutup hampir separuh wajah nya saat sedang berjalan pikir Keenan.


" Its oke bro..." Aiden menepuk bahu pria itu lalu melanjutkan langkahnya.

__ADS_1


" Apa kamu pernah melihat pria itu Aiden? Dia terlihat sangat mencurigakan " Keenan berjalan mundur mengikuti langkah Aiden, pandangan matanya tertuju kepada pria yang sudah berjalan menjauhi mereka.


" Kau terlalu banyak nonton film aksi Keen, mungkin dia hanya salah satu mahasiswa disini " Jawab Aiden dengan santai.


" No Aiden! Dia terlalu tua untuk menjadi mahasiswa disini, dia lebih pantas menjadi salah seorang dosen disini "


" Sudahlah...Jangan berpikir terlalu jauh " Tiba-tiba ponsel Aiden eror, pria itu berusaha untuk mematikan dayanya tapi tetap hang.


" Sepertinya ponselku rusak Keen" Menepuk ponselnya perlahan


" Bukannya ponselmu itu baru? " Keenan melihat tampilan ponsel Aiden.


" Yaa...Baru seminggu ini aku pakai "


" Sepertinya aku harus memberitahu uncle Joe tentang kelemahan ponsel ini " Lanjutnya.


Ya! Ponsel yang digunakan oleh Aiden adalah prototipe dari ponsel baru yang sedang dikembangkan oleh Athalah Corp, yang akan mereka luncurkan sebagai produk unggulan baru perusahaan itu tepat di malam tahun baru nanti.


Tiba-tiba ponsel Keenan berdering, laki-laki itu mengerutkan keningnya saat mengetahui identitas si penelepon. Secepat kilat dia merespon panggilan itu.


" Ya Uncle Joe?" Keenan mengaktifkan mode loud speaker pada layar ponselnya agar Aiden bisa mendengar nya. Dia berpikir pasti Joe menghubungi nya karena dia tidak bisa menghubungi Aiden.


" Matikan handphone mu tuan Aiden! " Joe setengah panik menyuruh Aiden untuk menonaktifkan ponselnya.


" Aku sudah mencobanya uncle, tetapi tidak bisa, ponsel ku hang!"


" Cabut SIM card nya segera tuan, lalu buka bagian belakang ponselnya...Lakukan secepatnya!"


" Aku akan selalu menceritakan nya nanti, apa kamu sudah melakukan apa yang aku minta?"


" Sudah uncle " Jawab Aiden


" Good! Pastikan dia tetap dalam keadaan mati saat kamu membawanya nanti " Pintanya lalu mengakhiri sambungan telponnya.


" Gue curiga sama pria tadi Aiden " Ujar Keenan, saat ini mereka tengah berada didalam mobil dalam perjalanan menuju gedung Athalah.


" Apa lo liat wajah pria itu Keen?"


" Sekilas gue ingat tanda yang ada di tangan kiri pria itu Aiden, gambar smiley tapi lebih mirip senyuman Joker, tokoh penjahat di film Batman "


" Oke... Sebaiknya Lo kasih tau sama uncle Joe nanti "


Mobil yang dikenakan oleh Andre pun tiba di pelataran parkir VIP gedung itu, secara hampir bersamaan mereka keluar dari dalam mobil dan memasuki gedung megah itu.


" Berikan ponselmu tuan" Pinta Joe sesaat setelah mereka memasuki lab tempat dia dan tim nya berada.


" Ada apa sih uncle? Kenapa dengan ponselku itu?" Tanya Aiden, pemuda tampan itu juga sedikit bingung melihat kepanikan yang terlukis diwajah Joe.


" Bukan dengan ponselnya tuan muda, tetapi dengan sistemnya "


" Seseorang telah meng-hack sistem di ponsel ini " Lanjutnya

__ADS_1


" Kok bisa? Ponsel itu tidak pernah lepas dari tanganku uncle " Aiden mengerutkan keningnya. Bagaimana mungkin pikirnya.


" Bisa jika orang yang melakukannya adalah orang yang aku curigai " Ujarnya sambil menatap layar komputernya dan memainkan keyboard yang ada dihadapannya dengan jari-jari tangannya.


" Apa orang itu mempunyai tato bergambar smiley dipergelangan tangan kirinya uncle? "


Deg


Seketika Joe menghentikan aktivitas nya, lalu memutar tubuhnya menghadap Keenan.


" Darimana kamu tau?!"


" Orang itu telah menabrak Aiden tadi "


" Owh shoot! Buka pakaian mu sekarang juga tuan muda!"


" What????!!" Pekik Aiden


" Sekarang!! " Titah Joe


" Orang itu telah menaruh sesuatu di pakaianmu! " Lanjutnya


Tanpa berpikir lagi Aiden langsung melucuti semua pakaiannya dan hanya menyisakan celana boxer nya saja, lalu menyerahkan semuanya kepada asisten Joe.


" Itu juga tuan " Pinta Joe sambil melihat kearah celana boxer yang masih menempel ditubuh bagian bawah Aiden.


" Lalu aku pakai apa uncle? Jangan gila..!"


" Pakai ini! " Tiba-tiba Nico memasuki ruangan itu dengan membawa satu set pakaian untuk Aiden.


"Make it quick boy!" Titah Nico


Aiden pun berlari memasuki sebuah ruangan kecil disana, lalu membuka sisa penutup tubuhnya dan menggantinya dengan pakaian baru yang dibawa oleh Nico.


Sebenarnya siapa pria itu? Batin Aiden


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak mohon maaf baru up malam-malam


Happy reading 🤗


Terimakasih atas support nya yah kakak-kakak semua 🤗🤗🤗


Salam cinta seluas cakrawala untuk kalian semua 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2