Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Jebakan Betmen


__ADS_3

" Apa kau yakin kita akan menghadiri pesta itu sayang?" Sultan masih berdiri didepan cermin, dia masih ragu dengan keputusan nya untuk menghadiri undangan pesta ulangtahun Thalita secara langsung.


" Ya...Kau harus menghadiri nya sayang untuk menghormati tuan Abraham yang secara khusus mengundang langsung dirimu " Shakira mengoleskan sentuhan terakhir di bibirnya. Lipstik dengan warna merah sangat kontras dengan make-up nya yang dibuat natural.


" Owh...Kamu cantik sekali sayang, apa kamu yakin kita akan pergi sekarang?" Sultan meraih pinggang ramping Shakira dan menariknya kedalam pelukannya.


" Aku gak akan rela jika ada banyak mata yang akan memandang mu bebe.." Sultan memandang lekat wajah cantik Istrinya itu.


" Sepertinya kita harus segera berangkat sayang, sebelum aku membangunkan adikmu dibawah sana " Shakira terkekeh. Dia juga harus mengontrol detak jantung nya sekarang, tatapan mata sang suami akan membuat nya terlena jika dia biarkan lebih lama lagi.


Sexy eyes....


Flashback on


" Nona Shakira, tuan Abraham dan nona Thalita ingin bertemu dengan tuan muda " Siska memberi tahu lewat sambungan telepon.


" Oke Siska terimakasih, tolong minta mereka untuk menunggu saya segera akan menemui mereka " Shakira meletakkan kembali gagang telepon nya.


" Siapa sayang...? " Sultan tengah fokus menatap layar PC nya


" Tuan Abraham dan nona Thalita ingin bertemu dengan mu sayang, seperti mereka ingin memastikan kedatangan mu ke acara pesta itu " Shakira mengelus bahu sang suami ketika dia menghela nafasnya kasar.


" Aku akan menemui mereka, hmmm..." Shakira mengecup pipi dan bibir sang suami sebelum berlalu dari hadapannya.


" Tiga menit sayang..." Sultan kembali fokus dengan PC nya.


" Selamat siang tuan Abraham, nona Thalita " Shakira menyapa dan menjabat tangan keduanya dengan ramah. Lalu mempersilahkan mereka untuk duduk.


" Selamat siang nona Shakira, apa kami bisa menemui tuan muda mu?"


" Tuan muda sedang tidak bisa diganggu tuan, ada yang bisa saya bantu tuan Abraham?"


" Mengenai undangan untuk menghadiri acara ulang tahun anak saya Thalita nona, kami bermaksud untuk memastikan kedatangan beliau "


" Kami akan usahakan untuk menghadiri nya tuan, apa ada pesan yang lebih khusus untuk saya sampaikan kepada tuan muda ?"


" Bisa kah kau mengusahakan agar dia datang sendiri ke pestaku?" Thalia menyela pembicaraan


" Itu akan sangat sulit nona, keselamatan beliau merupakan prioritas kami " Shakira menarik kedua sudut bibirnya.


" Maksud mu pestaku tidak aman untuk beliau hadiri begitu?!" Thalita meremas ujung pakaian blouse nya.

__ADS_1


" Maksud nya adalah keamanan, keselamatan dan kenyamanan beliau merupakan protokol utama kami "


" Kami mengerti nona, maafkan atas kelancangan anak kami " Abraham menyentuh tangan Thalita, memberitahu secara tidak langsung kepadanya untuk diam.


Lalu pria itu memberitahu alasan kenapa kedatangan Sultan akan sangat dinantikan di acara tersebut, dia juga mengundang beberapa kolega nya dan berencana untuk mengenalkan mereka kepada Sultan secara langsung.


Sebenarnya alasan itu kurang masuk akal menurut Shakira karena selama ini semua rekan bisnis Athalah Corp akan lebih mudah untuk menemui Sultan secara langsung melalui dirinya.


BRAK!


" Shakira...Tiga menit mu sudah selesai satu menit yang lalu, kenapa kamu tidak menghiraukan panggilan telepon ku?!" Sultan berkata sambil melangkahkan kakinya mendekati Shakira.


" Maafkan kami Sultan, kami terlalu lama menahannya " Abraham membungkukkan badannya perlahan.


" Apakah anda tahu hukuman apa yang akan saya berikan jika dia meninggalkan saya lebih dari tiga menit??" Sultan menarik salah satu sudut bibirnya.


