Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Pria Cantik Mabuk!


__ADS_3

Malam itu Lexy tidak bisa kembali dari tugasnya karena terpaksa dia harus menemani Lewis pergi ke Diamonds, awalnya pria itu datang kesana untuk menemui kliennya tetapi ujung-ujungnya dia bertahan disana dan meminta agar Lexy menemaninya untuk minum.


" Aku membebaskan tugas mu untuk malam ini, temani aku minum " Pinta nya tanpa melirik kearah Lexy seraya memberikan gelas yang sudah dia tuangi minuman keras kedalamnya.


" Duduklah..." Lanjutnya.


Lexy memilih untuk duduk dihadapannya daripada disampingnya. Perkiraan Lexy pada pria cantik dan dingin ini ternyata keliru, Lexy sempat mengira jika Lewis akan memanggil beberapa escort girls untuk menemaninya seperti hal nya CEO muda kebanyakan. Tetapi ternyata tidak, Lewis malah meminta nya untuk menemaninya minum.


Lewis mulai menenggak minuman keras nya, diikuti oleh Lexy. Setelah gelas milik Lexy kosong, pria itu langsung mengisinya kembali lalu meminta Lexy agar meminumnya kembali.


Lexy mengatur minuman yang masuk kedalam tubuhnya, meski dia jago dalam hal itu tetapi dia tidak mau sampai mabuk malam ini. Siapa yang akan membawa Lewis pulang jika dia juga mabuk pikirnya.


Sebelumnya Lexy telah menghubungi Martin dan Tig melalui pesan singkat perihal dimana keberadaan mereka saat ini untuk berjaga kalau-kalau pada akhirnya mereka berdua mabuk berat.


" Awas jangan kau makan dia Lex..." Seloroh Tiger membalas pesan dari teman wanitanya itu dengan dibubuhi banyak emoticon.


Dasar Tiger brengsek!!! Awas saja besok...!


" Aku akan datang kesana bersama dengan anak buah ku, kau temani lah tuan muda untuk minum " Balas Martin


" Kau tahu nona... Sepertinya ayahku lebih menyayangi saudara tiri ku daripada aku.." Lewis menenggak kembali minuman nya, laki-laki itu sudah menghabiskan hampir satu botol whisky.


Cih ...Si pria cantik mulai mabuk!


Lexy hanya memperhatikan Lewis yang duduk diseberang nya tanpa berkata sepatah katapun.


" Wanita gila itu tiba-tiba datang dan menghancurkan semua nya...." Lewis tergelak, sepertinya dia sudah mulai berbicara kemana-mana pikir Lexy.


" Kenapa anda tidak membalasnya ?" Lexy mulai mencari kesempatan untuk menggali informasi.


" O..Hoho...Tentu saja aku membalasnya " Menghela nafasnya


" Aku bahkan menjebaknya saat dia berselingkuh dengan pria asing dan memberikan buktinya kepada ayahku " Lewis kembali tergelak


" Kau tahu?? Ayahku langsung mengusir mereka dari rumah " Kali ini Lewis langsung tertawa terbahak-bahak, tetapi seketika kemudian dia mulai menangis.


" Tapi semuanya sudah terlambat, ibuku sudah meninggal ketika ayah mengusir mereka..."


Lexy menuangkan kembali minuman kedalam gelas milik Lewis dan menyodorkan nya kepada pria cantik itu.


" Anda membenci ayah anda selama ini?" Lexy menenggak minuman nya, diikuti oleh Lewis.


" Aku membencinya sekaligus menyayangi pria tua brengsek itu "


" Dia selalu saja membicarakan tentang Sultan dan ayah dari anak itu...Mereka hebat! kau harus mencontoh nya Lewis....bla....bla...bla..."


Seketika Lewis melemparkan gelas miliknya ke sembarang arah dan mulai memaki Sultan dan ayahnya.


Sepertinya dia hidup dalam bayang-bayang tuan muda karena ayahnya itu...- Lexy


" Tenangkan dirimu tuan muda, mari kita minum lagi..." Kali ini Lexy langsung menyodorkan botol whisky kepada Lewis, dan pria itu langsung menenggak minuman nya dari botol nya. Ini adalah botol ke tiga untuk mereka.


" Kau bisa membalas dendam pada pria itu bukan?" Celetuk Lexy. Dia sebenarnya sudah setengah mabuk tetapi dasar Lexy, wanita itu memang sudah terbiasa dengan minuman keras.

__ADS_1


" Anak brengsek itu tidak bersalah apapun....Untuk apa aku membalas dendam pada nya dasar bodoh..." Lewis tertawa.


