Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Kejutan


__ADS_3

Pagi itu Nico melihat Jav baru turun dari lantai dua dimana kamar sahabatnya Nico berada, pria itu terlihat terburu-buru tetapi wajahnya menyunggingkan senyuman.


Nico bermaksud untuk mengejarnya, tetapi langkah pria paruh baya itu begitu cepat hingga dia terpaksa mengikuti Jav kemana pria itu pergi.


Ada apa dengan pak tua itu pagi ini?


Nico melihat Jav berbicara kepada seorang pria bertubuh atletis yang dia lihat semalam saat Jav memasuki ruangan yang dipenuhi dengan peralatan olahraga itu.


Pelatih Sultan...Tapi dimana pria itu? Kenapa hanya Jav dan dia yang ada disana? Dimana Shakira? Jangan-jangan...!


Saat Nico hendak memutar tubuhnya untuk meninggalkan posisinya dan mencari keberadaan sang adik, tiba-tiba Luc meraih bahunya dan mengajak Nico untuk bergabung bersama mereka untuk melakukan olahraga rutin paginya.


" Jangan lupakan kami sobat !" Nico mengintervensi pembicaraan mereka saat Jav mengatakan bahwa hanya dia dan pria itu yang akan melakukan olahraga pagi ini. Jav lalu mengenal kan mereka kepada pria itu, pria bertubuh atletis bernama Sam.


Sam terlihat terkejut dengan kehadiran mereka yang tiba-tiba disana, dia seperti ingin menanyakan hal itu kepada Javier tetapi bahasa tubuh pria paruh baya itu mengatakan kepada Sam untuk menutup mulut, mata dan telinga nya.


" Kakak...!!!" Pekik Shakira saat dia mengetahui seseorang pria yang dikenalnya tengah menarik beban dari salah satu alat disana.


BRAK...!!


Nico melepaskan alat yang sedang ditariknya, berdiri dari duduknya lalu merentangkan kedua tangannya.


" Hai Shak...."


Shaking berhambur kedalam pelukan Nico, sang kakak yang sudah tiga bulan ini tiba-tiba menghilang darinya.


BUGH!!


Tiba-tiba sebuah pukulan mendarat diperut Nico yang sontak membuat nya meringis.


" Awww... Sakit sayang..."


" Kenapa kamu gak pernah menghubungi ku hah??!!"


Sam sangat terkejut dengan adegan yang sedang terjadi dihadapannya, dia berusaha untuk melerai tetapi langkah nya ditahan oleh Tig. Pria besar itu menggelengkan kepalanya..


" Biarkan mereka melepaskan rindunya " Tig terkekeh. Sementara kedua kakak adik itu terlibat baku hantam, lebih tepatnya Nico sedang menerima pukulan beruntun dari sang adik tercinta.


" Apa Lo semakin lemah selama tinggal disana Nic??" Sultan meraih tubuh Shakira untuk menghentikan aksi wanita itu dan mengangkat nya kesamping tubuhnya, lalu memeluk Nico dan menepuk pundaknya.


" Sialan...!" Nico membalas pelukan nya.


" Hentikan sayang ..." Pinta Sultan saat dia melihat wanitanya yang masih ingin meneruskan aksinya.


" Apa Lo bilang???!!! Sayang ..??!!!" Nico mengeratkan rahangnya, matanya membulat sempurna saat mendengar Sultan memanggil nama adiknya.


" Santai kakak ipar, cepet marah bikin Lo cepet tua ntar " Dengan santai nya Sultan menepuk pundak Nico dan berlalu dari hadapannya.


" Lo gak bakalan nerusin latihan Lo Nic??" Lanjutnya

__ADS_1


" Jawab pertanyaan gue bodoh!!" Nico menghampiri Sultan dan berdiri tepat dihadapannya. Tinggi Nico yang melebihi tinggi Sultan terlihat mendominasi dan sangat mengancam dimata Sam, pria itu lagi-lagi mencoba untuk melerai pertikaian antara mereka. Kali ini Lexy yang menggelengkan kepalanya.


" Jangan mencampuri urusan keluarga, kecuali jika kau rela hidung mancung mu menjadi korban nya " Lexy tergelak. Sam langsung memegangi hidungnya.


" Memangnya kenapa kalo gue panggil adik lo itu dengan panggilan sayang??? Dia aja panggil gue me amor, mama sama papa juga gak marah sama dia kenapa Lo sewot gitu ?"


Sultan terpaksa harus mendongakkan kepalanya saat berbicara pada beruang Grizzly yang lagi ngambek itu.


" Jangan berdiri terlalu dekat bodoh!! Leher gue sakit!!" Lanjutnya


" Lo jangan macem-macem sama adek gue bego!!" Nico menunjuk wajah Sultan dengan telunjuknya


" Yang macem-macem dia! Dasar beruang Grizzly bodoh!!"


