
" Jadi wanita itu yang menjadi pasangannya ?" Gumam seorang wanita paruh baya sambil menatap lembaran-lembaran foto hasil jepretan kamera seorang pria yang ada dihadapannya.
" Sepertinya mereka sangat bahagia nyonya "
" Dan dia telah berani melupakan aku, orang yang selalu ada untuk nya disaat dia sedang kesusahan sewaktu ibunya menjadi gila " Wanita itu meremas foto-foto yang ada ditangannya.
" Dulu...Aku dan putriku lah yang selalu menghibur anak itu ketika wanita gila itu berhasil mempengaruhi Sean dan menghancurkan semua nya " Kenangnya.
" Apa yang akan kita lakukan kepada mereka Nyonya?" Pria itu mulai tertarik dengan apa yang ada didalam pikiran majikannya itu.
" Buat mereka membayar semua yang telah mereka lakukan, dan pastikan wanita itu merasakan akibatnya " Wanita itu menunjuk foto Shakira tepat diperut nya yang terlihat buncit.
Flashback on
Adegan percakapan Lewis dan Shakira malam itu tak lepas dari jepretan kamera dari seseorang yang telah mengintai mereka dari kejauhan.
Rupanya tuan Lewis sudah menikah....
Sayangnya posisi dimana dia mengambil foto tidak menangkap keberadaan Sultan dan Nico yang berada begitu dekat dengan Shakira dan Lewis. Bodoh nya lagi, sang pengintai tidak mengabadikan momen dimana Lewis pergi meninggalkan Shakira dan Sultan yang mendekat dan meraih pundak Shakira karena dia merasa handphone miliknya terus saja bergetar lalu memutuskan untuk menerima panggilan telepon tersebut.
Sepertinya sudah cukup banyak bukti kuat didalam foto ini.
Lalu pria itu pun bergegas membereskan kamera nya dan berlalu dari tempatnya.
Flashback off
***************************
Dari rencana semula untuk berlibur selama seminggu di kepulauan Maldives, dengan sangat terpaksa mereka harus mempercepat kepulangan nya kembali ke negara ZXY di hari ke lima mereka disana.
Selain karena kasus kematian ibu dari Lewis, Sultan dan Shakira juga merasa baby moon kali ini Gatot alias gagal total!
" Lain kali kita harus memerintahkan mereka secara tertulis untuk tidak ikut serta sayang "
Saat ini mereka sedang berada diatas pesawat.
Andai kata mereka tidak se rusuh itu jika berkumpul pasti akan dengan sangat senang hati Shakira mengajak serta Nico dan kawan-kawannya itu.
" Sepertinya akan sedikit sulit sayang " Kekeh Shakira.
Selama Nico masih menyandang status jomblo akut, dia pasti akan sedikit kesulitan untuk dapat melepaskan diri dari pengawasan nya.
Sementara di sudut yang lain, Lewis yang biasanya mengganggu Lexy hanya diam dan melemparkan pandangan nya ke arah luar jendela. Sesekali dia terlihat menghela nafasnya, sesekali dia terlihat mengusap wajahnya.
" Kenapa cowok Lo Lex?" Tig menyenggol lengan Lexy, wanita itu langsung menatap tajam kearah beruang Grizzly itu.
" Jangan mulai Tig! Gue lagi gak mood..." Lexy kembali memejamkan matanya.
__ADS_1
Sebenarnya dia merasa heran juga kenapa pria yang selalu saja mengganggu nya itu tiba-tiba menjadi pendiam.
" Kalian memang soulmate, sama-sama lagi mikirin apa tau..." Kekeh Tiger.
" Kenapa dia?" Luc melirik sekilas kearah Lewis lalu kembali menatap Nico
" Nanti gue ceritain kalo udah di markas " Nico mengusap dagunya.
" Sepertinya kita harus membantunya untuk memecahkan sesuatu " Lanjutnya.
Sementara diruangan yang berbeda Sultan masih melarang Shakira untuk bergabung bersama dengan kakak dan rekan-rekannya terutama Lewis. Pikiran nya sudah mulai tidak beres jika Shakira sedikit saja menyinggung tentang pria itu.
" Kau tak sedang memikirkan laki-laki itu kan sayang ?" Melihat Shakira yang berusaha memejamkan matanya.
