Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Virus Hot Daddy


__ADS_3

Jika kita berbicara tentang cinta dan kebahagiaan maka saat ini di mansion Sultan lah tempatnya, kebahagiaan mereka seakan lebih utuh dengan hadirnya Aiden.


Bahkan Daddy baru ini yang sebelumnya merasa kehadiran Aiden sebagai pengganggu, saat ini justru dia selalu merindukan kehadiran anak itu disampingnya. Sultan sering kali pulang lebih awal dari kantor karenanya.


" Nic...Gue kena virus ! " Sultan menyenderkan tubuhnya senderan kursi kerjanya


" Jangan bikin ulah " Ujarnya sinis, pasalnya dia sudah tahu akal-akalan sahabatnya ini jika dia ingin pulang sebelum waktunya.


Hampir setiap hari Nico harus memutar otaknya membuat jadwal ulang untuk pertemuan-pertemuan mereka dengan para klien, jika hanya urusan meeting di kantor itu bisa di serahkan kepada Lewis atau bahkan kepada dirinya sendiri.


" Cih...Lo udah ketularan virus Javier Nic, lama-lama Lo jadi kaku kayak papan kayu "


" Gak usah banyak bacot! Sebentar lagi kita harus menemui tuan Malik pemilik perusahaan trading itu "


" Dia udah berkali-kali minta dibuatkan jadwal pertemuan " Lanjutnya.


" Cih...Gue males ketemu orang itu Nic, dia itu kerajaan nya ngajakin gue clubing " Sultan memutar bola matanya.


" Temuin aja dulu, gue juga pengen tau maunya bocah itu "


Setelah berusaha untuk memaksa Sultan akhirnya mereka pergi menemui Malik di Levington Club, Sultan malas jika harus mengikuti keinginan Malik untuk menemui nya di club yang lain.


" Tuan Sultan Zayid Athalah! Lama tidak berjumpa dengan anda " Malik menyambut kedatangannya dengan antusias.


" Hentikan omong kosong mu itu Malik, katakan apa maumu " Sultan membalas pelukan sang Casanova dengan malas, lalu mendudukkan dirinya di sofa.


" Makin sombong aja rupanya tuan Sultan ini " Kekeh Malik.


Benar saja apa yang Sultan sudah prediksi jika laki-laki itu sudah kembali mengajaknya untuk pergi ke Diamond.


" Tuan Malik saya mohon dengan sangat untuk tetap pada tujuan awal Anda bertemu dengan tuan Sultan hari ini " Nico berusaha untuk tetap tenang padahal dia sudah sangat jengah dengan perilaku orang yang sedang berbincang dengan Sultan saat ini.


Sultan sendiri sudah mulai terlihat gelisah, dia ingin segera menyudahi pertemuan nya dengan Malik.


" Oke, jadi kamu mau kan mempertimbangkan kembali bentuk kerjasama kita ?" Malik menyodorkan berkas-berkas yang harus Sultan pelajari.


" Oke akan aku pelajari dulu " Sultan mengambil berkas-berkas dari tangan Malik dan memberikannya kepada Nico.


Tanpa ingin lebih lama lagi berada ditempat itu, Sultan berpamitan kepada Malik yang masih berusaha untuk menahannya disana.


" Aku masih banyak urusan yang harus aku selesaikan Malik, mungkin lain kali " Sultan beranjak dari duduknya dan setelah bersalaman dengan pria itu, dia bergegas menuju mobilnya bersama dengan Nico.


" Lo udah puas kan? Sekarang anterin gue balik...Gue kangen sama Aiden " Pintanya pada Nico.

__ADS_1


Tanpa memperdulikan perkataan Sultan, Nico meraih handphone nya dan menghubungi teman-teman nya di markas dan mulai melajukan mobilnya perlahan keluar dari halaman gedung itu.


" Joe, cari tahu siapa Malik Browser pemilik perusahaan Browser Trading, secepatnya ya " Nico mengakhiri sambungan telponnya.


