Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Dikerjain Beruang Grizzly


__ADS_3

Pada akhirnya Lexy tidak bisa lagi menyembunyikan sesuatu yang tadinya akan dia buat sebagai sebuah kejutan untuk suaminya, niat wanita itu untuk menemui Danny adalah untuk meminta dirinya membuat sebuah tatto kecil di pergelangan tangannya. Tatto tanggal pernikahan dirinya dan Lewis.


" Kebetulan anda sudah disini tuan Lewis, mau kah anda membuat tatto yang sama dengan istri anda?" Tanya Victor


" Itu akan sangat romantis sekali tuan " Sambung Danny disela-sela aktivitas nya menggambar tatto di pergelangan tangan Lexy


Lew ingat kata-kata Lexy tentang betapa terampilnya Danny membuat tatto hingga dia tidak merasakan sakit ketika proses pembuatan tatto berlangsung, dia pikir pasti suaminya pun sama. Apalagi selama pembuatan tatto berlangsung dia tidak melihat ataupun mendengar suara rintihan dari istrinya.


" Oke...Aku mau " Jawabnya begitu yakin.


Victor memulai membuat sketsa di pergelangan tangan putih nan halus mulus milik Lewis, dengan sangat hati-hati dia menggambarkan pola tersebut agar terlihat sama persis dengan gambar yang ada ditangan Lexy nantinya.


" Aaaahh..!! Apa kau mencoba untuk menyakiti ku hah!! "


" Kenapa rasanya perih begini!"


Lewis mencoba untuk menarik tangannya, tetapi ditahan oleh Victor.


" Ini pertama kalinya untuk anda tuan, rasanya pasti sedikit perih " Ujarnya tersenyum sambil tetap menggerakkan tangannya dengan lihai memainkan alat dipermukaan kulit tangan Lewis.


" Tapi ini sakit sekali!"


" Aaahh...!!" Pekik Lewis.


Sementara Danny dan Lexy menyunggingkan senyuman dan menggelengkan kepala mereka melihat drama yang tengah terjadi disamping mereka.


Danny menyelesaikan pekerjaan nya terlebih dahulu, dia mengoleskan gel dingin dipermukaan tatto lalu membungkusnya dengan plastik wrap agar tatto baru dipermukaan kulit Lexy tidak terkena debu.


" Kita akan punya tatto yang sama sayang " Lexy mendekati kursi yang ditempati oleh Lewis.


" Kamu boongin aku lagi! kamu bilang gak sakit, buktinya ini sakit banget Lex " Rengek Lewis seperti anak kecil yang sedang merengek kepada ibunya.


" Nanti juga gak sakit lama-lama " Kekeh Lexy.


Dia melihat Lewis sesekali menggigit bibir bawahnya menahan sakit akibat tusukan jarum kecil di pergelangan tangannya sambil meringis, sexy pikirnya.


" Cepatlah! Aku sudah tidak tahan lagi !" Pintanya kepada Victor, sementara Victor hanya menggelengkan kepalanya. Ini proses pembuatan tatto paling lucu pikirnya.


Dulu saat pertama kali Lexy meminta sang istri untuk membuatkan tatto Phoenix dipunggung nya, wanita itu bahkan tertidur pulas setelah beberapa saat Danny memulai. Memang pada saat itu Lexy sedang mabuk berat, tetapi untuk ukuran seorang wanita dia adalah wanita yang sangat kuat menahan rasa sakit nya.


" Hei! Cepat selesaikan pekerjaan mu!" Bentakkan Lewis membuyarkan lamunan Victor.

__ADS_1


" Sayang, jika kamu membentaknya terus mana bisa Victor melakukan pekerjaannya dengan cepat " Bisik Lexy.


" Aku sudah tidak tahan lagi sayang, rasanya sakit sekali " Lewis membenamkan wajahnya di ceruk leher Lexy saat wanita itu memeluknya.


" Wah...Wah...! Ada apa ini ?" Tig dan Luc tiba-tiba memasuki ruangan.


Sial!!! Ngapain beruang Grizzly itu pada kesini?!!-Lewis


" Gue baru tau kalo Lo ternyata cukup jantan juga Lew " Kekeh Tiger


" Brisik Lo Tig!" Teriak Lewis


" Wah masa tatto nya imut gitu Lew, bikin kayak punya si Lexy dong dipunggung nya " Sambung Lucas, dia mencoba untuk memanas-manasi pria yang sedang mencoba menahan rasa sakitnya hingga wajahnya terlihat lucu dimata Lucas.