" Hentikan bebe..." Shakira memijat keningnya
" Aku hanya ingin tidur, aku ngantuk " Lanjutnya, tak lama Shakira menguap.
" Tidurlah sayang..." Sultan mengecup kening wanitanya.
" Tapi jangan coba-coba untuk memimpikan dia " Lanjutnya ketus.
" Hmmmm...." Shakira hanya bergumam, kecemburuan suaminya itu kadang membuat nya kesal sendiri.
Sampai di bandara mereka sudah ditunggu oleh mobil-mobil pengawal yang menjemput mereka, Sultan dan Shakira menumpangi mobil yang dikendarai oleh Brian, Nico dan tim nya dijemput oleh sebuah Limosin sementara Lewis dijemput oleh Martin.
Martin langsung membawa Lewis ke apartemen nya.
" Liburan nya sangat luar biasa Martin " Jawabnya singkat.
" Martin...Sudah berapa lama kamu bekerja untuk kami ?"
" Kira-kira lima tahun yang lalu tuan, saya menggantikan posisi ayah saya "
" Beliau yang bekerja lebih lama untuk keluarga anda tuan " Lanjutnya
" Dimana ayahmu sekarang Mart?" Lewis terdengar antusias menanyakan keberadaan ayah dari Martin
" Kenapa anda tiba-tiba tertarik dengan ayah saya tuan?" Martin mengerutkan dahinya.
"Aku ingin bertanya satu hal penting kepadanya "
" Apa besok pagi aku bisa menemui ayahmu ?" Lanjutnya.
" Tentu saja tuan " Martin kembali memfokuskan pandangannya kearah laju mobil nya.
Sementara di Markas The Black Team tiga jam setelah mereka akhirnya sampai di mansion Sultan.
__ADS_1
" Jadi tadi itu kenapa?" Luc menagih janjinya kepada Nico.
Lalu Nico pun menceritakannya apa yang dia ketahui dari sang Adik Shakira tentang Lewis.
" Sejak kapan Lo percaya sama hal yang berbau takhayul Nic ?" Kekeh Luc.
" Tapi Lo gak bisa sepele in juga Luc " Tiger memberikan pendapatnya.
" Siapa tahu memang itu sebuah pertanda " Lanjutnya.
" Lex....Apa Lo menyimpan sesuatu dari kita ?" Nico melihat Lexy yang seperti sedang memikirkan sesuatu.
" Lo semua inget gak waktu si Lew hampir aja bakar apartemen nya?"
Tiger langsung mengangguk...
" Ya gue inget...yang waktu dia ketiduran itu kan?"
" Gue itu kebangun gegara denger suara teriakan dia, terus waktu di Maldives juga pas gue bangunin dia tidur tuh dia lagi teriak-teriak gitu deh " Kenang Lexy
" Jadi gimana? Apa kita bakal bantu dia?" Tanya Tiger
" Yang jelas gue gak bisa kalo kalian juga gak bisa " Ujar Nico
" Yang paling bakal ngerasa gak nyaman tuh pasti Lo Lex kalo kita putusin buat bantu dia " Lucas menatap wajah Lexy, dia mencoba mencari jawaban lewat perubahan pada garis wajah gadis itu.
" Kita bantu dia "
Entah terpaksa atau tidak tetapi Lexy mulai merasa kasihan dengan keadaan Lewis yang seperti itu.
" Gue tau dia gak bakalan nyaman dengan kondisinya yang kayak gitu " Nico masih ingat peristiwa yang menimpa adik tercinta nya Shakira.
" Dulu Shak juga sempat mengalami PTSD, gue sama Sultan sempat dibuat panik gara-gara peristiwa itu " Lanjutnya.
" Oke, jadi kita putusin buat bantu Lewis, mulai besok kita akan mencari tahu informasi tentang peristiwa ketika ibunya bunuh diri dulu " Nico kembali meneruskan kalimatnya.
" Apa kalian akan melupakan aku begitu saja tuan-tuan...?" Javier memasuki ruangan, pria tua itu sempat mencuri dengar apa yang sedang mereka perbincangkan saat dia akan memasuki ruangan tersebut.
.
.
.
To be continued 😉
Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘
__ADS_1
Happy reading 🤗
see you all tomorrow 😉😉