
Ditegah-tengah hingar bingarnya pesta pernikahan Aiden dan Rin, seorang gadis cantik terlihat memisahkan dirinya. Gadis bermata abu-abu ini tengah menikmati indahnya malam dibawah sinar rembulanseraya menikmati segelas wine di halaman samping gedung resepsi tersebut.
Gadis cantik itu duduk seorang diri didalam sebuah gazebo kecil disana, dia tengah asik dengan pikirannya sendiri, hingga tiba-tiba tangan kekar seorang pria melingkar dipinggang rampingnya. Gadis itu bahkan bisa mengenali aroma parfum yang dikenakannya.
“ Aku mencarimu tadi...” Bisik pria itu dengan suara dalamnya ditelinga sang gadis. Pria bertubuh tinggi dan atletis itu mengeratkan pelukannya.
“ Sepertinya aku tidak akan bisa menghilang dari mu sayang “ Kekeh gadis cantik itu seraya mengelus rahang sang pria dengan satu tangannya.
“ Sayangnya tidak...” Ucapnya singkat, lalu mencium bau wangi tubuh sang gadis dengan membenamkan wajahnya di ceruk leher sang gadis. Wangi tubuh yang selalu sanagt dirindukannya, dan selalu berhasil mengusir kegundahan hatinya.
Cinta keduanya memang tumbuh sejak lama, mereka sendiri tidak pernah bisa mengingat kapan waktu persisnya hati mereka mulai saling mengisi. Meski keduanya masih merahasiakan hubungan cinta mereka itu.
“ Aku akan menemukanmu meski kamu bersembunyi diujung dunia sekalipun baby...” Bisiknya ditelinga sang gadis lalu mengecup daun telinga miliknya.
Sang pria mengijinkan gadis pujaan hatinya untuk merebahkan tubuh mungilnya di dada bidang miliknya, sejenak merekapun terlarut dalam suasana romantis dibawah terangnya sinar rembulan malam itu.
Sementara didalam gedung pesta, Sultan dan Shakira tengah merasa kebingungan mencari keberadaan Kaylee anak gadis mereka.
“ Dimana dia bebe? Apa dia sudah merespon panggilan darimu?” Tanya Shakira, terlihat begitu mengkhawatirkan putri kesayangannya.
“ Belum sayang...” Jawab Sultan, seraya mendekatkan kembali benda pipih ditangannya ke telinganya.
“ Dimana anak itu...” Ucap Sultan. Lalu menuntun sang istri untuk kembali mencari keberadaannya ditengah-tengah hingar bingarnya pesta.
Hingga tiba-tiba langkah kaki Sultan tertahan oleh Shakira ketika istrinya itu tiba-tiba saja menghentikan langkahnya. Sultan menatap wajah sang istri yang telihat tengah tersenyum saat wanita itu tengah melihat pemandangan indah didepannya, Sultan pun membuang pandangannya ke arah yang sama dengannya.
“ Lihat mereka sayang...” Ucap Shakira, lalu menarik tangan Sultan agar dia melingkari tubuhnya.
“ Mereka terlihat begitu manis bukan?” Lanjut Shakira, seraya menyandarkan dirinya didada bidang suaminya itu.
Sultan menghela nafasnya sejenak, lalu mencium puncak kepala sang istri tercinta. Sepertinya akan ada kejadian menarik setelah ini pikirnya.
Melihat sang daddy yang tengah bermesraan dengan mommynya disana, Aiden memutuskan untuk mendekati keduanya.
Aiden tanpa sengaja melihat daddynya memeluk sang mommy saat dirinya mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan dari atas panggung untuk mencari keberadaan Andre, yang dari tadi belum juga muncul dihadapannya. Pria kaku itu meminta ijin untuk pergi ke toilet!
__ADS_1
“ Mommy...Daddy...” Ucap Aiden, tetapi keduanya tidak meresponnya sama sekali. Pemuda tampan dan rupawan itu begitu penasaran, mengapa kedua orang tuanya itu asik sekali memandang ke arah luar pintu kaca itu.
“ Kurang ajar! Berani-beraninya dia...!” Gumam Aiden, setelah dia melihat pemandangan diluar sana.
Sultan dan Shakita terkejut dengan kemunculan anak sulungnya yang tiba-tiba itu, apalagi sang anak langsung menggeser pintu kaca itu dengan kasar dan bergegas untuk mendekati dua orang insan yang tengah asik berpelukan sambil memandangi langit.
