
Lewis semakin tergelitik untuk menanyakan siapa artis yang telah melukis di beberapa titik ditubuh Lexy itu, semakin dia melihat gambar-gambar ditubuhnya apa lagi disekitar wilayah pribadinya semakin membuat pria itu merasa cemburu berat.
Tapi dia masih perawan malam itu, apa mungkin dia mengijinkan seorang pria menyentuh tubuhnya??
" Sayang...Tatto mu bagus sekali, siapa yang membuat nya?" Lewis menyentuh dengan lembut sebuah tatto bergambar bunga mawar merah berduri tepat di bawah pusar wanita itu.
" Danny yang bikin... Emangnya kenapa? Kamu mau juga?" Jawabnya tanpa rasa bersalah sedikitpun.
" Danny?? Siapa dia?" Lewis mencoba untuk menyembunyikan perasaan nya.
" Dia temanku, dia artis tatto paling hebat sepanjang masa " Ucapnya bangga
" Apa ini sakit?"
" Engga... Danny tuh paling jago mainin tangannya, sentuhan tangan terampil nya bikin aku mau terus bikin tatto "
Tiba-tiba dada Lewis terasa begitu sesak, kepalanya terasa berdenyut. Didalam kepalanya tergambar jelas bagaimana orang itu memainkan tangan terampil nya ditubuh milik sang istri tercinta nya.
" Are you oke Lew? Kamu pucat " Lexy menempelkan punggung tangannya dikening dan leher Lewis.
" Aku baik-baik aja sayang, aku hanya butuh istirahat sebentar " Jawabnya lemah letih dan lesu.
" Owh oke... Istirahat lah, aku akan membuatkan mu minuman hangat " Lexy beranjak dari tempat nya dan berlalu meninggalkan Lewis yang masih asik dengan pikirannya sendiri.
Semenjak kejadian itu Lewis terlihat lebih banyak diam ketika berada didekat istri nya, dan entah mengapa pria itu seperti enggan untuk menyentuh tubuh sang istri. Lewis lebih banyak menghindar untuk sekedar menatap kearah tubuh istrinya itu.
Kenapa dia? Biasanya paling seneng nyosor kalo gue abis mandi...-Lexy
Lexy berpikir sikap diam suaminya itu dikarenakan kesibukan yang semakin meningkat semenjak dia ditunjuk langsung oleh Sultan sebagai salah satu orang kepercayaan nya.
" Sayang... Aku akan pulang telat hari ini "
Pagi hari saat Lexy dan Lewis sarapan bersama, saat ini mereka sudah menempati mansion baru hadiah pernikahan dia Sultan dan Bima.
" Kok tumben?" Tanyanya masih sedikit enggan
" Hhmmmm...Nic minta aku buat dampingin Joe hari ini " Lexy memasukan potongan buah kedalam mulutnya.
" Kamu gak apa-apa kan Lew?" Lexy mencoba untuk memastikan sikap diam sang suami selama beberapa hari ini.
" Aku baik-baik saja sayang " Lewis tersenyum irit.
Sultan tampak menyadari perbedaan sikap dari partner kerja nya selama beberapa ini, dia memutuskan untuk menanyakan hal itu secara langsung.
" Kok Lo gak asik sih beberapa hari ini? " Sultan menatap Lewis
" Lo ada masalah?"
" Gak tau gue bingung " Jawab Lew asal.
" Maksud Lo?"
__ADS_1
" Lo pernah tau gak istri Lo pernah disentuh orang apa gak?"
Sultan menajamkan tatapan matanya ke arah Lewis, dia langsung paham dengan apa yang laki-laki ini maksudkan
" Pernah, dan Nic membunuh pria itu " Jawabnya dingin.
Kok udara jadi dingin gini yah..-Lewis
" Maksud gue..." Lewis mencoba untuk menarik kembali pertanyaan nya.
" Gue mau tanya sesuatu sama Lo " Sultan menghela nafasnya
" Lo pernah di jamah atau menjamah gadis lain dulu lew?"
