Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Menghilangnya Sultan & Shakira


__ADS_3

Setiap tiga tahun sekali Levington Club akan mengadakan sebuah acara rutin yang akan dihadiri oleh para anggota club yang terdiri dari pengusaha- pengusaha besar dari berbagai negara. Ada yang berbeda dari agenda pertemuan akbar kali ini selain sebagai ajang pertemuan rutin bagi para pebisnis lama dan baru, dikabarkan bahwa sang pemimpin yang memiliki nama dengan inisial B akan ikut menghadiri pertemuan kali ini.


Ini merupakan sebuah kabar yang sangat baik bagi seluruh anggotanya, karena setelah satu dekade lebih akhirnya sang pemimpin yang ditunggu-tunggu akan hadir juga di acara itu. Sama halnya dengan yang dirasakan oleh Gerry dan Lewis, adik kakak beda ibu yang pada akhirnya menggabungkan bisnisnya itu terlihat sangat antusias untuk menghadiri nya.


Flashback on


Sebulan setelah kejadian ledakan mobil yang terjadi tak jauh dari Levington Club, Gerry dan Lewis akhirnya meresmikan bergabung nya perusahaan mereka. Meski Gerry masih belum yakin dengan kondisi para korban nya, karena hingga saat ini pun Marco masih belum juga menemukan keberadaan mereka tetapi dia tetap melancarkan aksinya demi tujuan utamanya yakni menyaingi bisnis Athalah Corp.


Bahkan saat ini mereka berhasil melakukan merger dengan beberapa perusahaan pesaing Athalah Corp.


" Kau lihat Lew, sebentar lagi perusahaan kita sama besarnya dengan mereka " Gerry memperlihatkan deretan angka dilayar laptop milik nya kepada Lewis.


" Baguslah jika sekarang kamu sudah mulai mengerti bagaimana cara membesarkan bisnismu Ger..." Lewis menyunggingkan senyumnya


" Apa kau sudah mendapatkan kabar terbaru dari saingan mu itu?" lanjutnya


" Sialan...Kenapa sih kamu itu pintar sekali membuat mood kerjaku menjadi buruk??" Gerry mendengus kesal, pasalnya sampai saat ini pun Marco tidak mengetahui keberadaan mereka sama sekali. Bahkan perusahaan yang dipimpinnya nya pun saat ini dijalankan oleh Javier tangan kanan Bima langsung.


" Aku hanya mengingatkan mu Ger, kau terlalu ceroboh saat itu " Lewis beranjak dari duduknya, dia berjalan menuju jendela dinding kaca diruangan itu dan mengedarkan pandangannya keluar dari sana.


" Dan dalam dua Minggu ini pertemuan rutin Levington Club akan kembali digelar dan kabarnya sang pemimpin akan hadir di sana kali ini " Lewis menatap Gerry sekilas dan kembali membuang pandangannya keluar dinding kaca besar itu.


" Bukankah itu berita bagus Lew, ini kesempatan untuk kita mendekati orang itu... Siapa tahu dia mau menerima proposal kerjasama yang akan kita ajukan nanti " Gerry menumpang kan kakinya, dia memainkan kursi yang dia duduki.


" Ayah akan menghadiri acara itu, kau jaga sikap mu selama acara berlangsung...Ini bukan acara gala dinner yang biasa kita hadiri Ger, bahkan cara mu menelan minuman anggur nanti akan menjadi perhatian bagi mereka " Lewis kembali ke tempat duduknya


Flashback off


Sementara jauh di benua bagian timur.


" Asisten pribadi mu sungguh cantik dan pintar Sultan " Maharani memperlihatkan gerak gerik Shakira dari jauh, saat ini mereka sedang berada di salah satu perusahaan milik Athalah Corp yang ada di negara XY.


" Berhenti memerhatikan nya tante, kau akan membuat nya semakin salah tingkah " Sultan memberikan senyuman nya kepada Shakira saat wanita itu meliriknya.

__ADS_1


Shakira memang merasa tidak percaya diri saat berdekatan dengan Maharani, diusianya yang tidak muda lagi wanita itu masih terlihat sangat cantik dan segar.


" Jadi apa tante benar-benar harus menghadiri acara itu Sultan?" Rani menyesap minuman anggur yang dituangkan oleh Shakira.


" Terimakasih Shak " Ujarnya kepada wanita cantik itu. Shakira menganggukkan kepalanya pelan.


