Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Bonus Chapter 2 Pesta Pernikahan Fenomenal


__ADS_3

" Ini adalah hal yang normal tuan Sultan..."


" Apa katamu? Normal?!"


" Yang benar saja dokter! Istriku bilang rasanya mulas!"


" Iya tuan, itu artinya bayi didalam perut istri anda sehat "


Dokter Mady sedikit kesal karena perkataan nya di serobot oleh Sultan, dia tetap menyunggingkan senyumnya sambil memasukan kembali peralatan medis nya kedalam tasnya.


" Sayang...Aku sudah bilang, aku tidak apa-apa " Shakira meraih tangan suaminya.


Bagaimana mungkin dia tidak apa-apa pikir Sultan.


Lalu dokter Madison kembali menjelaskan mengenai tumbuh kembang janin didalam perut ibunya, Sultan terlihat begitu serius mendengarkan semua perkataan dokter itu.


Ya Tuhan...Seberat itu kah perjuangan istriku dan mamaku? Aku mungkin tak akan sanggup menjalani semua itu...Tapi mereka terlihat bahagia...


Tiba saat dokter Mady menerangkan proses kelahiran bayi secara normal, Sultan sontak membelalakkan matanya.


" APA??!!"


Perlahan penglihatan pria itu semakin gelap.


.


.


.


Seminggu kemudian


" Apa mereka sudah siap?" Nico bertanya kepada Siska yang masih mondar mandir dari kamar rias pengantin.


" Lima menit lagi " Jawab Siska


" Oke, pastikan mereka bersama-sama menuju singgasana, ketiga mempelai pria sudah menunggu "


Siska mengangguk dan kembali ke dalam ruang rias pengantin.


" Nona-nona, acara akan segera dimulai "


Satu persatu para pengantin wanita dijemput oleh para bodyguard yang akan mendampingi mereka menuju panggung dimana para pengantin pria sudah menantikan kehadiran mereka untuk menyambut kedatangan para tamu, setelah sebelumnya mereka akan menjalani proses pengucapan janji sehidup semati.


Diluar para awak media mendapatkan tempat khusus untuk mereka meliput pesta pernikahan paling fenomenal tahun ini.


Proses pengikatan janji sehidup semati sudah terlaksana dengan khidmat, masing-masing dari mereka telah menyematkan cincin pernikahan mereka dijari manis mereka masing-masing. Kini saatnya mereka menyambut para tamu yang akan memberikan ucapan selamat kepada mereka.


Ada yang unik dari sesi ucapan selamat ini, para tamu pria hanya diperbolehkan untuk menjabat tangan mempelai pria sementara tamu wanita diperbolehkan untuk memeluk para pengantin wanita juga menjabat tangan para pengantin pria.


" Shakira sayang...! Akhirnya..." Jordan memeluk sahabatnya Andromeda diikuti oleh Brandon. Shak tentu saja dengan senang hati memeluk kedua sahabatnya itu.

__ADS_1


Hampir seluruh tamu disana menahan nafasnya melihat adegan yang terjadi diatas panggung.


" Sepertinya kita telah melakukan kesalahan besar Jord..." Brandon menyadari keheningan yang terjadi secara tiba-tiba.


" Apa kita telah melakukan kesalahan Shak?" Jordan menatap wajah cantik sahabatnya itu, dan setelah mereka menatap wajah ketiga pengantin pria dia baru menyadari kesalahan fatal yang telah mereka lakukan.


" Sebaiknya kita segera pergi dari sini " Jordan dan Brandon terkekeh geli, sementara ketiga pengantin wanita berusaha untuk menahan tawa mereka masing-masing melihat kekonyolan yang dilakukan oleh dua sahabat Shakira tersebut.


"Siska!" Pekik Sultan, wanita yang sedang berdiri tak jauh dari mereka menghampiri Sultan secepat kilat.


" Ganti pakaian istriku !" Lanjutnya.


" Owh ayolah bebe...Mereka sahabat kita " Kekeh Shakira, wanita itu langsung mengalungkan tangannya dileher sang suami yang terlihat begitu cemburu.


" Aku tidak mungkin meninggalkan tempat ini sekarangkan mi amor?" Lanjutnya manja.


" Baiklah... Baiklah... Demi dirimu sayang..." Pria itu langsung menyambar benda kenyal berwarna merah yang ada dihadapannya.


