Bodyguard Cantiknya Sultan

Bodyguard Cantiknya Sultan
Kenalin Gue Lewis


__ADS_3

Satu hal yang Lewis sadari adalah dia benar-benar tidak bisa mendekati Lexy dengan Lewis yang seperti sekarang ini, Lewis yang seorang pebisnis, Lewis yang berpenampilan necis, dan Lewis yang istilah Lexy adalah Lewis yang cantik.


" Apa yang salah dengan penampilan ku ?" Gumam Lewis. Dia berbicara pada dirinya sendiri lewat pantulan cermin.


" Kalo diinget-inget...Ketiga beruang Grizzly itu memang tidak berpenampilan seperti aku, apa teman-teman dia kayak gitu semua yah...?" Gumamnya lagi.


" Sepertinya aku harus minta bantuan Martin..."


Lewis meraih benda pipih yang ada didepannya, lalu menekan beberapa tombol disana.


" Hallo....Martin?"


Martin menerima panggilan telepon dari bos nya ketika dia sedang berada bersama dengan komunitas motor besarnya.


" Sekarang tuan?"


" Oke saya kesana tuan "


Ada apa dia malem-malem gini telpon gue? nyuruh jemput pake motor?? Yang benar saja! Bisa-bisa gue disangka sugar daddy !


Mau tidak mau Martin menuruti perintah majikannya yang akhir-akhir ini terlihat seperti sedang mengalami krisis identitas itu.


Diluar perkiraan Martin, Lewis memintanya untuk mengantarkan dirinya ke mansion nya. Sesampainya disana pria itu meminta Martin untuk membuka pintu garasi yang lebih mirip dengan gudang penyimpanan menurut pria besar itu.


Mata Martin membulat sempurna saat netranya menangkap sebuah benda yang tertutupi di kain, yang saat dia menarik kain itu ternyata dibaliknya adalah sebuah motor besar klasik yang masih berada dalam kondisi sangat baik.


" Tuan, ini ....?" Martin menatap kearah Lewis.


" Itu punya ku Martin, dulu aku sempat memakai nya kemanapun aku pergi..." Lewis menarik kedua sudut bibirnya.


" Aku ingin kau memeriksa nya untukku " Lanjutnya.


" Anda tau tuan? Malam ini kami sedang berkumpul bersama...Saya rasa Lexy saat ini sudah bergabung disana " Martin mulai memeriksa kondisi motor tersebut.


" Apakah anda tertarik untuk ikut bergabung bersama kami?" Lanjutnya.


" My pleasure Martin, aku ganti baju dulu "


Lewis bergegas menuju kamar tidurnya di mansion itu, dia lalu membuka pintu lemari pakaian yang sudah lama terkunci.


Lewis remaja pernah nakal seperti di para remaja pada umumnya, dia suka mengendarai motor besar untuk menarik perhatian para gadis.


Lewis mencoba pakaian yang biasa dia kenakan ketika mengendarai motor besar nya dulu.


" Masih cukup..." Gumamnya.


Dia bukan tidak tahu tren penampilan seseorang bikers, dia hanya tidak ada waktu untuk bersenang-senang selama ini.


" Sudah beres Mart?" Lewis menepuk pundak asisten pribadi nya yang sedang asik memerhatikan motor miliknya sambil melipat kedua tangannya.


" Whooooaaa....Apa ini benar anda tuan?" Martin tidak memercayai penglihatan nya sendiri ketika melihat penampilan baru bos besarnya.

__ADS_1


" Jangan terlalu memujiku Mart, ayo kita berangkat!"


Jejeran motor besar tersusun rapi dihalaman parkir sebuah kedai bir malam itu, suara-suara motor yang baru berdatangan menderu memekakkan telinga siapa saja yang berada disana. Suara tawa, teriakan kata-kata sambutan dan makian-makian saling bertautan diantara mereka.


" Martin! Cowok brengsek jomblo akut!" Tiger menghampiri Martin dan menghujani nya dengan pelukan.


" Tig!!! Beruang kutub berhati puding susu!!"


Mereka tertawa bersama, dan saat Tig menangkap sosok seseorang yang dia kira dia kenal, pria itu langsung mengerutkan keningnya lalu memanggil namanya dengan sebutan spesialnya.


" Pretty boy???! "


" Owh my God! Gue sampe pangling!" Tiger tergelak sambil menjabat erat tangan Martin.


" Lexy lagi adu panco didalam " Bisik Tiger


" What??!!" Secepat kilat Lewis berlari masuk kedalam kedai itu.


Benar saja, didalam riuh para pendukung mereka sedang menyemangati jagoannya masing-masing.


" Lexy... Lexy...Lexy....!"


