
Persiapan sudah dikatakan sempurna setelah sebulan lamanya tim acara merancang rundown acara peluncuran produk baru dari Athalah Corp berkoordinasi dengan banyak pihak.
Berbagai spekulasi muncul di khalayak ramai berkenaan dengan tema yang di usung oleh tim acara yakni " Hera The Mighty Goddess ". Ada yang mengaitkan nya dengan kehadiran sang asisten yang sedikit misterius sebagai sosok yang dikagumi oleh Sultan, ada yang mengatakan bahwa Hera adalah project senjata rahasia yang diciptakan oleh Athalah Corp, dan masih banyak lagi. Yang jelas semua spekulasi ini dibiarkan saja oleh Javier.
" Biarkan media bekerja dengan caranya sendiri, selama itu menguntungkan bagi kita "
Alasan ini yang Javier katakan ketika Shakira menanyakan apakah yang harus dilakukan nya agar berita-berita itu bisa diredam sedemikian rupa.
" Apa anda sudah siap tuan muda?" Shakira memberikan sentuhan terakhir di pakaian yang dikenakan oleh tuan mudanya itu. Wanita itu menyematkan sekuntum mawar merah kehitaman disaku jas atas yang dikenakan oleh Sultan.
Alih-alih menjawab Sultan meraih wajah cantik Shakira dengan kedua telapak tangannya dan menautkan bibirnya disana, lama dan dalam.
" Aku siap sekarang " Ucapnya setelah dia melepaskan tautan bibirnya.
" Kau terlihat seperti seseorang dewi sayang.." Lanjutnya.
Shakira terlihat begitu anggun dengan balutan dress panjang tanpa lengan warna merah kehitaman dengan sentuhan kalung choker berlian yang melingkar di lehernya dan sepatu bertumit tinggi berwarna hitam dengan tali melingkar hingga ke ujung betisnya.
Begitu pula dengan riasan diwajahnya, sesuai dengan tema acara Hera The Mighty Goddess sang penata rias memberikan aksen gothik diwajah Shakira.
Anggun tetapi tangguh...
Acara dimulai dengan sambutan yang disampaikan oleh gubernur kota itu sebagai perwakilan dari pihak pemerintahan untuk memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya acara, disambung dengan sambutan yang disampaikan oleh sang ayah tercinta Bima Athalah sebagai penanggungjawab utama dari projek tersebut.
Setelah nya acara diisi dengan berbagai pertunjukan musik dan tarian-tarian yang menampilkan pagelaran sesuai dengan tema acara yang diusung dalam peluncuran produk baru tersebut.
Terlihat antusiasme dari para pendukung acara dan awak media serta para tamu undangan yang hadir memenuhi stadion bola di kota itu, barisan terdepan diisi oleh kalangan anak muda sementara barisan tengah hingga ujung belakang di isi oleh kalangan tamu keluarga. Tamu VIP ditempat kan di tribun penonton khusus diujung barat atas dan tamu VVIP ditempat kan di tribun khusus yang berada di ujung timur yang didalamnya ada seorang gadis yang begitu percaya diri bahwa dirinya adalah tamu spesial dari sang pemilik acara.
Gadis itu hampir selalu meyakinkan para tamu undangan yang lain bahwa dirinya secara khusus diundang langsung oleh Sultan untuk menghadirinya acara ini, hingga membuat sebagian tamu merasa iri dan sebagian nya lagi merasa risih.
" Hai Thalita, kau hadir disini juga ternyata " Salah seorang anak gadis pemilik perusahaan kosmetik besar bernama Megan menyapanya.
" Owh hai Megan...Iya Sultan mengundang ku secara khusus untuk menghadiri acara ini " Jawabnya begitu percaya diri.
" Aku kira memang dia mengundang secara langsung tamu-tamu VVIP nya, tapi bagus lah... Selamat yah.." Ujar Megan.
__ADS_1
Percaya diri sekali wanita sombong ini...
Diluar, tim pengamanan ditempatkan di seluruh penjuru stadion. Javier membuat pengamanan hingga beberapa lapis demi keamanan serta keselamatan para tamu undangan dan awak media yang meliput selama berlangsung nya acara.
Sementara diatas cakrawala malam, sebuah pesawat terus berputar dalam mode senyap mengelilingi stadion dalam jarak pandang hingga ratusan kilo meter turut mengawasi tanpa sepengetahuan siapapun.
