
Sultan benar-benar menghubungi dokter Spencer untuk menanyakan tentang kelainan yang sedang menghinggapi sang istri tercintanya, dia bukan tidak menyukai hal itu tetapi dia hanya ingin memastikan apakah kelainan ini merupak sebuah penyakit kronis atau sebuah penyakit biasa.
Dokter Spencer sesekali tersenyum mendengarkan penuturan klien tetap nya ini.
" Saya akan memeriksa nona, kita lihat kelainan apa yang ada ditubuh istri anda tuan "
Dengan cekatan dokter Spencer memeriksa kondisi tubuh Shakira, dan seperti biasa drama Noveltoon terjadi dimana sang suami keberatan jika sang dokter bermaksud untuk memeriksa tubuh sang istri. Dimata Sultan itu artinya menjamah, dan dia selalu keberatan jika Dokter Spencer melakukannya.
Tetapi seperti biasa, Dokter Spencer akan menutup telinga nya dan tetap melakukan kewajibannya meski kadang kala ingin rasanya dia menyumpal mulut Sultan dengan kain kasa.
" Tarik nafas dalam nona " sang dokter mulai memeriksa bagian rongga dada.
" Hei dokter! Jaga tanganmu dan matamu itu!"
" Hei...! Apa kau pura-pura tuli tua Bangka! "
Sultan berjalan mondar-mandir didekat mereka.
Dokter lalu memindahkan stetoskopnya ke daerah perut, dia mulai mengetukkan jemari tangannya diatas perut Shakira untuk memeriksa organ dalam di bagian sana.
" Kau jangan kurang ajar dokter! Atau akan aku cabut ijin praktek mu itu!"
Bola mata Sultan sukses membulat saat tangan sang dokter mulai memeriksa bagian perut bawah Shakira, apalagi sang dokter terlihat mengembangkan senyumannya dan sang istri terlihat meringis menahan seperti menahan sesuatu.
" Sepertinya kita sudah tahu penyakit kronis apa yang hinggap di tubuh istrimu tuan muda " Sang dokter ingin memberikan pelajaran kepada klien tetap tidak punya akhlak itu. Berani-beraninya dia mengancam dan memakinya pikirnya.
" Apa???!!!! "
" Penyakit kronis??!!!"
" Katakan padaku penyakit apa itu Dokter dan jangan bertele-tele!" Sultan berkacak pinggang
" Iya tuan muda, dan hanya akan sembuh jika sudah menginjak sembilan bulan lebih sepuluh hari " Ujarnya santai, dia mengedipkan sebelah matanya kepada Shakira. Wanita itu hanya mengangguk dan berusaha untuk menahan tawanya.
" What??!!!!"
Seketika Sultan memeluk tubuh sang istri yang masih terbaring diatas ranjangnya, pikiran nya sudah melayang entah kemana.
" Sayang...Apa kamu merasakan sakit??" Sultan melepaskan pelukannya dan menatap syahdu kearah Shakira.
" Dan perut nona muda akan semakin membesar selama itu tuan muda, anda harus berhati-hati mulai dari sekarang " Imbuhnya dengan santai.
" Ya Tuhan....!! " Sultan membenamkan wajahnya dibelahan dada Shakira, dia sudah akan menangis.
" Sembuhkan dia dokter! Apapun caranya! Aku akan membuatkan rumah sakit besar untuk mu jika kamu berhasil menyembuhkan penyakit istriku!!" Sultan menatap wajah sang dokter yang masih terlihat menyunggingkan senyumnya.
" Hei dokter brengsek!!! Kenapa kamu malah senyum-senyum sendiri hah!! " Seketika sedihnya berubah menjadi marah.
" Kau harus menepati janjimu itu tuan muda, kau akan membuatkan ku sebuah rumah sakit besar jika aku dapat menyembuhkan penyakit kronis istri mu itu kan?"
Padahal Dokter Spencer memang mengabdikan dirinya dirumah sakit milik Athalah Corp, tetapi kenapa tidak kan jika mereka membuatkan satu lagi rumah sakit di kota itu??
" Apa aku pernah mengingkari janjiku hah??! "
__ADS_1
" Cepat katakan bagaimana kamu akan menyembuhkan Shakira ku!!"
Sultan meraih kerah baju sang dokter yang mulai kewalahan dengan reaksi berlebihan nya.
" Tenang tuan muda..."
" Bagaimana mungkin aku bisa tenang! Dasar kurang ajar!"
Mendengar keributan dikamar Sultan, Nico yang baru saja kembali dari aktivitas rutin bersama dengan ketiga sahabatnya itu memutuskan untuk menghampiri Sultan dikamarnya. Diikuti oleh Luc, Tiger dan Lexy.