" Jangan bercanda bocah cengeng!!"


" Gue gak lagi bercanda!! Dia yang macem-macemin gue!!...Siapa yang Lo panggil cengeng hah!!!"


" Apa Lo bilang tadi??!!"


" Gue gak cengeng!!! Dasar beruang Grizzly tuli!!"


" Yang Lo bilang sebelum itu bego!!"


" Apa??!!! Yang mana?? kalo bicara yang jelas!"


" Adik lo yang mulai! Dia yang ..."


" Hentikan!!! Dasar! Kalian sama-sama bodohnya! " Pekik Shakira. Lama-lama dia gak tahan mendengar teriakan mereka.


Sementara Javier dan ketiga temannya tetap fokus pada latihan beban nya, sesekali mereka tertawa mendengar kekonyolan mereka berdua. Sam dalam hal ini, dia masih terkejut melihat kejadian yang ada dihadapannya.


" Kau! Nanti malam tidur diluar!! Dan kau...Aku masih marah sama kamu! " Shakira menunjuk batang hidung kedua orang yang masih terkejut mendengar teriakan nya.


" Eerrrgghh!!!" Wanita itu geram. Dia memutuskan untuk meninggalkan tempat itu dan mengurungkan niatnya untuk melakukan aktivitas fisik pagi nya.


" Dia bilang apa Nic? Gue tidur diluar?? " Sultan menoleh kearah Nico. Pria besar itu jelas menuntut jawaban darinya.


" Oh no...Sayang....Tunggu aku!! " Sultan berlari mengejar Shakira yang sudah keluar dari sana.


" Jaaaavv...Apa yang sebenarnya sedang terjadi??!" Nico menghampiri Javier. Pria itu hanya mengangkat kedua bahunya, sementara ketiga sahabat nya tertawa terbahak-bahak.


" Jangan bilang kalian juga mengetahui nya!" Nico menatap ketiga sahabatnya satu persatu.


" Tenanglah sobat...Yang jadi korban disini adalah sahabat kecil mu itu " Tig menepuk bahu Nico dan melanjutkan tawanya.


Sebenarnya ketiga sahabat nya itu selalu menerima video yang dikirimkan oleh Jav tanpa sepengetahuan dirinya, video tentang Sultan yang bertekuk lutut dihadapan Shakira, tentang Shakira yang menarik dasi yang dikenakan oleh Sultan dan masih banyak lagi video-video ke-absurban mereka berdua.


.

__ADS_1


.


.


" Sayang...Jangan marah.." Sultan meraih tangan Shakira saat wanita itu akan menaiki tangga.


" Lepaskan carino ! " ( panggilan sayang dalam bahasa Spanyol / dibaca carinyo/karinyo) Shakira menghentikan langkahnya dan menunggu agar Sultan melepaskan tangannya.


" Tapi....Aku gak mau tidur diluar!" Sultan mendekatkan tubuhnya ke tubuh Shakira.


" Itu hukuman untuk kelakuan mu tadi " Shakira kembali menaiki tangga.


" Kau bisa tidur dikamar kakakku " Lanjutnya


" Aakkhhh...!! Si bodoh itu gara-garanya!" Sultan mengusap wajahnya kasar, dia memutuskan untuk kembali ke ruang olahraga.


" Lo apain adik gue hah??! Kemana dia??" Nico kembali geram melihat kedatangan Sultan tanpa membawa adiknya kembali.


Sultan tidak menghiraukan pertanyaan yang dilontarkan sahabat nya itu, dia bahkan menganggap pria bertubuh besar itu tidak ada dihadapannya sekarang ini. Dia menduduki sebuah kursi dan mulai menarik tali yang terhubung dengan beban berat dibelakangnya.


" Hei...Lihat gue kalo lagi ngomong sama Lo!"


BRAK!


Sultan melepaskan tali yang dipegangnya kasar, dan berdiri dihadapan Nico


" Gara-gara Lo gue gak boleh tidur dikamar gue! " Sultan menekan telunjuknya di dada Nico


" Sekarang diam atau adek lo ntar tambah ngamuk! Oke beruang Grizzly? Karena kalo dia ngamuk kepala gue bisa pecah!"


" Lo gak bakalan mau itu terjadi kan???" lanjutnya.


Nico mengerutkan keningnya, dia mencoba untuk mencerna kata-kata yang keluar dari mulut sahabat nya ini.


Ini pasti ada yang salah, kenapa si bodoh ini yang malah ketakutan??


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘


Terimakasih 🤗🤗


Happy reading & See you all tomorrow 😘

__ADS_1


__ADS_2