Bunga Terakhir

Bunga Terakhir
So Sweet


__ADS_3

Melepasmu mudah, tapi tidak mudah bagiku melepas cinta dan kenangan yang pernah kita ciptakan bersama 😔


*


*


Riasan elegant dengan nuansa soft flaws membuat sosok Dara terlihat semakin anggun.. Gaun putih panjang yang membentuk lekuk tubuhnya membuat kesan sempurna pada sosok Dara.


Bagas mengimbanginya dengan tuxedo putih dengan beberapa sentuhan garis hitam di setiap tepinya.


Keduanya saling mengagumi satu sama lain, saling mentaap penuh kagum dan berbisik dalam hatinya tentang makna sebuah keberuntungan.


Zidar tak kalah tampan, dengaj setelan jas yang ia kenakan membuat kesan fashionable yang sesungguhnya pda bocah kecil itu.


Acar malam ini bertemakan sebuah pesta keceriaan dengan nuansa modern elegant.


Dara dan Bagas sudah bersiap diri menuju pelaminan yang di dekorqsi sangat mewah penuh dengan hamparan bunga menjadi pelengkap keindahan singasana mereka.


Mereka mengikuti arahan, berbaris membanjar dengan kedua orang tua, saudara dan beberapa orang penting pada barisan pengantin, termaksuf Susan.


Mereka berjalan di iringi sebuah lagu romantis yang di nyanyikan oleh penyanyi ibu kota profesional..


Lagu yang sangat populer, kini mengambarkan pula sosok Dara dengan gaun putih yang begitu cantik membalut tubuh indahnya.


-Shane Filan -


Not sure if you know this


But when we first met


I got so nervous I couldn't speak


In that very moment


I found the one and


My life had found its missing piece


So as long as I live I love you


Will have and hold you


You look so beautiful in white


And from now 'til my very last breath


You look so beautiful in white


Tonight


What we have is timeless


My love is endless


And with this ring I


Say to the world


You're my every reason


You're all that I believe in


With all my heart I mean every word


So as long as I live I love you


Will haven and hold you

__ADS_1


You look so beautiful in white


And from now 'til my very last breath


You look so beautiful in white


Tonight


You look so beautiful in white, yeah yeah


Na na na na


So beautiful in white


Tonight


And if a daughter is what our future holds


I hope she has your eyes


Finds love like you and I did


Yeah, and if she falls in love, we'll let her go


I'll walk her down the aisle


She'll look so beautiful in white, yeah yeah


So beautiful in white


So as long as I live I love you


Will have and hold you


You look so beautiful in white


And from now 'til my very last breath


You look so beautiful in white


Tonight


Na na na na


So beautiful in white


Tonight


"Lagi ini aku request spesial untukmu" bisik Bagas mengundang senyum indah Dara.


"Aku tidka bisa berkata apa-apa lagi... aku malu jika kamu bersikap begitu romantis, aku salah tingkah" Ucap Dara berusaha fokus pada langkahnya. Ia benar-benar merasa bahagia malam itu, tidak menyangka dirinya bisa menikah dengan seorang pria tampan dan mapan..


Menjadi ratu sejagad semalam adalah inpianku, pesta besar yang mewah ini adalah rezeki bagiku, sebagaimana Tuhan menghadirkan Mas Bagas juga sebagai Rejeki, dan penerang dalam hidupku..


Iringan lagu terasa sangat tepat dan pas dengan langkah perlahan Bagas dan Dara yang kini audah berada di atas pelaminannya.


Tamu undangan yang sudah hadir berdecak kagum dengan nilai kemewahan yang elegan, cocok dengan sepasang oengantin yang terlihat begitu elegant malam hari ini.


"Mas.. aku ko malu ya di lihatin begini" bisin Dara yang terlihat sedikit nervous.


"Tenang saja, disini kita ratu dan raja nya" Ucap Bagas.


Acara terlihat sangat meriah, ratusan tamu undangan yang sudah mulai merapatkan sisi pelaminan untuk sekedar berfoto dan mengucapkan salam masih ramai terlihat.