" Hei ..Ada apa ini?" Nico memasuki ruangan, sementara ketiga sahabat nya hanya menunggu di dekat pintu.
" Apa kabar Dok..." Nico menjabat tangan Spencer.
" Ada masalah dengan adikku dokter?" Melihat Shakira yang masih terbaring.
" Dia mengidap penyakit kronis Nic!" Sultan mendahului dokter Spencer untuk memberikan jawaban.
" Apa??! Penyakit apa dokter??!" Nico menatap sang dokter, menunggu jawaban darinya.
" Nona...."
" Perut nya akan semakin membesar Nic, sembilan bulan lebih dia bilang...!" Potong Sultan. Sementara pria itu membenamkan kembali wajahnya kali ini diperut Shakira.
Seketika Nico memeluk sang dokter
" Terimakasih dok...." Nico menepuk pundaknya
" Hei bodoh! kenapa Lo malah bilang terima kasih sama dia hah!" Sultan menghampiri Nico berusaha untuk meraih kerah bajunya.
Nico menekan telunjuknya dikening sang tuan muda.
" What??!!! "
Gubrak!
Sultan membulatkan matanya, seketika tubuhnya terasa lemas dan dia mulai hilang kesadaran.
" Ya elah bocah!!" Nico mengangkat tubuh Sultan dan menaruhnya disamping Shakira. Seketika terdengar suara gelak tawa diruangan itu.
Terbayang kan apa yang bakalan terjadi kalau Shakira akan melahirkan??? Coba hitung berapa kali Sultan akan pingsan!
Sepeninggal dokter dan Nico beserta tim nya.
Cup!
Sebuah kecupan mendarat di bibir Sultan saat dia berusaha untuk membuka matanya.
" Surprise..." Shakira mengembangkan senyum indahnya, terlihat seksi dimata Sultan. Seketika pria itu mengalungkan tangannya dileher Shakira dan memeluk nya erat.
" Thanks bebe...Love you so much more..." Sultan menciumi leher Shakira.
" Love you too mi amor "
__ADS_1
Sekarang Sultan mengerti akan perubahan pada diri Shakira yang tiba-tiba sangat menyukai aroma tubuh nya, dan mulai sekarang sudah bisa dipastikan dia akan membiarkan istrinya itu menciumi wangi tubuhnya sesuka hatinya.
Toh menguntungkan juga buat di kan???
Seperti yang sedang terjadi saat ini, sang istri tengah asik menciumi nya dan untuk pertama kalinya dia mengembangkan senyumannya.
Tok...tok..tok...
" Hhufftt....Siapa yang dateng malem-malem gini???" Bisik Sultan.
" Sebentar sayang..." Sultan melepaskan pelukan Shakira, terlihat sang istri memajukan bibirnya beberapa senti.
" Mama.... Papa....?"
Mereka langsung berhambur menghampiri Shakira tanpa memperdulikan keberadaan anak semata wayangnya.
" Selamat yah sayang...Kami turut bahagia " Kinanti memeluk Shakira erat, dia bahagia akhirnya penerus Athalah telah tumbuh di rahim menantunya.
Sebelumnya Kinanti sempat sangsi apakah menantu yang bertubuh atletis itu bisa hamil, tetapi sekarang keraguannya pupus sudah.
" Mulai sekarang Jav akan kembali menggantikan posisimu nak " Ujar Bima
" Kau harus merawat cucu kami sebaik-baiknya " Lanjutnya.
" Sultan, pastikan istri mu itu dalam kondisi senyaman mungkin, singkirkan barang-barang yang sekiranya akan membahayakan dirinya " Bima mengedarkan pandangannya.
" Perintahkan pelayan khusus yang akan menemaninya dan mengawasi nya ketika kamu pergi bekerja " Lanjutnya
Ketebak kan siapa yang membuatkan rumah sakit yang sekarang untuk dokter Spencer???
" Papa sama anak sama saja " Bisik Kinanti kepada Shakira, sang mertua terlihat memijat keningnya.
" Siap-siap saja nak, kau akan melihat mereka kalang kabut selama 9 bulan ke depan " Kinanti terkekeh
" Tiga orang mah....Jangan lupakan kakakku " kekeh Shakira
" Sepertinya akan menjadi empat orang " Kinanti menyadari kehadiran Javier dipintu masuk kamar.
" Kau tahu, pria kaku itu sebenarnya punya sifat yang tersembunyi...Kau akan melihat nya nanti " Kembali Kinanti terkekeh diikuti oleh Shakira
.
.
.
To be continued 😉
Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘
Maafkan othor semalam hanya up satu bab saja 😁😁😁🤗
Happy reading 🤗
__ADS_1
Happy Sunday
Best regard to your love one 🤗