“ Aiden...!” Seru Shakira, lalu berusaha untuk menghentikan anaknya itu. Tetapi tangan kekar Sultan menahannya.
Bugh!
Bugh!
Bugh!
Aiden menarik tubuh Andre dan melayangkan pukulannya di wajah asisten kepercayaannya itu dengan amarah yang memucak.
“ Kakak! “ Pekik Kaylee, lalu mencoba untuk melindungi tubuh Andre dengan tubuhnya sendiri.
Hampir saja pukulan Aiden mendarat diwajah cantiknya, jika saja dia tidak sesegera mungkin mengentikan aksinya.
“ Jadi kecurigaanku selama ini benar kan?!” Kesal Aiden. Pemuda tampan itu menghela nafasnya kasar lalu mengusap wajahnya.
“ Kak! Aku mencintainya...Apa yang salah dari itu?!” Tanya Kaylee. Gadis itu juga kesal terhadap Aiden yang masih saja terlalu posesif terhadapnya.
“ Salah Kay! Dia sudah mengambilmu dariku! Dia juga sudah berani mengajarimu yang tidak-tidak!” Aiden hampir saja melayangkan kembali pukulannya kewajah pria dingin itu, dia belum bisa melupakan peristiwa kejar-kejaran malam itu, dimana baru pertama kali dirinya melihat sang adik mengedarai mobil secepat itu.
“ Maafkan saya tuan, saya memang salah...Saya juga telah lancang mencintai adik kesayangan anda “ Ucap Andre, lalu menarik tangan Kaylee agar gadis itu berdiri dibelakangnya.
“ Saya memang tidak pantas untuk nona Kaylee...” Lanjutnya.
“ Lo G0bl0k apa bego hah?! Yang bahas pantas ato gak itu siapa?!” Aiden semakin kesal mendengar pernyataan sang asisten kepercayaan, yang menurutnya terlalu kolot.
Bagi Aiden status sosial bukanlah hal penting dalam urusan cinta, baginya cinta adalah urusan hati.
“ Sepertinya anak sulung kita cemburu sama calon adik iparnya baby “ Bisik Sultan ditelinga Shakira.
__ADS_1
Tanpa mereka sadari, dibelakang mereka telah berdiri 3 keluarga besar dikelilingi oleh para pengawal agar para tamu undangan tidak bisa mendekat dan ikut menyaksikan peristiwa langka itu.
“ Benerkan gue bilang, si es batu itu jatuh cinta sama Kaylee “ Ucap Keenan kepada adiknya Jared.
“ Tapi lo tetep kalah kak, dan motormu itu mulai besok akan menjadi milikku “ Kekeh jared, bocah jenius itu senang karena telah berhasil mengakali kakak bodohnya itu.
“ Kamu main taruhan lagi sayang?” Tanya Jenna, setika tergambar senyuman tipis dibibirnya.
“ Engga baby...Suer!” Kilah Keenan sambil mengacungkan dua jarinya.
“ Mampus! Anak gue takut sama anak beruang grizly itu...” Gumam Lewis, yang terdengar jelas ditelinga Nico.
Mendengar gumaman sang suami, Lexy hanya bisa menggelengkan kepalanya lalu menghela nafasnya kasar. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya pikir Lexy.
“ Keluarga macam apa ini....!” Batin Rin. Gadis itu berdiri dihadapan jendela kaca besar didepan semua anggota keluarga. Dari tadi dia bisa mendengar kasak-kusuk yang tengah terjadi diantara mereka, selama mereka menyaksikan peristiwa horor diluar sana.
“ Lo itu terlalu manjain adek gue bego! Apa jadinya dia nanti hah!” Teriak Aiden, dia tidak terima dengan ucapan Andre yang akan selalu melakukan apapun permintaan adik kesayangannya itu.
“ Gue cuma ngikutin cara lo Aiden, jadi lo sama gue itu gak ada bedanya sama sekali!” Ucap Andre, dia juga tidak terima jika hanya dirinya yang dianggap terlalu memanjakan Kaylee.
“ Itu hak gue! Gue kan kakaknya! Ya suka-suka gue lah...Lo gak boleh!” Kilah Aiden.
“ DIAM KALIAN!” Pekik Kaylee, gadis itu memijat keningnya sendiri yang semakin berdenyut..
.
.
.
To be continue
Hai kakak-kakak, terimakasih karena telah meninggalkan jejak kalian disini yah...
Mohon maaf othor baru bisa up lanjutan cerita ini.
__ADS_1
Happy reading...