
Hari yang dinantikan pun tiba.
Berita mengenai pesta pernikahan paling mewah ditahun ini telah tersebar di seantero negeri, hampir semua pemberitaan di media menampilkan persiapan pernikahan antara sang pemilik sekaligus pewaris Athalah Corp yang terkenal itu dengan mantan pengawal pribadinya.
Bahkan di beberapa media media menampilkan biografi calon pengantin beserta keluarganya.nIni seperti sejarah yang berulang menurut mereka, dulu orang tua Aiden pun sama menikahi mantan pengawal pribadinya.
Siang harinya Rin dan Aiden mengucapkan janji sehidup semati dihadapan hukum dan pemuka agama, dan pada malam harinya pesta resepsi keduannya pun diselenggarakan.
“ Apa pengantin wanitanya sudah siap?” Tanya seorang gadis, dia merupakan anggota dari tim event organizer.
“ Oke sudah siap “ Jawab Jenna, lalu menuntun Rin menuju panggung dimana Aiden sudah menunggunya disana.
“ Kau terlihat sangat cantik malam ini kak, aku sangat bahagia untukmu “ Ucap Jenna.
“ Terimakasih Jenna, aku harap kamu dan Keenan akan segera menikah “ Jawab Rin sambil menikuti gadis itu menuju panggung. Dari kejauhan Rin bisa melihat ketampanan pria yang sudah sah menyandang gelar suami tersebut.
Sementara Aiden dan Andre juga Keenan terlihat saling berbisik.
“ Ya Tuhan…Dia sangat cantik sekali “ Ucap Aiden memuji Rin yang sedang berjalan perlahan ke arahnya. Aiden begitu terkagum menatap kecantikan wanitanya.
“ Kontrol muka lo bego! Jangan norak kayak gitu “ Bisik Keenan.
“ Serah gue, ini acara gue…Ngiri aja lo “ Balas Aiden
“ Heh! Dikasih tau juga, muka lo jelek kalo lagi pengen “ Lanjut Keenan, pria tampan itu terlihat mengembangkan senyumannya kepada semua tamu yang hadir.
“ Berisik lo Keen, lo lebih jelek kalo lagi mupeng tau! “ Ucap Aiden, sang pengantin pria ini pun terlihat mengembangkan senyumannya, tetapi senyuman miliknya hanya untuk wanitanya yang sudah semakin dekat berjalan ke arahnya.
“ Tuan, seluruh tim bisa mendengar percakapan anda “ Bisik Andre.
Dan sudah bisa dipastikan saat ini dari kejauhan seluruh anggota The Black Team tengah menahan tawanya sekuat tenaga, mendengar percakapan un faedah dari keduanya.
Di ruangan lain yang masih berada didalam gedung resepsi ini pun tengah terjadi perbincangan sengit antara keluarga Lewis versus keluarga Nico featuring keluarga Sultan, dimana keluarga Lewis tengah berusaha untuk melamar anak semata wayang keluarga Nico untuk anak sulung mereka dan keluarga Sultan yang membuat situasi semakin buruk.
__ADS_1
“ Gue masih belum percaya anak lo bisa jagain anak gue Lew “ Kilah Nico, dari tadipun pria besar ini hanya mengutarakan satu-satunya alasan yang membuatnya belum juga merestui hubungan anak-anak mereka.
“ Nah dengerin itu Lew, harusnya Keenan bisa buktiin kalo dia itu mampu “ Dukung Sultan.
“ Apalagi yang harus dibuktiin sama anak gue Nico, secara ekonomi dia sudah mapan…Dia juga anak yang tampan mirip gue tentunya dan gue yakin kalau dia mampu bahagiain Jenna “ Ujar Lewis, dirinya tidak menerima alasan konyol dari beruang grizli tua yang ada dihadapannya ini.
“ Tuh Nic! Apalagi coba kurangnya…Gue juga yakin kalo Keenan itu sebenarnya mampu bahagiakan Jenna “ Kali ini dukungan Sultan berpindah ke keluarga Lewis.
