Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Sonografi Obstetrik


__ADS_3

Shakira dibuat pusing dengan ulah papa mertua dan suaminya juga kakaknya dan Javier saat dirinya akan memeriksakan kehamilannya kerumah sakit, Dokter Madison sudah memberikan jadwal pemeriksaan kehamilan Shakira sebulan yang lalu.


" Mama...tolong aku.." Shakiraa memeluk sang mama.


" Kita akan pergi sebentar lagi, Brian sudah menunggu kita didepan " Bisik Kinanti.


Sementara ke-empat pria dewasa dihadapan mereka masih mempermasalahkan dengan siapa Shakira akan pergi, bagaimana caranya agar sampai disana dengan aman hingga sampai ke perdebatan dimana posisi tempat duduk didalam mobil harus dimodifikasi agar aman bagi ibu hamil.


Saking fokusnya mereka terlibat dalam perdebatan mereka yang tak kunjung mendapatkan titik temu, mereka baru menyadari jika Shakira dan Kinanti sudah tidak ada ditempat nya saat Sultan memanggil nama Istrinya itu.


" Dimana mereka!? "


Seketika mereka membubarkan diri, mencari keberadaan ratu dan permaisuri yang kini lenyap entah kemana.


Javier menghubungi seseorang melalui panggilan telepon saat matanya tidak menemukan keberadaan mobil yang biasa dipakai sang nyonya.


" Dimana kamu??!"


" Apa??!"


" Tunggu kami!" Javier mengakhiri sambungan telponnya sepihak.


" Kau menemukan mereka Jav ?" Sultan mendekati Javier, pria itu terlihat begitu risau.


" Nona dan nyonya sudah dalam perjalanan menuju rumah sakit "


Javier bergegas menuju halaman depan dimana mobilnya berada diikuti oleh para majikannya, sementara Nico memutuskan untuk menggunakan sepeda motornya.


Sementara diruang dokter Madison.


Shakira telah berada diatas ranjang pemeriksaan dengan posisi terlentang, perlahan dokter Madison menaruh cairan gel diatas perutnya lalu memulai proses pemeriksaan nya.


Ultrasonografi atau yang lebih dikenal dengan istilah USG adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan suara ultra yang digunakan untuk mencitrakan organ internal dan otot, ukuran mereka, struktur dan luka patologi. Sonografi Obstetrik biasa digunakan ketika dalam masa kehamilan ( sumber: Wikipedia )


" Ini adalah kantung janinnya " Dokter Mady mulai menggerakkan alatnya diatas perut Shakira.


" Hallo mahluk kecil..." Kinanti merasa terharu melihat kehidupan kecil semakin bertumbuh disana. Air matanya terlihat menggenangi kelopak matanya.


" Owhhh....Dia terlihat sangat menggemaskan mama "


Samar-samar terdengar suara keributan diluar ruangan dokter, lalu tiba-tiba seseorang membuka pintu ruangan dan dalam sekejap ruangan yang tadinya sepi menjadi sangat ramai dengan kehadiran 4 orang pria rusuh.


Masing-masing dari mereka bersikukuh siapa yang boleh dan tidak boleh masuk kedalam ruangan itu untuk mendampingi Shakira.

__ADS_1


" Hallo dokter, maafkan atas kedatangan kami " Javier menganggukkan kepalanya kepada tiga orang yang sedang menatap mereka.


" Dokter, aku adalah suaminya jadi aku yang lebih berhak berada didalam ruangan ini kan?" Sultan menatap wajah sang dokter dengan penuh harap.


" Aku kakaknya dok, aku juga berhak kan dok?"


" Aku papa mertuanya, dan aku pemilik rumah sakit ini jadi aku lebih berhak kan dokter Madison?" Tatapan Bima paling mengintimidasi menurut sang dokter.


Satu-satunya pria yang tidak menuntut haknya untuk berada didalam ruangan itu adalah Javier, pria ini terlihat begitu tenang dalam posisi nya seperti nya dia sudah sangat yakin jika dialah yang paling berhak untuk berada didalam sana.


" Kalian bisa diam tidak?!" Kinanti menekan setiap kata dalam kalimat nya.


Well pembaca yang budiman, ada pepatah yang mengatakan jika sang suami adalah seorang pemimpin dalam keluarga tetapi apakah anda semua tahu jika sang istri adalah seorang pengambil keputusan yang sangat benar??? Ingat! Sangat benar, tidak menerima pengecualian.


