
Jika ada yang bertanya kenapa Lewis lebih keren penampilan nya dari pada Sultan? Alasan adalah karena dulu laki-laki itu sempat menjadi bad boy saat dia menginjak usia remaja, sementara Sultan tidak pernah sama sekali. Dulu Sultan cenderung culun dan pemalu, itu kenapa Nico hadir didalam hidup nya, dialah yang menjadi malaikat penyelamat baginya sejak dulu.
Dan semenjak Lewis bertemu dengan Lexy, jiwa bad boy nya kembali hadir. Lewis yang sempat berubah menjadi pribadi yang dingin, kaku dan angkuh karena peristiwa yang dialaminya ketika masih kecil berubah kembali menjadi dirinya sendiri setelah berhubungan dengan Lexy.
Berbeda dengan Sultan yang sejak dulu memang terkesan culun, meski memang sifatnya suka seenaknya, sombong, dingin dan angkuh, Sultan berubah menjadi tangguh setelah dia bertemu kembali dengan Shakira.
Keinginan Sultan untuk bisa melindungi dan membahagiakan gadis itu mendorong dirinya untuk melakukan banyak sekali perubahan, dengan bantuan Javier dan Nico juga Shakira tentunya.
Kehidupan mereka semakin bahagia dengan hadirnya para malaikat kecil sebagai penerus generasi mereka masing-masing, Aiden dan Keenan. Usia Aiden satu tahun lebih tua dari Keenan, tetapi meski demikian mereka terlihat seperti anak dengan usia yang sama apalagi setelah usia mereka beranjak remaja.
Aiden kini berusia 15 tahun, dia mempunyai dua adik perempuan yang sangat dia sayangi. Kaylee adik kandungnya, dan Jenna anak dari pasangan Nico dan Siska. Kedua gadis itu lahir hampir bersamaan, mereka bahkan lahir di rumah sakit yang sama dengan ruangan yang berbeda.
Keenan yang sekarang ini berusia 14 tahun juga mempunyai adik, adiknya seorang laki-laki bernama Jared yang usianya hanya terpaut beberapa bulan saja dari Kaylee dan Jenna. Jared lahir dua bulan sebelum kedua gadis yang kini berusia 10 tahun itu lahir ke bumi.
Sementara Javier dan Maharani memutuskan untuk tidak memiliki momongan, dengan pertimbangan usia mereka yang sudah lanjut ketika mereka menikah dulu. Kehidupan mereka begitu bahagia bersama di benua bagian timur bumi ini, mereka dikelilingi oleh banyak anak asuh dari panti asuhan yang mereka dirikan bersama.
" Mom...Pulang sekolah nanti aku akan langsung bermain dirumah Keenan " Ujar Aiden ketika mereka sedang menikmati sarapan pagi bersama.
" Apa kalian akan bermain game itu lagi boy?" Tanya Sultan.
" Yeah Dad...Hari ini aku akan mengalahkan nya lagi " Kekeh Aiden
Aiden
Keenan
" Kau harus liat hasil ciptaan uncle Joe yang baru, dia bikin game baru yang gak kalah seru boy "
" Beneran Dad?? Kapan aku bisa lihat Dad??"
" Nanti kalo udah selesai Daddy pasti bawa kalian ke kantor "
" Udah...Udah ..Nanti kalian terlambat " Shakira memasukkan kotak bekal kedalam tas Aiden.
" Dimana anak - anak perempuan kita sayang ?"
" Am here Dad, maaf aku terlambat bangun " Kaylee tersenyum dan menghampiri mommy dan Daddy nya juga kakak tersayang nya lalu mendaratkan ciuman di kedua pipi mereka.
__ADS_1
Kaylee
" Aku terlambat....Aku terlambat...!" Jenna berlari menuju ruang makan, dikejar oleh Siska yang membawakan tas sekolah anak gadisnya itu.
Semalam Kaylee dan Jenna bergadang bersama menyelesaikan tugas prakarya mereka.
Jenna
" Pelan-pelan sayang, nanti kamu terjatuh " Pinta Shakira.
" Putrimu itu Siska, mirip sekali dengan mu..." Kekeh Sultan. Dia mengingat dulu ketika Siska pernah terlambat masuk kerja, dia pun sama seperti Jenna berlari menuju meja kerjanya dengan membawa tas kerja dan setumpuk kertas.