" Lo denger gak sih apa yang gue bilang Nic!" Sultan kesal karena perkataan nya tidak digubris oleh Nico.


" Dasar bucin akut! Selain bucin sekarang apa lagi??"


" Sekarang lagi kena virus hot Daddy Nic " Kekeh Sultan sambil memainkan alis matanya.


.


.


" Loh kok udah pulang Bebe?" Shakira melihat jam di dinding kamar yang masih menunjukkan pukul 12 siang.


" Mana Aiden?" Sultan mengedarkan pandangannya mencari keberadaan bayi mungil yang biasa tidur dipangkuan istrinya. Biasanya jam segini dia sedang menyedot asi pikirnya.


" Aku baru saja meletakkan nya di box bayi "


" Jangan mengganggunya sayang " Lanjutnya. Shakira melihat gelagat Sultan yang sudah akan mendekati bayi mungil yang baru saja tertidur.


" Aku merindukan nya sayang, boleh yah aku tidur dengan Aiden?" Pinta Sultan dengan memohon.


Bahagia karena sang istri tercinta mengijinkan nya untuk tidur siang bersama dengan bayi mungilnya, dia dengan senang hati melakukan perintah Shakira. Secepat mungkin Sultan membersihkan tubuhnya lalu kembali ke atas tempat tidur dan meminta Shakira agar memindahkan Aiden disampingnya.


Tak lama Sultan pun tertidur pulas dengan Aiden di sampingnya.



Kembali ke kantor


" Sultan mana?" Lewis mencari keberadaan Sultan saat Nico kembali ke kantor tanpa ada dia bersamanya.


" Dia gak bisa balik ke kantor Lew " Nico menghela nafasnya


" Lo temuin klien-klien yang minta ketemu jam 2 sama jam 5 nanti bareng gue " Lanjutnya


" Bukannya mereka minta ketemu sama Sultan langsung?" Lewis sedikit kecewa karena tadinya dia akan mengajak Lexy untuk makan malam bersama, tetapi sepertinya harus dia undur karena tidak mungkin dia bisa kembali tepat waktu.


" Gak perlu, toh mereka cuma pengen proposal kerjasama mereka masuk ke perusahaan ini "


" Memangnya kenapa dia gak balik ke kantor Nic?"

__ADS_1


" Dia lagi kena virus " Jawabnya asal


" Apa??!! "


" Kenapa bisa Nic?" Lanjutnya masih tidak percaya


" Bisa lah, lagi musim virus itu sekarang"


" Lo jangan bikin gue takut Nic! Gue masih belom sempet pergi berbulan madu sama Lexy "


" Lo juga bakal ketularan kayaknya Lew " Kekeh Nico, satu hal yang paling disukai pria besar ini adalah menjahili temannya yang satu ini.


" Jangan bikin gue tambah takut brengsek!"


" Emang kenyataannya begitu Lew, survei mengatakan bahwa virus ini akan menjangkiti para pria yang sudah menikah apalagi punya anak "


" Gak mungkin Nic! Itu mustahil! Dari mana survey konyol itu hah ??"


" Joe yang bilang, dia juga bilang virus ini tidak akan bisa disembuhkan "


" Apa nama virus itu Nico!! Gue harus pergi ke rumah sakit sekarang!"


" Gue gak mau kena virus gak jelas yang Lo bilang itu "


" Virus Hot Daddy " Jawab Nico sambil tergelak puas.


" Anjirrr sialan lo! Gue doain Lo bakal jadi jomblo karatan!!!" Pekik Lewis


Pasti tuan Lewis dikerjain lagi sama tuan Nico -Siska


Wanita ini mengurungkan niatnya untuk mengetuk pintu guna memanggil Nico karena ada seseorang yang tengah menunggunya diruang tamu, dia memutuskan untuk meminta sang tamu untuk menunggu sementara disana.


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak...am back!


🤗😘😉

__ADS_1


__ADS_2