Menggunakan sepatu dengan hak tinggi membut Dara mulai merasakan letih dan pegal pada kakinya, pergerakan Dara juga menujukan sikap yang sedikit berbeda, gelisah dan pergerakan kecil.


"Kamu kenap sih? Kok elisah gitu.. "ucap Bagas

__ADS_1


"Kakiku mulai pegal, Mas.. aku ga terbiasa dengan sepatu tinggi begini.." ucap Dara sedikit menelu..


"Astaga, yasudah lepas saja" kata Bagas dengan simple nya.


"Jangan aku akan tahan.. " ucap Dara meski ia tidak bisa menutupi ekspresi rasa tak nyaman nya.


Bagas kemudian merunduk hingga bersimpun di hadapan Dara, Dara terkejut "mas ngapain" ucapnya spontan dengan wajah panik.


"Lepas sepatumu, jangan menyiksa diri" ucap Bagas sambil memegang sepatu yang tengah Dara kenakan.


Dara terkejut atas perlakuan suaminya itu, beberapa tamu undangan bersorak bahagia penuh cinta perlakuan Bagas saat itu.


So sweett... Beruntung sekali isterinya..


"Astaga Mas, aku maluuu" ucap pelan Dara.


"Huuhhh" Bagas berdiri sambil mengehela nafasnya.


"Kenapa harus malu, kecuali aku menciummu disini" Ucap Bagas hingga membuat Dara membulatkan matanya seketika.


"Jangan macam-macam kamu!!" Dara memperingti suaminya.


"Hemm hanya satu macam saja kok" jawabnya pelan.


"Bagaimana? Sudah merasa lebih baikkah?" Tanya Bagas.


"Sudah.. jangan khawatirkan itu.. fokus saja pada tamu kamu yang tak habis habis ini" keluh Dara yang terlihat mulai lelah.


Waktu pun berlalu, mereka dapat duduk secara santai karena acara sudah selesai.


Kedua orang tua Dara pun berhehas menuju kamar hotel untuk beristirahat lebih dulu, di ikuti oleh Ibu Nia dan Zaidar yang sudah sangat rewel akibat kelelahan.


"Aku lelah.." ucap Dara dengan gaun putihnya yang cukup berat.


"Yasudah kita ke kamar saja, ya?" Jawab Bagas sambil berdiri.


"Nak..."


Bagas dan Dara menoleh, melihat ke arah suara.


"Paman?"


"Ada apa??" Tanya Bagas.


"Bisa kita bicara sebentar? Berdua" ucap pman Alex sedikit pelan. Bagas melihat ke arah Dara, dara melepas senyumnya memberi petanda bahwa ia mengizinkannya.


Bagas nampak ragu, ia melihat wajah lesuh Dara namun jika Alex sudah mengajaknya bicara secara empat mata, maka ada hal yang penting.


"Paman, bisa kita bicara setelah aku mengantar Dara ke kamar?" Ucap Bagas dengan sangat sopan .


Astaga.. harusnya aku bisa menghargai Bagas yang tengah berbahagia.. akan aku selesaikan sendiri.. - Alex tersadar atas sikapnya yang sedikit salah saat itu.


"Mas.. gapap, aku bisa tunggu kok" ucap Dara.


"Sudah, paman bisa mengerti kok.. kita ke kamar sekarang yaa kamu butuh istirahat." Ucap Bagas.


"Hemm iya Dara, aku hanya ingin ngobrol ringan saja.. tapi lebih baik kalian istirahat sjaa, masih ada acara besok dan kalian juga akan pergi honey moon besok sore" ucap Alex memecah sedikit konsenya Dara dan membuat Bagas melupakan sikap serius Alex.


Bagas pun mengengam tangan Dara, mereka meningglkan Alex menuju kamar hotel yang sudah di siapkan untuk keduanya..


*


*


*


Istirahat dulu guys katanya hahahah

__ADS_1


Harap bersabar Readers kuu❤️❤️


__ADS_2