Terbukti saat ini ketika Kinanti mengeluarkan sebuah kalimat pendek, situasi didalam ruangan hening seketika.


" Silahkan dilanjutkan dokter " Lanjutnya dengan ramah kepada dokter Mady yang sempat menghentikan pemeriksaan nya.


Sementara Shakira menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya berusaha untuk menahan tawanya.


Brian mengendarai mobil yang ditumpangi oleh Kinanti dan Shakira, sementara Javier tetap mengendarai mobil yang ditumpangi oleh Bima dan Sultan atas permintaan yang terdengar seperti sebuah keputusan mutlak dari Kinanti.


" Mama...Dia sangat lucu sekali " Shakira masih tetap memandangi foto hasil USG nya.


" Iya sayang...Kamu harus menjaga kesehatan mu dengan baik agar dia tumbuh sehat disana " Kinanti membelai rambut Shakira, gadis itu tengah menyenderkan kepalanya di bahu ibu mertuanya.


Sampai dengan selamat di mansion Sultan Kinanti mengantarkan Shakira masuk ke kamarnya, lalu memintanya untuk beristirahat. Ketika wanita itu melangkah kan kakinya keluar pintu kamar, disana dia sudah mendapati empat orang biang rusuh tadi dalam keadaan tertunduk.


" Kamu, masuk kamar!" Titah Kinanti kepada anak semata wayangnya. Tanpa mengucapkan sepatah katapun, Sultan memasuki ruangan itu. Sebelumnya Dia mengejek tiga orang yang masih berdiri disana dari arah belakang mamanya dengan menunjukkan wajah sedihnya, lalu tertawa tanpa suara.


" Aku bisa melihat mu bocah nakal!"


Sultan langsung lari masuk kedalam kamar dan menutup pintunya seketika, dia tahu perkataan mamanya itu diperuntukkan kepada nya.


" Dan kalian, lanjutkan pekerjaan kalian sekarang juga " Titah Kinanti kepada Javier dan Nico. Dua orang itu pun melengos pergi.


Beruang Grizzly dan pria sadis takut sama kucing betina...ha..ha...ha...-Bima


" Aku tahu apa yang ada dikepala mu itu!" Kinanti seperti seorang cenayang yang bisa membaca pikiran orang lain saat ini.


" Jadi hentikan sebelum...."


" Owh sayang... Rasanya sudah lama kita tidak menikmati momen romantis kita " Bima memotong pembicaraan sang istri dengan rayuannya sebelum kucing lucu ini berubah menjadi seekor cheetah. Dia melingkarkan tangannya di pinggang sang istri tercinta nya lalu mengecup keningnya.

__ADS_1


" Sepertinya kita harus kembali ke mansion utama " Lanjutnya, merangkul bahu Kinanti dan mengajaknya pergi menuju kamarnya.


Sementara dua pasang mata tengah asik mengamati mereka dari kejauhan sambil menahan tawanya.


*Anda selalu paling hebat nyonya - Javier


Gila! The power of emak-emak emang nyata!- Nico*


Kembali ke kamar Sultan.


Shakira dan Sultan tengah asik mencuri dengar percakapan Kinanti dan Bima dari balik pintu, mereka menutup mulut mereka yang menganga dengan kedua tangannya selama kedua orangtua mereka berada diluar sana.


" Sang penguasa ternyata kalah telak ditangan permaisurinya " Kekeh Sultan


" Huss! Gak boleh gitu sayang "


" Kenapa? Memang kenyataannya begitu "


Sultan dan Shakira kembali ke tempat tidur nya.


" Sesama anggota bucin akut gak boleh saling menghina " Shakira tergelak, wanita itu tertawa hingga menjatuhkan tubuhnya di atas kasur.


" Kamu udah berani yah..." Sultan mulai mengunkung tubuh sang istri, saat ini posisinya berada diatas tubuh Shakira dengan beban tubuh menumpu di kedua lengan dan lututnya.


" Apa kamu bilang tadi?? Bucin akut?? Pasti si beruang Grizzly yang udah ngajarin kamu kan??" Sultan menarik salah satu sudut bibirnya, sementara Shakira menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


" Kamu harus aku beri hukuman bebe..."


Dan terjadilah pergumulan panas antara keduanya.


Waktu nya nengokin dedek bayi...-Sultan


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘


Terimakasih karena sudah menjadi pembaca setia novel ini.

__ADS_1


Salam cinta seluas cakrawala untuk kalian semua nya 🤗🤗🤗❤️❤️❤️


See you all tomorrow 😘


__ADS_2