“ Justru karena dia mirip sama lo bego! Makanya gue gak setuju!” Ucap Nico, dan kali ini alasan yang diutarakan oleh pria besar itu benar-benar tidak bisa diterima oleh Lewis.
“ Heh! Emangnya apa yang salah sama gue hah?!” Lewis sudah mulai emosi jiwa.
“ Ini…Ini yang salah dari lo Lew…” Ucap Sultan
“ Bisa diem gak lo!” Ucap Nico dan Lewis bersamaan, keduanya menatap tajam ke arah Sultan.
“ Kalian bisa diam tidak hah?!” Seru Shakira. Rupanya ketua genk para mommy itu sudah mulai jengah mendengar perdebatan yang sarat tanpa makna tersebut.
“ Bebe…Jangan marah gitu dong sayang “ Ucap Sultan dengan penuh harap, pria itu pun meraih kedua tangannya lalu menciuminya.
Jika sang pemangku keputusan sudah mengetukkan palunya, maka tidak akan ada seorangpun yang bisa membantahnya. Bahkan pria besar seperti Nico, apalagi Sultan.
Hal itu tentu saja disambut bahagia oleh keluarga Lewis, karena akhirnya mereka bisa mengabulkan permintaan terbesar dari anaknya itu.
“ Tuan, acara akan segera dimulai…” Ucap Philip, setelah sahabat dari Andre tersebut mengetuk pintu dan memasuki ruangan.
“ Oke…Kami akan segera kesana “ Ujar Nico, lalu merapihkan dirinya dan menuntun semuanya untuk bergabung dengan anak-anak mereka di panggung acara.
Tetapi sebelum pesta pernikahan itu resmi dibuka, tiba-tiba lampu didalam ruangan itu meredup. Bersamaan dengan itu sebuah layar besar terkembang dan menampilkan sosok orang yang sangat mereka rindukan disana.
“ Ekhem…Apa kalian sudah bisa mendengarku?” Tanya pria tua itu, sambil mencari-cari dimana tampilan keluarga besarnya dilayar monitornya.
“ Ahh…Rupanya kalian sudah berkumpul “ Lanjutnya.
__ADS_1
“ Hallo pak tua, bagaimana kabarmu?” Tanya Sultan.
Seketika terjadi keheningan didalam aula besar itu, saat menyaksikan peristiwa mengharukan yang tengah terjadi disana. Semua orang menyaksikan Javier, sosok pria yang begitu disegani oleh kawan maupun lawan itu saat ini tengah bersandar tak berdaya dengan selang oksigen menempel dihidungnya.
“ Aku baik-baik saja nak..” Jawabnya
“ Maafkan aku karena tidak bisa hadir diantara kalian disana, tapi aku sangat bahagia saat ini untuk cucu kesayanganku Aiden “ Lanjutnya, Lalu terbatuk.
“ Andaikan Bima dan Kinanti masih hidup, mereka pasti sangat bahagia malam ini, sama seperti aku “ Lanjutnya lagi.
“ Terimakasih grandpa…” Ucap Aiden.
“ Well, aku tidak bisa berlama-lama, tubuh tua ku ini sudah memintaku untuk beristirahat “ Ucapnya
“ Bye grandpa “
“ Istirahatlah pak tua “ Ucap Sultan
Tak lama kemudian lampu didalam ruangan itu pun kembali terang, bersamaan dengan layar yang kembali tertutup.
“ Beruang tua itu sudah memberi restu “ Bisik Lewis ditelinga anak sulungnya.
Tetapi bukannya senang Keenan malah panik mendengar bisikan papinya itu, bagaimana tidak Lewis berbisik tepat di alat komunikasi yang tersemat ditelinga Keenan. Dan sudah pasti seluruh anggota The Black Team pun mendengarnya, itu artinya Nico pun saat ini tengah mendengarkan bisikan Lewis kepadanya.
“ Papi..!” Pekik Keenan. Apalagi dia bisa melihat sorot mata tajam Nico yang mengarah pada dirinya dan Lewis.
.
.
.
To be continue
__ADS_1
Hai kakak-kakak terimakasih telah meninggalkan jejak-jejak kalian disini yah
Happy reading