CEO Dingin Yang Bucin

CEO Dingin Yang Bucin
lucas yang dingin


__ADS_3

Didalam mobil Lucas tidak bicara dia masih marah karena perbuatan gadis yang duduk Disampingnya.sedangkan Jingga menangis tanpa suara sambil memegang tangannya yang sakit karena cengkraman Lucas.


Jingga tidak bisa berbuat apa apa dia tidak pernah membayangkan hidupnya akan serumit ini.Dia menyesali awal pertemuan dengan Lucas yang merubah hidupnya,dia sadar walaupun dia nikah kontrak tapi dimata hukum lucas telah sah menjadi suaminya apalagi dia harus menanggung hutang membuatnya berpikir dua kali jika ingin kabur lagi.


Lucas yang dari tadi hanya melirik Jingga diam diam merasa bersalah karena tidak sengaja telah menyakiti gadis itu.


"Jimmy mampir ke apotik."


"Baik tuan."


Mereka berhenti disalah satu apotik untuk membeli obat.


"Ini tuan." Jimmy menyerahkan sebuah salep kepada Lucas.


Lucas menarik tangga Jingga diolesi nya dengan salep sambil sesekali ditiupnya tangan gadis itu dengan lembut.Jingga melihat lucas yang sedang mengobati tangannya hanya diam .

__ADS_1


*Dasar pria aneh tadi narik narik tangan ku,sekarang ngobatin tangan*ku.


"Jangan pernah berpikir untuk kabur, kalau tidak kamu akan dapat hukuman lebih dari ini."


Jingga tidak menjawab dia hanya diam,karena dia sadar percuma saja membantah apalagi berdebat dengan Lucas suami gilanya.


Mobil mereka berhenti di perusahaan milik Lucas.


Lucas turun sambil mengandeng tangan Jingga .gadis itu mencoba melepaskan tangan Lucas.Tapi percuma Lucas semakin erat mengandeng tangan Jingga.


sesampainya di ruanganya dia menyuruh Jingga duduk dari wajahnya terlihat Jingga kesal dan heran kenapa Lucas malah mengajak dia kekantornya.Jingga mulai bosan mencoba menyibukkan diri sambil bermain ponsel.melihat sekitar .Ruangan Lucas sangat besar bernuansa modern tidak banyak hiasan hanya sebuah lukisan besar yang menarik perhatiannya.Dia mendekat karena penasaran , dia merasa tidak asing dengan lukisan itu.dia mencoba mengingat. Ya gambar gantungan kunci itu mirip dengan gantungan miliknya.Lucas yang dari tadi memperhatikan gadis itu hanya tersenyum.


"Kenapa ? Kamu suka sama lukisan itu ?" Jingga kaget dengan pertanyaan Lucas mundur menjauh dari lukisan gadis itu hanya menggelengkan kepalanya .


"Apa kamu punya gantungan seperti lukisan itu ? Jingga semakin kaget dengan pertanyaan lucas.

__ADS_1


Apakah di tau aku punya gantungan kayak gitu ?.


"Gak,aku gak punya."


Jingga berbohong dia gak mau lucas tau dia punya gantungan seperti itu, dia tidak mau berurusan dengan Lucas.


mendengar jawaban Jingga Lucas hanya tersenyum sinis.


Kenapa, kamu gak jujur gadis bodoh ?


Jingga yang dari tadi hanya duduk tidak berbuat apa apa merasa bosan hingga dia tertidur disofa.Lucas melihat Jingga yang tertidur dengan pelan menghampirinya diperhatikannya wajah gadis itu ketika tidur.


Kalau saja sikapmu waktu bangun semanis saat ini mungkin aku tidak akan keras padamu.


Lucas membelai rambut gadis itu perlahan.dia tidak ingin gadis itu bangun.Dia ingin sedikit lebih lama memandang jingga saat tidur dia ingin gadis itu selalu ada disampingnya.Andai jingga ingat siapa Lucas sebenarnya.

__ADS_1


Apakah gadis itu ingat bahwa dialah yang sudah menyelematkan Lucas dari ketepurukan saat ditinggal kakaknya ?


__ADS_2