Terimakasih pak tua, karena mu aku akan dengan senang hati menghukum istriku didalam kamar...


" Apakah masih ada yang akan anda sampaikan?!" Lanjutnya


" Kami benar-benar mengharapkan kedatangan mu di acara pesta lusa nak "


" Baiklah, aku dan Shakira akan memenuhi undangan pestamu itu tuan Abraham "


" Selamat siang tuan dan nona, Siska akan mengantarmu ke luar "


Sultan menarik tangan Shakira keluar dari ruangan itu dan meminta Siska untuk melakukan tugasnya.


Flashback off


Dan disini mereka sekarang, berada diantara ratusan orang yang tengah menghadiri acara pesta megah tersebut.


Tentunya kehadiran Sultan disana telah menjadi trending topik acara itu, banyak diantara mereka yang menjadi kan pesta ini sebagai ajang untuk sekedar bertemu dan menyapa anak dari pemimpin Levington Club itu.


Kapan lagi kan bisa sebebas ini berada dekat dengannya?? Tak terkecuali dengan Thalita dan Abraham yang terus saja mencoba untuk mendekati Sultan.


" Sayang...Aku bosan " Bisik Sultan ditelinga Shakira.


" Bersabarlah bebe, aku akan memberimu hadiah nanti..." Shakira membalas bisikan Sultan lalu menghembuskan nafas ditelinga pria itu, yang sontak membuat Sultan semakin mengeratkan genggaman tangannya.


Orang-orang yang mengelilingi mereka masih terus mengajak Sultan untuk berbincang meski pria itu terlihat tidak begitu antusias mendengarkan nya, apalagi setelah apa yang sang istri lakukan ditelinga nya pikiran nya sudah entah kemana.

__ADS_1


Tiba di acara puncak Abraham meminta semua orang untuk bersulang demi kebahagiaan putri tercintanya, dia mulai memerintahkan para pelayan untuk menyodorkan gelas-gelas berisi champagne kepada tamu yang hadir.


" Terimakasih atas kedatangan anda semua di pesta ulangtahun anak kami Thalita, mari kita bersulang untuk kebahagiaan nya " Abraham mengacungkan gelasnya.


" Sebelumnya, saya ingin bersulang disamping pria yang begitu berarti bagi saya " Thalita menyela, dia lalu berjalan mendekati Sultan.


Semua mata memandang ke arah nya.


" Sayang...Mau kah kau bersulang bersama ku?" Gadis itu menyunggingkan senyuman licik dibibir nya, dia berpikir saat ini merupakan saat paling baik untuk membuat semua orang berpikir bahwa dia adalah pasangan dari Sultan.


Sultan mengerutkan keningnya, salah satu tangannya mengepal sempurna. Ini merupakan sebuah penghinaan baginya, dan yang paling penting adalah dia tidak mau ada kesalahan pahaman dimata khalayak pesta.


Jika dengan Shakira, Sultan sangat memahami pola pikir wanitanya itu toh sang istri yang mengurus semua urusannya. Dia tahu benar dengan siapa saja dirinya bertemu, bahkan handphone miliknya saja dia serahkan kepada Shakira.


Shakira menahan Sultan agar tidak mengeluarkan amarahnya, wanita ini ingin agar image Sultan tetap baik dimana tamu yang hadir disana.


Thalita memberikan gelas yang dia pegang kepada Sultan, dan dengan sangat terpaksa pria itu menerima nya.


" Untuk kebahagiaan kami " Thalita membuat gelas milik nya beradu dengan gelas yang telah dipegang oleh Sultan dan langsung menyesapnya, diikuti oleh para tamu pesta.


Sultan merasa ragu untuk menyesap gelas itu, dia lalu menukarnya dengan gelas yang ada ditangan Shakira. Sekilas terlihat kekesalan diwajah Thalita, sepertinya usahanya akan kembali sia-sia.


Tak begitu lama Sultan melihat wajah sang istri yang tiba-tiba pucat, dia seperti sedang menahan sesuatu pada dirinya.


" Sayang...Apa kamu sakit??"


Shakira menggelengkan kepalanya, dia berusaha untuk menyunggingkan senyumnya kepada Sultan. Tetapi tubuh Shakira tiba-tiba oleng, secepat kilat Sultan menahan nya.


" Shakira...!!!"


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘


Happy reading 🤗

__ADS_1


__ADS_2