
Sultan berpikir selama ini dia terlalu bergantung kepada para asisten pribadi untuk menjamin keamanan dirinya, dulu dia didampingi oleh Jav lalu setelah sang papa menariknya kembali ke rumah utama Shakira hadir untuk menggantikan posisinya.
Keluarga nya memang berani membayar mahal para asisten pribadinya dan para pengawal lainnya atas kinerja mereka yang mempunyai resiko yang cukup tinggi tersebut, tetapi terkadang Sultan pun merasa dirinya perlu menguasai sebuah keterampilan untuk membela dirinya sendiri.
Toh tidak selamanya mereka akan selalu berada disampingnya. Bagaimana jika kejahatan itu terjadi dikala dia sedang berada dikamar mandi atau di kamarnya sendiri saat dia sedang tidur? Bagaimana jika ada seorang penjahat yang berhasil menyusup ke kamarnya?
Apalagi setelah kejadian penculikan waktu itu bersama Shakira, dia benar-benar merasa tidak berdaya saat itu. Dia hanya bisa berteriak meminta laki-laki brengsek itu untuk segera menghentikan perbuatan jahatnya kepada Shakira, dan ujung-ujungnya meski wanita itu sudah dalam keadaan terluka tetapi tetap berhasil melumpuhkan Gerry dengan cara mencekik lehernya dengan kedua kakinya.
*Oke sebaiknya mulai sekarang gue musti belajar beladiri...
Setidaknya kita jadi bisa saling melindungi kan nantinya ..
Shakira aja bisa, kenapa gue enggak*??
" Hallo Jav....."
.
" Perkembangan kondisi kesehatan nona sangat signifikan tuan Javier, jika dilihat dari hasil rontgen keretakan di tulang-tulang nya sudah semakin membaik "
Dokter spesialis ortopedi tengah menunjuk bagian-bagian tulang Shakira kepada Javier, pria itu terlihat serius mencermati apa yang sedang dikatakan oleh pria yang ada dihadapannya ini.
" Apakah dia sudah bisa kembali beraktivitas seperti biasa? Maksud ku seperti olahraga atau sejenisnya?"
" Yang ringan-ringan boleh saja tuan Jav, tapi latihan yang terlalu berat untuk sementara waktu ini jangan dulu "
" Kita lihat selama dua bulan ini perkembangan lebih lanjutnya "
" Baiklah Dok, terimakasih "
Javier beranjak dari duduknya, menjabat tangan sang dokter dan berlalu dari ruangan itu menghampiri Shakira yang sedang menunggu nya di ruang tunggu.
" Apa kata dokter Jav? Apakah aku sudah bisa kembali beraktivitas seperti biasa?"
" Dokter menyarankan untuk melakukan aktivitas ringan terlebih dahulu...Kita lihat dua bulan ke depan, oke?"
Jav mengajak Shakira untuk meninggalkan ruangan sambil memapah tubuh gadis itu.
" Aku tidak mungkin meninggalkan tugasku lebih lama lagi Jav " Ujar Shakira sesaat setelah mereka memasuki kabin depan mobil.
" Jangan mengkhawatirkan tentang hal itu nak, masih ada aku yang akan menggantikan mu untuk sementara waktu ini "
" Lagi pula launching produk baru perusahaan kita memang sengaja di undur sampai tuan muda benar-benar pulih kembali "
Javier mulai mengendarai mobilnya meninggalkan gedung rumah sakit.
" Apa tuan muda baik-baik saja Jav? Apa dia sudah pulih kembali? Aku lihat akhir-akhir ini dia seperti sedang sakit "
Shakira terdengar mengkhawatirkan kondisi Sultan
__ADS_1
" Dia baik-baik saja nak, dia hanya sedang mencoba untuk melakukan hal-hal baru "
" Hal baru? Apa itu Jav?" Shakira mengerutkan keningnya
" Aku akan lihat sendiri nanti " Jav terkekeh
.
" Damn!!! Sakit banget badan gue...." Sultan menjatuhkan dirinya diatas tempat tidur, selama beberapa hari ini dia telah rutin berolahraga setiap pagi sebelum sarapan dan malam hari setelah dia pulang dari kantornya.
" Kenapa wanita itu bisa sekuat itu menahan rasa sakit nya yah??? "
" Aaaahhh ...Gue bahkan iri sama bentuk tubuhnya!"