" Kalo Lo pernah melakukan hal itu, apa hak Lo mempertanyakan kesucian istri Lo sendiri?"
Deg!
Jawaban Sultan sangat menohok jantung Lewis, seketika rasa bersalah menyeruak didalam dirinya. Pria itu menghela nafasnya berat, bersamaan dengan itu Nico memasuki ruangan.
" Kenapa muka Lo kusut gitu? " Nico melirik Lewis yang terlihat tengah memainkan gawai nya.
" Ya Lex ?"
Mendengar Nico memanggil nama sang istri melalui sambungan telepon nya, pria itu langsung menatap kearah pria besar itu.
" Owh... Oke..."
Nico segera mengakhiri sambungan telponnya bermaksud untuk memberikan laporan terbaru kepada Sultan, tetapi Lewis memotongnya.
" Apa itu tadi istriku Nic? Apa yang dia katakan?"
" Lexy bilang mau bikin kejutan buat Lo "
" Siapa Danny ?" Lewis mengerutkan keningnya
" Owh...Rahasia " Kekeh Nico.
" Katakan padaku Nic! Siapa dia?!"
" Lo kenapa sih? Kayak cewek lagi PMS tau gak?!" Nico mulai kesal
" Apa dia artis tatto??" Lewis mulai menebak, dia bisa membaca raut wajah Nico yang mengatakan ya!
" Dimana dia Nic?! Dimana studionya??!!" Lanjutnya semakin memaksa.
Dengan sangat terpaksa Nico memberi tahukan dimana studio dari orang yang bernama Danny itu, Lewis ingin sekali memberikan pelajaran kepada orang itu karena telah berani menjamah tubuh istrinya. Dan dia sudah bisa memastikan bahwa saat ini orang itu sudah pasti akan menjamah kembali tubuh istrinya.
Secepat kilat Lewis meninggalkan ruangan itu.
" Kenapa Lo gak bilang kalo si Danny itu perempuan Nic? Lo gak liat apa reaksi dia barusan?" Sultan mengerutkan keningnya
__ADS_1
" Biar tau rasa tu bocah cantik " Nico tergelak
Lewis melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, dia sudah sangat ingin sampai ditempat itu secepatnya dan memergoki aksi mereka dengan mata kepalanya sendiri.
Sampai di depan sebuah gedung, Lewis menepikan mobilnya lalu bergegas memasuki gedung itu.
" Dimana Danny?!" Tanpa basa basi Lewis bertanya kepada seseorang yang sedang berdiri dibelakang meja konter.
" Anda siapa?" Tanya pria yang dipenuhi tatto di lengan dan leher hingga ke wajahnya.
" Katakan padaku dimana Danny?!" Lewis semakin meninggikan intonasi suara nya.
Mendengar suara ribut-ribut didepan Danny menghentakkan aktivitas nya.
" Huh..Ganggu banget sih.."
" Bentar yah Lex "
Lexi beranjak dari posisinya, dia seperti mendengar suara suaminya didepan sedang berteriak memanggil Danny.
" Sayang ...Apa yang kamu lakukan disini?" Lexy mengerutkan keningnya.
" Mana si Danny Lex! "
" Aku akan membuat perhitungan dengannya!"
" Untuk apa?" Lexy semakin bingung, apalagi orang yang disebutkan namanya sedang berdiri disampingnya.
" Karena dia telah berani menyentuh tubuh mu!"
Seketika Lexy tertawa terbahak-bahak
" Owh Lew....Kenalkan ini Danny " Lewis menarik suaminya untuk mendekat
" Dan itu adalah suaminya Victor " Lanjutnya sambil terkekeh.
" What??!!!"
" Jadi.... Danny itu..."
" Iya...saya seorang wanita tuan Lewis " Kekeh Danny
.
.
.
To be continued 😉
Satu episode sebelum acara dimulai 😘
__ADS_1