" Lucas....Lucas...Lucas...!"


Lewis perlahan menyelinap diantara kerumunan untuk melihat aksi mereka dari dekat, hingga dia berhasil berdiri di posisi paling depan.


Seketika fokus Lexy terganggu saat matanya menatap sekilas kearah Lewis, dan Lucas pun dengan mudah mengalahkan nya.


" Lo yang gagal fokus Lex " Kekeh Lucas


Lexy mendecih kesal, lalu mengambil kembali botol bir yang sempat dia tinggal kan tadi dan beranjak dari duduknya.


" Lo udah bikin gue kalah!" Lexy menatap wajah kesal kearah Lewis, lalu pergi meninggalkan nya dalam keadaan terkejut.


" Lex!....Lexy!!" Lewis berusaha untuk mengejar wanita itu.


Dan saat dia berhasil meraih tangan Lexy, Lewis langsung menariknya kedalam pelukannya dan menautkan bibirnya.


Lexy terhenyak, dia lalu mendorong tubuh Lewis dan menonjok wajah nya hingga pria itu mundur beberapa langkah.


" Bodoh!!" Pekik Lexy


Darah segar menetes dari sudut bibirnya, Lewis mengelus rahangnya yang terasa begitu sakit akibat pukulan tadi.


" Sakit tau!"


Anggota perkumpulan itu hampir saja menghentikan aktivitas mereka karena pertikaian kecil yang terjadi, salah seorang dari mereka bahkan sudah berniat untuk menghabisi Lewis karena telah berani menganggu salah satu anggotanya.


" Whooaaa...Easy boy!" Tiger menahan tubuh pria sangar itu dengan kedua tangannya.


" Sebaiknya Lo gak usah ikut campur " Lanjutnya

__ADS_1


" Dia udah berani melecehkan anggota kita Tig!"


" Bukan melecehkan jika mereka sedang berpacaran bro! " Tiger tergelak.


" Mending kita minum lagi !" Tiger mengangkat botol bir nya keudara.


Sementara Lexy sudah berlari keluar dari kedai itu menuju motor besarnya, dia memutuskan untuk pergi dari sana untuk menenangkan dirinya diikuti oleh Lewis.


" Lex! Listen to me!" Lewis kembali berusaha untuk meraih tangan gadia itu.


" Am sorry okey..."


Lexy tidak menjawabnya, dia menepis tangan Lewis, memakai helm nya dan menaiki motornya lalu pergi dengan kecepatan penuh dari sana.


Secepat kilat Lewis pun melakukan hal yang sama, dia akan mengejar Lexy! Dia khawatir terjadi sesuatu diperjalanan nanti. Wanita itu sudah dalam keadaan setengah mabuk.


" Sial!!"


Dan terjadilah peristiwa kejar mengejar di jalanan, mereka saling memacu laju motornya dengan kecepatan tinggi. Sesekali terdengar suara klakson mobil dan makian dari para pengguna jalan karena aksi liar keduanya.


( Kalo di film India itu kejar mengejar sambil bernyanyi dibawah guyuran air hujan, kalo yang ini bayangin aja film nya fast and furious di adegan kejar-kejaran motor... Silahkan berhalu ria..😆😆)


Sampai pada ujung pelarian Lexy, wanita itu menghentikan kan laju motornya ditepi pantai dan memarkirkan nya disana. Lewis tiba disaat wanita yang dicarinya sudah tidak berada diatas motor nya.


Dimana dia...


Lewis mengedarkan pandangannya, cahaya rembulan malam telah membantunya untuk mencari keberadaan Lexy dalam gelapnya malam. Netranya menangkap sesosok tubuh yang tengah terduduk menghadap ke arah lautan, tak lama Lewis pun menghampiri nya.


" Maafkan aku " Ucapnya.


Lewis duduk disamping Lexy dan menyerahkan satu kaleng bir kepadanya, lalu meletakkan sisanya disamping nya. Sebelum menghampiri gadis itu Lew memutuskan untuk membeli beberapa kaleng bir dari toko yang letaknya tak jauh dari sana.


Lexy menerima pemberian dari Lew dan langsung menenggak nya, sebelumnya pria itu sudah membukakan kaleng bir itu untuk nya.


Tidak ada pembicaraan dari mereka selama beberapa saat, mereka hanya menikmati bir sambil mendengarkan deru ombak lautan.


" Kenalin gue Lewis "


Lewis tersenyum dan menyodorkan tangan nya .


" Gila lo...!" Lexy menepis tangan Lewis dan tertawa seketika.


.


.


.


To be continued 😉


Hai kakak-kakak terimakasih udah meninggalkan jejak kalian disini yah 😘

__ADS_1


Happy reading 🤗


__ADS_2