
Sehari sebelum penjemputan
" Nic...Apa yang akan lo lakuin setelah ini? " Luc akhirnya memberanikan diri untuk menanyakan hal tersebut kepada sahabatnya itu, dia tahu Nico sudah tidak lagi bergabung di kesatuan marinir.
" Gue akan selalu berada dibelakang mereka Luc " Yang Nico maksudkan adalah Sultan dan Shakira. Ini semua atas permintaan Javier kepada dirinya, pria paruh baya itu bahkan menuangkan nya dalam sebuah bentuk perjanjian dulu setelah dia melepaskan almamater nya itu.
" Owh i see...Jadi Lo akan kembali ke rumah itu lagi ?" Tig menimpali. Dia mulai menyantap sarapan paginya, setumpuk pancake dengan sirup mapel diatasnya dan segelas perasaan jeruk segar.
" Dan anda semua tuan-tuan...Nona " Javier menganggukkan kepalanya kepada Lexy.
Kedatangan pria itu telah mengejutkan keempat manusia yang sedang menyantap sarapan paginya yang sedikit kesiangan.
" Maafkan telah mengganggu acara sarapan kalian tuan-tuan dan anda nona..."
" Saya yakin kalian semua telah puas menikmati masa liburan kalian " Jav menghela nafasnya lalu menarik kursi makan yang paling ujung.
" Kini saatnya kalian harus kembali " Jav mulai terlihat serius
" Pengacara kami akan segera menghubungi anda bertiga tuan Lucas, tuan Tiger dan anda nona Lexy untuk mengurus berkas-berkas yang perlu kalian tanda tangani "
" Bagaimana jika kami menolak nya tuan ?" Lexy memberanikan diri untuk bertanya.
" Maka anda akan berada diluar perlindungan kami, itu artinya kami tidak akan lagi bertanggungjawab atas resiko yang akan kalian dapatkan dari kejadian sebelum ini " Jav menarik salah satu sudut bibirnya.
" Dan saya yakin anda tidak akan menginginkan hal itu nona Lexy, apalagi dengan latar belakang anda di kesatuan "
Intonasi suara Javier mungkin terdengar biasa saja, tetapi kata-kata yang keluar dari mulutnya mengandung arti yang sangat dalam bagi mereka bahkan terdengar seperti sebuah ancaman ditelinga Lexy.
" Sahabat kalian Nico telah memilih kalian bukan tanpa sebab, berterimakasih lah kepadanya karena dia telah menyelamatkan kalian dari kehidupan tanpa tujuan " Jav berdiri dari duduknya.
" Say tunggu satu jam dari sekarang tuan-tuan dan anda nona "
" Selamat menikmati sarapan pagi kalian " Jav berlalu meninggalkan ruangan itu.
Tiga bulan berada dalam pengasingan telah membuat ketiga sahabat Nico berpikir bahwa setelah ini mereka mungkin akan kembali ke kehidupan nya yang dulu, meski awalnya Tig sempat bersemangat akan kembali beraksi bersama ketiga sahabat nya itu.
Tig yang hanya menjadi petugas keamanan disebuah Club malam, Lucas menjadi kepala keamanan disebuah mall dan Lexy yang berkeliaran di sembarang tempat karena wanita itu tidak pernah bisa lama bekerja di satu tempat.
__ADS_1
Dapat mereka bayangkan jika mereka harus kembali ke kehidupan mereka yang dulu yang tidak jelas kemana arah tujuan masa depan mereka, mereka pikir mungkin mereka akan berakhir dengan kehidupan membosankan dan mungkin juga akan menjalani masa tua yang menyedihkan.
" Diantara kami bertiga, Lo memang yang paling benar menjalani kehidupan mu Nic " Luc menghela nafasnya
" Lalu kenapa Lo putusin buat keluar dari kesatuan Nic? " Lanjutnya
" Aku hanya ingin menebus semuanya kepada adikku Luc, dia udah mengalami kehidupan pahit selama gue meninggalkan nya dulu " Nico menghabiskan sisa makanan di piringnya.
" Terus gimana sama masa depan Lo sendiri ?" Lexy bertanya lalu menyuapkan sisa makanan ke mulutnya.