Tak lama kemudian pria itu terlelap dalam tidurnya dengan masih mengenakan pakaian kerjanya.
" Tuan muda..." Shakira memasuki kamar Sultan, seperti biasa dia akan langsung masuk setelah mengetuk pintu kamar tuan mudanya itu.
Issshhh... Bisa-bisa nya dia tidur tanpa mengganti pakaian nya terlebih dahulu
Shakira melihat Sultan tidur terlentang masih mengenakan sepatu dan pakaian kerjanya, wanita itu menghampiri nya dan memutuskan untuk melucuti pakaian pria itu dan menggantikannya dengan pakaian tidur.
Pertama dia membuka sepatu dan kaus kakinya, lalu dia berusaha untuk membukakan jas dan kemeja nya sekaligus. Shakira mengira Sultan akan terbangun dari tidurnya karena dia terpaksa harus menarik tangannya dan memiringkan tubuhnya tetapi pria itu tetap tertidur dengan pulas.
Dasar kebo....
Tiba giliran Shakira untuk membuka celana panjang yang masih dikenakan Sultan.
Aaahhh....Bodo amat, gue cuman ngejalanin tugas gue titik*!
Shakira memutuskan untuk menutup tubuh pria itu terlihat dahulu dengan menggunakan selimut, agar dia bisa dengan leluasa membuka celana yang masih dikenakan Sultan lalu mengganti nya dengan piyama tidur nya tanpa harus merasa risih.
*Owh dear....Kenapa musti kena sih???
Hei tangan! Lo jangan bikin gara-gara*!!
Setelah dia berhasil membuka seluruh pakaian dari tubuh pria yang masih tetap terlelap itu, dia pun memakaikan piyama tidur nya.
Pakein celana dulu deh biar gak risih gue ntar...
Tap!
Tiba-tiba tangan Sultan menangkap tangan Shakira setelah wanita itu berhasil memakai kan celana tidur padanya. Dia lalu menarik tubuh Shakira hingga wanita itu menindihnya.
" Aahh..." Pekik wanita itu pelan
" Tidur disini aja ..." Ucapnya tanpa membuka matanya.
Sultan menggeser kan tubuhnya agar Shakira dapat tidur disamping nya.
__ADS_1
.
Entah jam berapa Shakira tertidur semalam, yang jelas ketika dia terbangun pagi ini Sultan sudah tidak berada disampingnya.
Kemana dia?? Apa dia udah berangkat kerja yah...Tapi ini masih terlalu pagi...
Shakira beranjak dari tempat tidur nya dan memutuskan untuk mencari Sultan ke kamar mandi, tapi disana pun dia tidak menemukan keberadaan nya.
Apa mungkin lagi sarapan yah...*Tapi ini pun masih terlalu pagi untuk sarapan...
Apa mungkin*...
Shakira memutuskan untuk mengikuti intuisinya, dia berjalan menuju ruangan olahraga dimana dulu dia selalu melakukan aktivitas pagi nya disana.
Benar saja, saat Shakira memasuki ruangan itu Sultan sedang melatih otot-otot tubuhnya dengan latihan angkat beban didampingi oleh seorang personal instruktur.
" Pagi sayang .." Ucapnya tersengal.
" Pagi ..."
Shakira menganggukan kepalanya kepada pria yang sedang mendampingi Sultan berlatih.
" Anda pasti nona Shakira " Pria itu mengulurkan tangannya, tetapi diraih oleh Sultan mewakili Shakira untuk menjabat uluran tangannya.
" Jangan coba-coba coach..." Sultan menatap tajam pelatihnya itu.
" Tenang saja kawan .." Sang pelatih yang diketahui bernama Sam itu terkekeh.
" Apa kau akan ikut berlatih lagi ini nona?"
" Tidak " Jawab Shakira singkat
" Hanya Jav dan Nico yang boleh melatihnya " Sultan menepuk pundak Sam
" Usaha yang bagus Sam " lanjutnya
Seketika Sam pun tergelak, pria itu mengelus belakang kepalanya. Niatnya untuk sekedar melihat otot-otot tubuh gadis itu harus pupus seketika, dia harus puas hanya dengan melihat otot lengan dan kakinya karena Shakira hanya mengenakan kaos oblong tanpa lengan dan celana pendek ketika memasuki ruangan itu.
.
.
.
To be continued 😉
Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘
Happy reading
__ADS_1
happy weekend 🤗😘
See you all tomorrow 😘