Para tamu yang hadir kembali bisa bernafas lega melihat Sultan yang sudah ditaklukkan oleh pawang nya.


Sontak peristiwa tersebut menjadi pusat perhatian para tamu yang hadir dan para awak media yang meliput jalannya acara.


" Dasar bucin akut !" Gumam Nico, pria itu tetap siaga mengawasi sekitarnya dibantu oleh anak buahnya dan tentu saja The Black Team tetap yang memantau mereka dari kejauhan.


Sejam berlalu para pengantin wanita sudah terlihat tidak nyaman dengan kaki mereka, sepatu yang mereka kenakan memang harganya sangat fantastis! Tetapi karena memang model sepatu yang mereka kenakan berhak tinggi, lama-lama kaki mereka pun terasa sangat pegal.


Apalagi Shakira yang tengah berbadan dua.


Mengerti dengan permintaan Maharani, wanita itu bergegas menuju belakang panggung untuk memerintah anak buahnya agar membawakan apa yang dia minta agar tidak terdengar oleh ketiga pengantin pria.


" Bebe sebaiknya kamu duduk " Pinta Sultan. Untuk kesekian kalinya Shakira kembali duduk karena memang dia mudah sekali lelah, terlebih saat ini dia sudah merasa tidak nyaman dengan kakinya.


" Apa kamu pegal? Apa kaki mu sakit ?" Menyadari sang istri yang meringis saat dia kembali duduk, sementara kedua pasang pengantin yang lain masih tetap menyambut para tamu yang berdatangan untuk memberikan ucapan selamat.


" Tidak apa-apa sayang..." Shakira mencoba menenangkan suaminya.


" Bagaimana mungkin tidak apa-apa.." Sultan mengangkat sedikit dress panjang Shakira, bermaksud untuk melihat kondisi kakinya.


" Kakimu bengkak sayang...!" Sultan sesegera mungkin melepaskan sepatu yang dikenakan istrinya.


Efek kartu domino pun langsung terjadi, Javier dan Lewis langsung meminta istri-istri mereka untuk duduk agar mereka bisa melihat kondisi kaki istri mereka masing-masing.


" Siska...!!!" Pekik Javier dan Lewis hampir bersamaan.


Ya Tuhan...- Maharani


Owh my God!"- Lexy


Para bodyguard yang mengatur para tamu langsung menghentikan mereka untuk menaiki panggung, sementara Siska berlari kecil untuk memberikan sandal kepada ketiga wanita yang saat ini tengah terduduk.


" Maafkan aku lama nona " Bisiknya kepada Maharani.

__ADS_1


Berbeda dengan Sultan, laki-laki itu langsung membopong tubuh Shakira membawanya ke ruangan khusus yang disediakan untuk para pasangan pengantin beristirahat.


" Bebe...Acara belum selesai "


" Aku tidak mau kaki mu semakin sakit sayang" Terlihat aura kekhawatiran diwajah laki-laki itu.


" Nico! Panggilkan dokter Mady " Pintanya melalui alat komunikasi.


" Ada apa dengan adikku brengsek !" Nico memasuki ruangan itu. Dia memang langsung mengikuti Sultan saat matanya melihat adik ipar nya itu membopong tubuh Shakira.


" Kakinya bengkak !"


" Aku tidak apa-apa kak...Nanti juga hilang sendiri " Shakira mulai khawatir.


Wanita itu sangat paham jika dua orang ini sudah mengkhawatirkan dirinya maka keadaan akan semakin kacau.


" Apa kamu sudah memanggil dokter itu?!" Tanya Sultan, kesal dengan ulah Nico yang malah menghampiri istrinya.


" Kau saja yang memanggilnya !"


" Gak mau! Jangan dekati istriku dasar beruang Grizzly!"


" Cepat panggilkan dokter Mady!" Sambung nya.


Ceklek.


Pintu terbuka dan Kinanti memasuki ruangan, parahnya wanita itu datang dengan Bima. Shakira sudah memijat keningnya yang terasa semakin berdenyut.


"Ada apa ini?" Kinanti menghampiri menantunya.


" Apa kami sakit sayang ?"


Owh my God mama....apa yang mama katakan????


Shakira menatap sang mama dengan pandangan memohon.


" Sakit...???!!!!"


Bima, Sultan dan Nico membelalakkan matanya


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘


Happy reading 🤗

__ADS_1


__ADS_2