CEO Dingin Yang Bucin

CEO Dingin Yang Bucin
Pagi


__ADS_3

Pagi yang dingin.Jingga dan Lucas masih tidur dengan lelapnya.mereka berdua tidur bersama layaknya suami istri tapi bukan pasangan seperti biasanya tidur dengan mesra sambil bergandeng tangan atau memeluk.Jingga hanya tidak mau membuat masalah karena dia sendiri masih marah dengan pria yang tidur disampingnya.dia terpaksa.ketika bersiap untuk tidur dia sudah menyiapkan alat untuk melindungi diri jika tiba tiba Lucas menyentuhnya ketika dia tidur.Semprotan air cabe akan membuat pria itu kesakitan jika berani menyentuh jingga.gadis itu mulai bangun.dan dia belum terbiasa melihat pria tidur disampingnya ketika bangun.


"Aaaaaaaaa." Jingga berteriak sambil menarik selimut menutupi tubuhnya.diperiksanya dibawah selimut.


Aku masih pakek baju. Aku masih aman


"Kamu gak bisa pagi pagi gak teriak teriak,"ucap Lucas setengah sadar karena dia masih sangat mengantuk dia kembali tidur tidak menggubris gadis itu.


Jadi semalam aku tidur sama dia.


Jingga seperti lupa bahwa dia sendiri yang tidur di atas ranjang bersama Lucas.Dia mengingat dengan kesal sontak mencari alat pelindung diri dibawah bantalnya.


untung masih ada .


Jingga merasa lega ternyata tadi malam tidak terjadi apa apa.Gadis itu turun dari ranjang menuju kamar mandi dengan pelan pelan dia tidak ingin lucas terbangun.


Satu jam kemudian.

__ADS_1


lucas mulai terbangun tapi matanya seperti enggan terbuka meraba raba disekitar sambil memejamkan mata dia berusaha mencari Jingga dia sontak terbangun karena tidak mendapati Jingga disampingnya.


Dia keluar kamar dengan cepat dan penuh emosi.dia berpikir gadis itu kabur.


"Mana nona ?"teriak Lucas ketika melihat Pak Mus sedang menyiapkan sarapan.


Pas Mus tidak menjawab karena kaget melihat Lucas turun masih menggunakan baju tidur, selama dia bekerja di rumah keluarga lucas beru pertama melihat tuannya bersikap seperti itu.lucas bukan orang yang suka berpenampilan sembarangan, dia orang yang sangat perfeksionis apalagi jika berurusan tentang pakaian,dia bukan orang yang akan turun dari kamarnya menggunakan baju tidur, dia akan mandi dan mengganti baju yang rapi setelah dia bangun, bahkan semua pakaiannya berkerah dia sama sekali tidak mempunyai kaos.


"Jawab ditanya malah diam," tanya Lucas sekali lagi untuk menyadarkan pria tua yang ada didepannya.


"Nona ada di taman belakang tuan ."


Dilihatnya Jingga sedang duduk disebuah kursi menghadap langit seakan menikmati udara pagi.Lucas memperhatikan gadis itu sambil tersenyum


kamu cantik jika diam dan gak buat masalah


Diruang makan Jingga dan Lucas sarapan tanpa ada suara.Mereka diam sibuk dengan piring didepan mereka dan Jingga dari tadi sudah gelisah melihat pria dingin didepannya dia merasa takut dia memberanikan diri bicara.

__ADS_1


"Hari ini aku ada kuliah."tanya Jingga


Lucas tidak menjawab masih melihat itu Jingga menunduk dia sudah tau jawabannya.Lucas tidak mengijikan di keluar rumah apalagi dengan masalah kemarin dia semakin sedih.


"Suruh antar sopir selesai langsung pulang,"


mendengar ucapan Lucas terlihat senyuman dari bibir gadis itu.


"Siap," jawab Jingga semangat


mendengar jawaban Jingga membuat Lucas tersenyum tipis.


"Kalau gitu gue berangkat duluan."


"Habisin sarapanmu dulu." ucap Lucas dingin


"Aku udah kenyang,"jawab Jingga memelas

__ADS_1


"Kamu baru makan satu roti habisin susu itu,"suruh Lucas .


Sebenarnya diam diam dari tadi dia memperhatikan gadis itu.


__ADS_2