" Aku hanya akan membuktikan bahwa aku lebih hebat darinya..." Lewis sudah tidak bisa lagi menopang tubuh nya, pria itu terkapar di sofa sambil tetap menenggak minuman dari botol nya langsung.


Mendapati situasi seperti itu Lexy memutuskan untuk menyudahi acara minum-minum nya bersama pria cantik itu dan segera menghubungi Martin untuk menjemput mereka dari sana.


Martin yang memang sudah berada di sekitar tempat itu tidak membutuhkan waktu lama untuk menghampiri Lexy dan tuan mudanya. Pria besar itu sempat terkejut dengan kondisi Lewis yang terkapar sambil tetap memegang botol minuman nya.


" Kalian berdua sudah gila..." Gumam Martin saat dia memapah tubuh Lewis keluar dari Diamonds sementara Lexy dipapah oleh salah seorang anak buahnya.


Tiger datang tepat waktu, dia memarkirkan mobilnya sesaat setelah mereka keluar dari dalam gedung.


" Aku akan mengambil alihnya dari sini Martin " Tig langsung membopong tubuh Lexy dan memasukkan nya kedalam mobil.


" Sampai jumpa besok Tig!" Pekik Martin ketika temannya itu menghidupkan mesin mobilnya.


" Oke Martin! Pastikan bos mu beristirahat, aku akan menghubungimu besok pagi " Tig mulai mengarahkan kemudi mobil nya keluar dari halaman gedung.


" Lo udah bikin dia mabuk parah Lex..."


" Gue cuma pengen tau sesuatu dari bocah itu Tig " Lexy memperbaiki posisi duduknya.


" Dasar sinting..!" Tig tergelak.


" Berapa botol Lo minum tadi ?"


" Dua kayaknya..." Jawab Lexy santai


" Cih...Pria cantik itu menghabiskan dua botol juga dan lihat dia tadi..." Lexy memutar bola matanya.


" Ogah...Gue mau tidur !" Lanjutnya.


" Dia bukan kita Lex, mana mungkin bisa sekuat itu bertahan hingga dua botol " Tig membelokkan kemudinya memasuki jalan tol.


" Kok masuk tol sih Tig ?"


BRAK...


Tiba-tiba mobil dibelakang nya menabrakkan mobilnya.


" Udah gue duga !" Tiger langsung menginjak pedal gas nya hingga melaju dengan kecepatan tinggi.


" Brengsek!" Pekik Lexy.


Lexy langsung berpindah ke jok belakang dan meraih dua senjata dari bawahnya, salah satunya langsung dia berikan kepada Tiger.


Lexy menoleh kearah belakang dan mencoba untuk melihat siapa yang telah menabrakkan mobil nya ke mobil yang dinaiki nya.


" Sial! Kaca depannya gelap Tig!"


Tak lama mereka mulai menghujani mobil yang dikendarai Tiger dengan tembakan. Dengan lihai Tiger mencoba untuk menghindari tembakan itu dengan membelokkan kemudinya ke kanan dan ke kiri.


" Sialan!" Maki Lexy.

__ADS_1


Wanita itu membuka jendela samping nya dan mulai mengarahkan tembakan ke ban mobil mereka .


Dor!


Dor!


Dor!


Tiga tembakan tepat mengenai sasaran dan membuat mobil tersebut oleng, tak membuang kesempatan Lexy langsung mengarah tembakan nya ke mesin mobilnya.


Dor!


Cekiiiittttttt....!!


BRAK


BRAK


BUMMMM!!


Mobil langsung kehilangan kendali lalu terguling dan meledak seketika.


" Great job Lex...!" Tiger tertawa puas


" Great job pala lo!" Bentak Lexy kesal.


Tiger menambah kecepatan mobilnya agar bisa secepatnya sampai di markas untuk melaporkan kejadian tersebut, mereka harus sesegera mungkin menemukan siapa pelakunya sebelum masalah membesar.


Sesampainya di markas


" What da hell..." Luc membulatkan bola matanya ketika melihat body mobil yang dikendarai Tiger banyak bolongnya.


" Apa yang terjadi...??" Lanjutnya


" Kita baru saja main tembak-tembakan bro..!" Jawab Tiger asal. Pria besar itu tak hentinya tertawa.


Luc lalu memandang ke arah Lexy


" Don't even ask Luc..!" Rupanya Lexy masih setengah mabuk dan kesal sekali dengan kejadian tadi.


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak mohon maaf pagi-pagi udah ngajak olahraga jantung...😁✌️


Happy reading 🤗


Happy Monday!😘

__ADS_1


__ADS_2