" Iya Tante, sepertinya Jav telah merencanakan sesuatu untuk acara kali ini " Sultan memberikan beberapa lembar kertas kepada tantenya.


" Apa kita akan pergi bersama?" Rani memeriksa berkas-berkas yang diberikan oleh keponakan nya.


" Sepertinya tidak Tan, besok kami harus ke negara UA untuk bertemu dengan tuan Maleeq...Ada beberapa hal penting yang harus kami bicarakan "


" Kau yakin kondisi mu sudah benar-benar pulih?" Rani menatap Sultan dengan penuh selidik


" Tante jangan khawatir, aku baik-baik saja tan " Sultan memasukan semua berkas yang diberikan oleh tantenya itu kedalam sebuah map berwarna coklat.


" Baiklah tante, sampai jumpa malam nanti...Kami pergi dulu " Sultan beranjak dari duduknya, pria itu memberikan tas kerjanya kepada Shakira lalu mereka berpamitan kepada Maharani.


" Bukankah ini hikmah baik yang kita dapatkan dari peristiwa itu tuan?" Shakira tersenyum, dia memindahkan tangan Sultan yang sudah mulai nakal menggelitik tangan asisten pribadi nya itu.


" Ya ..ya ..Kau sudah mulai pintar sekali sekarang, aku penasaran apa aja sih yang diajarkan Jav kepada mu ??" Sultan menyentil hidung Shakira, dia ingin menciumnya tetapi Shakira memberikan kode kepada laki-laki itu agar menjaga sikapnya karena ada sopir didepan mereka.


" Dia tidak akan berani melihat nya Shak..." Ujar Sultan sedikit memaksa. Tiba-tiba jendela penghubung antara kabin depan dan belakang tertutup.


" Kau lihat, bahkan Ryan memberikan privasi pada kita " Sultan terkekeh, pipi Shakira memerah seketika.


" Hentikan tuan, kau membuatku geli " Shakira tidak bisa diam karena pria itu menciumi leher jenjangnya.


" Aku suka dengan wangi tubuhmu itu Shak.. Apa Jav juga yang menyuruh mu memakai parfum ini saat bersamaku?" Ucapnya ditelinga Shakira, Wanita itu memalingkan wajahnya kehadapan Sultan.


" Kau mulai nakal tuan " Shakira tergelak, Sultan tak juga menghentikan aksinya menggelitik lehernya dengan hidungnya


" Kau yang nakal Shak...Kau bahkan telah berani mencuri ciuman pertamaku! Rasakan ini " Sultan semakin berani menjahili asisten pribadi nya itu, dia sangat suka mendengar suara tawa wanita itu.

__ADS_1


" Apa kau yakin itu ciuman pertamamu tuan?? Shakira menggodanya, bajunya sekarang sudah sedikit berantakan karena ulah Sultan yang tak hentinya menjahili dia.


" Hei nona, aku bahkan masih ingat saat jantungku hampir copot karena ulah mu itu " Sultan kembali melancarkan aksinya, Shakira kembali tertawa karena ulah Sultan.


" Apa kau suka?" Kembali Shakira menggodanya, wanita itu sangat senang melihat perubahan wajah sang majikan yang tiba-tiba memerah karena malu.


Dimana-mana sang laki-laki lah yang akan mencuri ciuman pertama wanitanya, tetapi berbeda dengan Sultan dimana Shakira lah yang telah berani mencuri ciuman pertama nya.


" Kau sangat nakal Shak...Kau tak boleh melakukan hal itu dengan siapapun! Ingat itu nona! " Shakira tertawa, dia menertawakan Sultan yang tiba-tiba terlihat cemburu saat itu.


" Kemarilah..." Pinta Shakira tersenyum. Dia menarik dasi yang dikenakan pria itu, Shakira bisa merasakan deru nafas Sultan diwajahnya.


" Kau milikku Shak..." Sultan membalas tatapan mata wanita yang saat ini tengah menatap lekat dirinya.


Perlahan Sultan mulai menautkan bibirnya, Shakira membiarkan pria itu menjelajah nya disana lalu wanita itu menyudahi nya sejenak memberikan kesempatan kepada keduanya untuk menarik nafas.


" Usaha yang bagus tuan..."


Belum sempat Sultan membantahnya, bibirnya sudah dibekap oleh bibir milik Shakira.


Sultan akhirnya pasrah saat wanita itu melakukan apa yang dia mau dan menikmati nya.


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘


Happy reading 🤗

__ADS_1


__ADS_2