Setelah meresmikan pernikahan mereka, Sultan meminta kepada Nico untuk tetap tinggal di mansion sesuai dengan keinginan sang istri. Mereka menempati sayap kiri mansion besar tersebut.
" Morning Dad...Mom " Memeluk dan mencium kedua pipi Shakira dan Sultan
" Morning Kay...Morning Kak " Memeluk dan mencium kedua pipi saudara-saudara nya.
" Makan dulu, baru kalian boleh berangkat " Titah Shakira sambil menyodorkan satu piring pancake dengan saus coklat kehadapan Jenna.
Selesai mengurusi orang-orang yang mereka cintai dan mengantarkan mereka ke pintu depan mansion, Shakira dan Siska kembali ke ruang tamu. Sekarang giliran mereka memanjakan perut mereka dengan makanan yang mereka sukai.
" Its oke Siska, Jenna anakku juga...Kau tidak usah mengkhawatirkan hal itu "
" Dan stop memanggil ku dengan sebutan nona, panggil namaku saja...Kau sudah tidak bekerja untuk suamiku bukan? Kau kakak ipar ku..." Shakira tergelak.
Sementara itu disebuah sekolah ternama di kota itu, dimana Aiden dan Kaylee juga Jenna dan Keenan serta Jared bersekolah bersama.
Jared
" Adik lo itu ngalahin Lo buat dapetin cewek Keen " Kekeh Aiden
" Tutup mulut lo " Keenan melewati Aiden saat dia akan menaruh tas nya didalam loker. Kebetulan letak loker mereka berdampingan, sementara Jared dan kedua adik Aiden berjalan berbelok menuju gedung kelas mereka.
" Lo udah kerjain tugas?" Tanya Aiden sambil mengeluarkan buku-buku pelajaran nya.
" Astaga!! Mampus gue lupa !" Keenan menepuk keningnya sendiri.
" Kebiasaan Lo yah lupa ngerjain tugas " Aiden menyerahkan buku tugas miliknya.
__ADS_1
" Salin buruan!" Titahnya.
Meski usia mereka terpaut satu tahun, tetapi Aiden dan Keenan satu kelas. Dulu ketika Aiden mulai masuk sekolah Keenan memaksa orang tuanya untuk memasukkan dirinya dikelas dan sekolah yang sama dengan Aiden, bahkan anak itu sampai sakit karena awalnya Lewis dan Lexy tidak menuruti kemauan nya.
Masuk kedalam kelas, Keenan buru-buru menyalin tugas dari buku Aiden. Kalau berbicara tentang kepintaran, jelas Aiden lebih unggul dari pada Keenan. Aiden selalu menduduki peringkat pertama disekolah nya sama persis seperti Sultan dulu, tetapi meski begitu mereka tetap menjadi idola disekolah mereka.
Banyak gadis-gadis yang mengidolakan mereka termasuk kakak kelas mereka. Pernah satu ketika ada beberapa orang kakak kelas mereka yang mengejar-ngejar Aiden dan Keenan, mereka yang belum paham dengan urusan cinta sempat dibuat pusing dengan ulah para gadis yang usianya berada diatas mereka itu.
" Kumpulan tugas kalian !" Miss Gladys guru yang terkenal killer itu memasuki ruangan.
Satu persatu dari mereka mulai menaruh buku-buku tugas mereka ke atas meja Miss Gladys, termasuk Aiden.
" Keenan!" Teriak wanita tua itu.
" Mana buku tugasmu?!" Pintanya dari depan ruangan kelas.
" Aku sudah mengumpulkan nya Miss " Ucap Keenan santai.
" Apa kamu yakin?" Gladys menatap tajam kearah pemuda tampan tersebut.
" Sangat yakin Miss "
" Bagus! Sekarang kita lihat apakah jawaban mu sama persis dengan Aiden seperti dulu atau tidak " Gladys mulai mencari buku tugas milik Keenan diantara tumpukan buku yang ada didepannya.
Glek...
Keenan menelan salivanya dengan susah payah, pasalnya tadi dia benar-benar menulis sama persis dengan apa yang ditulis oleh Aiden.
*Alamat dikurangi lagi uang jajan sama mami ...-Keenan
Mampus gue kena amuk daddy lagi...- Aiden*
.
.
.
To be continued 😉
Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘
Happy reading 🤗
__ADS_1
Happy Friday 🤗🤗🤗