" Nah itu baru cowok sejati " Tiger tidak mau kalah, dia mengedipkan sebelah matanya kearah sobatnya itu.


" Kalian berdua bisa diam gak sih!"


Tidak terima mendapatkan sindiran dari teman-teman gila nya, Lewis memutuskan hal yang akan sangat dia sesali dalam hidupnya.


" Lo pikir gue takut apa, cuma tatto segede gitu doang "


Lewis lalu memerintahkan Victor untuk membuatkan tatto burung Phoenix di punggungnya, sama seperti tatto milik istri tercintanya hanya lebih besar.


" Iya tuan Lewis, apa anda benar-benar yakin ?" Tanya Victor memastikan.


" Udah... Lakuin aja Vic " Kekeh Tiger


" Dia pasti kuat, Lo gak usah khawatir " Sambung Lucas.


" Lo kalo gak mau ngerasain sakit minum ini aja dulu " Tiger meraih sesuatu dari dalam tas ranselnya, lalu memberikannya kepada Lewis.


"Apa ini ?" Lewis mengerutkan keningnya.


" Ini minuman dewa, aman kok Lew " Tiger terlihat serius ketika mengatakan hal tersebut.


" Kita kalo lagi di tatto pasti minum ini, sakitnya gak bakalan kerasa " Lanjutnya.


Lexy membulatkan matanya, dia tahu apa yang Tiger maksud dengan minuman dewa.


" Lo gila apa Tig!"

__ADS_1


" Gak apa-apa sayang, biar aku punya tatto yang sama dengan mu " Ujar Lewis.


Dia lalu meminta Tiger agar membukakan botol minuman berbentuk tengkorak kepala manusia tersebut dan meminta kepada Lexy untuk menuangkan cairan berwarna hijau terang itu kedalam gelas sloki dan menenggaknya sekaligus.


" Aakkhhh...!" Pekiknya.


Aroma minuman itu begitu menggoda, wangi rempah dan akar kayu yang lembut dan mendominasi tidak akan membuat penikmat nya curiga betapa kuatnya alkohol yang terkandung didalamnya. Terbukti dengan yang dialami oleh Lewis saat ini, tenggorokan nya seperti terbakar! Tetapi entah mengapa dia menginginkan nya lagi.


" Jangan banyak-banyak Lew!" Lexy mencoba untuk mengingatkan. Pasalnya dia tahu benar jika Abshinte nama minuman itu merupakan minuman keras dengan kadar alkohol paling tinggi saat ini.


" Aku gak apa-apa sayang "


Nada suara Lewis sudah berubah, begitu pula dengan raut wajahnya yang memerah seketika.


" Kasih Lex " Tiger menuangkan minuman itu kembali kedalam gelas lalu memberikan nya kepada laki-laki yang sudah dalam keadaan mabuk saat ini. Lewis menerima nya kembali lalu menenggaknya sekaligus.


" Terimakasih beruang besar " Kekeh Lewis


" Hei...! Cepat bikinin tatto nya! Kenapa Lo diem aja hah!" Pintanya kepada Victor.


" As your wish tuan " Kekeh Victor, pria itu mengangkat kedua bahunya.


Saat dia meminta Lewis untuk merebahkan tubuhnya dalam posisi telungkup, pria itu sudah ambruk tak sadarkan diri sambil berbicara tak menentu. Gelak tawa dari Tiger dan Lucas menggema diruangan yang tidak terlalu luas itu.


" Brengsek lo berdua!" Bentar Lexy


" Lo tinggal menyelesaikan nya secara adat nanti kalo dia bangun Lex " Lucas tergelak. Dia lalu melakukan tos dengan Tiger karena merasa puas telah berhasil mengerjai si pria cantik itu.


" Salah dia sendiri udah nyangka yang enggak-enggak sama Lo Lex " Kekeh Tiger


Mendengar perkataan Tiger, dia langsung ingat kejadian tadi saat Lewis berteriak-teriak memanggil nama Danny Seketika dia tertawa bersama dengan mereka yang ada didalam ruangan itu.


Maafkan aku sayang...-Lexy


.


.


.


To be continued 😉

__ADS_1


Satu episode sebelum persiapan hari terakhir acara...


Untuk kalian pembaca setia novel ini 😘🤗


__ADS_2