Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Lewis Melahirkan


__ADS_3

Sembilan bulan berlalu kini kandungan Lexy tengah memasuki usia masa persiapan persalinan, atas saran dari Shakira wanita itu selain rajin mengikuti yoga khusus untuk ibu hamil jiga rutin melakukan jalan pagi.


Sultan juga sudah mulai mengurangi beban kerja Lewis agar sahabatnya itu bisa menjadi suami siaga untuk Lexy dengan lebih banyak menemani istrinya itu.


Satu yang masih menjadi kebiasaan Lewis, pria itu masih tetap menjadi bayi besar untuk Lexy. Dia belum bisa menghilangkan kebiasaan nya untuk menyusu, meski sudah melakukan berbagai macam cara tetap saja aktivitas yang sudah menjadi candu baginya ini sulit untuk dihilangkan.


" Kalo udah punya baby bisa berhenti kali yah sayang menyusu nya " Lewis mengelus punggung sang istri yang sudah sering terasa pegal.


" Hemmmhh...Mungkin saja, kenapa?"


" Aku kasian sama kamu nanti kalo aku gak bisa berhenti "


Meski tangannya mengelus punggung istrinya tetapi tatapan matanya tetap tertuju pada dua gundukan yang semakin besar yang ada disampingnya, Lewis menelan salivanya dengan susah payah.


" Sayang...."


" Hheeemmm??" Lexy menjawab sambil memejamkan matanya merasakan kenyamanan usapan tangan suaminya dipunggung nya.


" Mau ini..." Lewis menekan pelan salah satu gunung kembar sang istri dengan telunjuknya.


" Katanya tadi mau berhenti ?" Lexy membuka matanya dan langsung melihat sorot mata memohon dari Lewis, terlihat lucu dan menggemaskan pikirnya.


" Nanti aja berhenti nya, mau ini sekarang..." Lewis memajukan bibirnya, pria itu menahan tangisnya.


" Ya udah...Sini..." Tidak tega melihat wajah memelas sang suami, akhirnya Lexy membiarkan Lewis untuk mendapatkan apa yang di inginkan nya.


Clurp..


Dengan rakus Lewis mulai menyedot salah satu ujung gunung kembar milik Lexy dengan sebelah tangannya memainkan areola disebelahnya.


" Sshh...Jangan kencang-kencang sayang " Lewis mengusap pelan rambut suaminya.


Tak lama berselang Lewis tiba-tiba merasa perutnya begitu tidak nyaman, secepat kilat dia melepaskan tangan yang sedang bermain di areola milik Lexy dan memegang perutnya yang semakin sakit sementara mulutnya semakin kencang menyedot.


" Lepas sayang...Perih " Lexy mencoba untuk melepaskan mulut Lewis dari ujung payu***anya.


" Aaaakkhhh...." Lewis memekik sambil terus memegangi perutnya.


" Sakit sayang....Sakit! Perutnya sakit " Lewis berguling diatas ranjang sambil memegangi perutnya

__ADS_1


" Lew...Kamu kenapa? " Lexy mulai panik


" Sebaiknya kita ke rumah sakit " Lexy beranjak dari duduknya, dia berjalan dengan hati-hati menuju arah pintu kamar dan memanggil salah satu pelayan nya.


" Iya nyonya ?"


" Minta sopir untuk segera bersiap, dan tolong bantu tuan Lewis masuk kedalam mobil "


" Baik nyonya " Pelayan laki-laki itu bergegas membantu Lewis untuk menuju mobilnya diikuti oleh Lexy.


" Nyonya sepertinya air ketuban anda pecah !" Salah satu pelayan wanita yang membantu memapah tubuh Lexy melihat ada rembesan air dari bagian bawah tubuh majikannya.


" Kita harus bergegas menuju rumah sakit " Lanjutnya.


Sampai di rumah sakit Lewis dan Lexy dilarikan ke ruang unit gawat darurat, Lexy tetap berada disamping suaminya yang masih merintih menahan rasa sakit diperut nya. Tak lama dokter Madison menghampiri Lexy dan langsung memeriksa bukaan pada jalan lahirnya.


" Apa anda merasa mulas nyonya ?" Mady mengerutkan keningnya, masalahnya di bukaan yang ke 9 ini dia melihat Lexy yang masih tenang.


" Tidak dok...Tolong suami saya dok, perutnya sakit " Pinta Lexy kepada Madison, dia tidak tega melihat Lewis yang lama-lama berteriak akibat sakit diperut nya.


" Nyonya ..Bayi anda sudah akan lahir, sebaiknya kita bersiap-siap "


" Tapi aku belum merasakan mulas dok "


" Tidak apa-apa nyonya, ikuti saja instruksi saya " Dokter Mady tersenyum, dia sepertinya paham jika yang merasakan mulas bukan calon ibu dari bayi yang ada didalam perut nya, tetapi calon ayah nya.


" Jika saya minta anda untuk mendorong, dorong yah nyonya "


" Suster tolong arahkan tuan Lewis untuk mengatur nafasnya " Titah Mady kepada salah satu perawat yang ada di sana.


" Tarik nafas nyonya...dan dorong, jangan memejamkan mata, lihat perut anda saja dan jangan angkat bokong nya "


Semakin Lexy mendorong semakin kencang teriakan Lewis.


" Aaaaaaahhh...!!!! Kenapa sakit sekali " Pekik Lewis


" Sayang...Perutku sakit"Lanjutnya


" Oke nyonya, sekali lagi tarik nafas dan dorong yang kuat yah "

__ADS_1


Lexy pun mendorong kuat bayinya seiring dengan kuatnya teriakan Lewis.


" Lexyyyyy....!!!!! Aaaaaaahhh....!!! Sakiiittt...!!!" Pekik Lewis.


Tak lama suara tangisan bayi laki-laki pun terdengar, bersamaan dengan itu rasa mulas di perut Lewis pun sirna. Pria itu terkulai lemas diatas ranjang rumah sakit dengan keringat membasahi seluruh tubuhnya.


" Selamat nyonya, bayi anda lahir dengan selamat dan sehat " Madison menaruh bayi mungil itu di dada ibunya. Tak lama bayi itupun menggerakkan mulutnya mencari sumber makanannya.


" Oh no...! Itu milikku " Ucap Lewis lirih, laki-laki itu masih belum punya cukup tenaga untuk bangkit dari tempat tidurnya.


" Lew...Apa yang terjadi??" Sultan dan Nico memasuki ruangan itu dan melihat Lewis yang masih terkulai tak berdaya.


" Gue abis ngelahirin " Jawabnya lirih.


" What??!!!" Sultan mendekati dokter Mady, dia menuntut jawaban dari wanita itu.


" Proses persalinan paling unik abad ini tuan " Kekeh Madison.


" Congrats Lex, akhirnya kamu menjadi ibu " Nico memeluk Lexy. Suster sudah memindahkan bayi mungil itu kedalam inkubator.


" Jangan peluk bini gue! Dasar beruang Grizzly!" Lewis berteriak dengan sisa tenaga nya.


Tak lama Tiger, Lucas dan Joe memasuki ruangan. Mereka bergantian mengucapkan selamat kepada sahabatnya yang kini telah resmi menjadi wanita sesungguhnya.


" Kenapa dia ?" Tiger mengerutkan dahinya melihat Lewis yang masih terkulai lemas


" Dia abis ngelahirin Tig " Jawab Sultan sekenanya


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘


Happy reading 🤗

__ADS_1


See you tomorrow 😘


__ADS_2