" Ini akan menjadi masa depan gue Lex, Lo bakal mengerti setelah lo bergabung nanti "
Nico menyudahi acara sarapan paginya dengan menghabiskan jus jeruk yang ada dihadapannya, dia lalu beranjak dari duduknya diikuti oleh ketiga temannya.
Mereka akan mempersiapkan diri untuk kepulangan nya.
" See you again Hawaii...." Teriak Tig saat dia akan menaiki pesawat jet pribadi yang membawa mereka ke pulau ini tiga bulan yang lalu.
Tig dan ketiga sahabat nya tidak akan pernah melupakan saat-saat mereka menghabiskan waktu selama itu ditempat ini.
" Selamat bertemu kembali tuan-tuan " Ucap Peter sang pilot pesawat.
Tak lama dua orang pramugari cantik menghampiri mereka untuk memasangkan sabuk pengaman dan memastikan nya terpasang dengan benar.
Javier duduk berhadapan dengan Nico dilorong sebelah kanan sementara Luc dan Lexy duduk di lorong samping kiri bersebalahan dengan mereka, Tiger dia memilih untuk duduk terpisah dari mereka dengan alasan dia ingin menikmati penerbangan kali ini tanpa ada gangguan dari siapapun.
Pesawat take off tanpa ada kendala sama sekali, tetapi tidak bagi Tiger yang terlihat begitu tegang sama seperti waktu mereka akan take off dulu. Dia berpegangan pada sandaran kursi dan merapalkan doa-doa serta menutup rapat matanya, pria itu bisa bernafas sedikit lega ketika pesawat sudah mengudara di angkasa.
Tak lama dua pramugari cantik tadi menghampiri mereka dengan membawakan berbagai minuman dan camilan kecil.
" Bagaimana kondisi adikku Jav ?"
Salah seorang pramugari menuangkan whiskey keatas es yang sudah ada didalam gelas Nico dan Javier.
" Terimakasih nona "
" Kondisi adikmu sudah jauh lebih baik, dia sudah kembali seperti sediakala " Lanjutnya
__ADS_1
" Sultan? Bagaimana kabar sahabat ku itu? Dia hanya merespon panggilan telepon dariku sesekali, apa dia sesibuk itu?" Nico mulai menyesap minuman nya.
" Tuan muda sedang asik dengan aktivitas barunya, akhir-akhir ini beliau sangat fokus menjalani nya "
" Aktivitas apa itu? Apa adikku juga terlibat didalamnya ?" Nico mengerutkan keningnya
" Sepertinya begitu, peristiwa terakhir kali ini membuat tuan muda berfikir lebih jauh mengenai keselamatan dirinya dan nona "
" Kau akan melihat nya sendiri nanti, aku sengaja tidak memberi tahukan kedatangan kalian kepada mereka " Lanjutnya.
Perjalanan kali ini terasa lebih singkat dibandingkan perjalan mereka menuju pulau Hawaii tiga bulan yang lalu, tak terasa pesawat yang mereka tumpangi sudah akan mendarat di bandara internasional negara ZXY tanah kelahiran mereka.
Tadinya Tig akan melakukan aksi sujud nya di landasan, tetapi dia terpaksa mengurungkan niatnya karena dia tidak mau image nya buruk dimata Javier.
ZXY....Am back !!
Benar apa yang dikatakan oleh Jav perihal aktivitas baru yang dilakukan Sultan sahabatnya, sesampainya di mansion pria itu langsung mengajak mereka untuk ke ruang olahraga dimana sang tuan muda sedang melatih otot-otot tubuhnya didampingi oleh seorang pelatih pribadi. Mereka juga melihat Shakira sedang melakukan hal yang sama hanya disudut yang lain.
Jav melarang mereka untuk bergabung, dia mengajak mereka untuk kembali ke ruang utama dimana mereka meninggalkan barang-barangnya dan meminta mereka untuk segera beristirahat.
" Kenapa adikku berlatih sendirian Jav?" Nico merasa prihatin melihat adegan yang baru saja dilihat nya .
" Itu karena tuan muda hanya mengijinkan kita berdua untuk mendampingi latihan nona "
" What???!"
" Tuan muda tidak mengijinkan seorang pun untuk melatih nona kecuali kau dan aku Nic " Jav menarik kedua sudut bibirnya.
Apa yang terjadi dengan mereka berdua selama gue gak ada disini??
.
.
.
To be continued 😉
__ADS_1
Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘
Happy reading 🤗