" Baiklah! Kini saat yang kita tunggu-tunggu! Acara peluncuran produk baru persembahan dari Athalah Corp, sebuah karya anak bangsa! Sebuah karya seni tinggi, sebuah terobosan baru dijaman serba canggih ini....Mari kita sambut Sultan Zayid Athalah dengan karya terbaru nya HERA.. High Evolutionary Robotic Advance!"
" Hallo semua nya! Saya minta waktu nya sebentar untuk menjelaskan apa itu Hera.."
Dalam sekejap riuh antusiasme masyarakat berubah menjadi senyap, mereka pada akhirnya bisa melihat secara langsung pemilik dari perusahaan terbesar di negara itu dengan didampingi oleh dua orang pengawal dibelakangnya. Yang satu wanita cantik tetapi terlihat tangguh, yang satunya lagi pria dewasa yang masih terlihat gagah.
" Sesuai dengan namanya Hera adalah sebuah aplikasi yang terdapat didalam benda ini, ini adalah jam tangan digital yang berfungsi sebagai partner dalam hidup anda"
Sultan lalu menjelaskan secara detil fitur apalagi yang terdapat pada jam tangan itu dan membuat para penonton merasa takjub.
" Oke...Saya tahu di luaran sana banyak sekali beredar berita miring tentang apa itu HERA, nah sekarang anda mengetahui nya secara langsung " Sultan menebar kan senyuman.
" Ada banyak tangan-tangan terampil dari setiap produk yang kami buat, ada banyak dukungan dari orang-orang hebat juga didalamnya "
" Jika produk yang sebelumnya saya persembahkan untuk kedua orangtua saya, maka malam ini HERA saya persembahkan untuk orang yang paling berarti dalam hidup saya "
" Terimakasih semuanya...!!"
Lalu sebuah pesawat helikopter tiba-tiba mendarat ditengah-tengah stadion untuk menjemput Sultan dan dua orang pengawal nya.
" Jav...Apa kau sudah menyiapkan semuanya?" Sultan memastikan sesuatu melalui alat komunikasi nya. Javier mengangkat jempol nya dan memerintahkan sang pilot untuk terbang ke menara Athalah Corp dimana kedua orangtua Sultan sudah menunggu disana.
" Operation Shakira sukses!" Empat orang yang masih berada diatas Cakrawala saling berpelukan dan saling memberikan ucapan selamat.
" Kami tunggu di puncak tower Athalah Corp tuan-tuan " Suara seorang pria terdengar dari intercom
" Dan selamat atas keberhasilan nya " Lanjutnya.
.
__ADS_1
.
.
" Selamat nak, acaranya terselenggara dengan baik...Papa bangga padamu " Bima memeluk sang anak dan menepuk pundaknya.
" Selamat sayang...Mama sungguh sangat bangga padamu " Kinanti sang mama memeluk dan menciumi anak semata wayangnya.
" Terimakasih Jav... Shakira..." Lanjutnya
Tak lama Nico dan kawan-kawan nya bergabung bersama mereka di pesta kecil rahasia keluarga Athalah dan tim inti acara. Shakira tak menaruh curiga dengan diadakannya acara kecil ini, karena hal ini sudah ada di rundown acara yang diberikan oleh Javier malam itu.
" Perhatian semuanya...Boleh saya minta waktu nya sebentar?" Sultan meminta ijin untuk berbicara kepada semua orang yang hadir diruangan itu.
" Saya ingin berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan acara ini, tanpa kalian acara ini bahkan tidak akan pernah terjadi.."
" Dan satu hal lagi, saya ingin memperkenalkan kepada anda semua siapa orang yang paling berarti bagi saya yang telah menjadi motivasi terbesar saya untuk membuat produk ini " Sultan meraih tangan wanita yang berdiri disampingnya lalu mencium nya, setelah nya pria itu bertekuk lutut dihadapan nya.
" Shakira sayang...Will you marry me...?"
Seketika semua orang terdiam diruangan itu, mereka ikut merasakan cemas menunggu jawaban dari bibir wanita yang masih terlihat syok itu.
"A....aku..."
.
.
.
To be continued 😉
Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘
Happy reading 🤗
__ADS_1
See you all tomorrow 😘🤗
Doakan Bebe Syak menerima lamaran Sultan yah 😁😁😁😁