CEO Dingin Yang Bucin

CEO Dingin Yang Bucin
PMS


__ADS_3

Kantor L****ucas


Lucas sedang kesal mengingat Jingga yang marah tidak jelas dengannya setiap karyawan yang masuk keruangan pasti kena imbas kemarahan tidak jelasnya.


Lucas lagi lagi mengomel sendiri


Kenapa wanita sering marah tidak jelas.


"Jimmy tanya anak buahmu ? sedang apa jingga di kampus."


Kuliah tuan ,mau ngapain di kampus kalau tidak kuliah.


melihat Lucas yang marah tidak jelas membuat Jimmy kesal sendiri diambil ponselnya menelfon pengawal yang mengantar jingga.


"Nona jingga lagi dikelas tuan."


mendengar jawaban Jimmy ,Lucas beranjak keluar ruangannya diikuti Jimmy dibelakangnya.


"Tuan mau kemana ?" tanya Jimmy.


"Jemput Jingga." jawab Lucas dingin .


Apa ? apa orang jatuh cinta sama gilanya kayak tuan Lucas sekarang.


Jimmy heran dengan perubahan sikap Lucas .Lucas yang dulu dingin dan tidak peduli dengan orang disekitarnya tapi sekarang gadis yang marah tidak jelas langsung dihampirinya.entah apa yang akan dia lakukan di kampus gadis itu.


Sesampainya di kampus lucas hanya duduk di mobil menunggu keluar.cukup lama lucas menunggu hingga sesekali dia melihat jamnya.


" Jam berapa gadis itu keluar ?" tanya Lucas kesal karena hampir 1 jam Lucas menunggu.


Sedangkan Jingga baru selesai kelas mata kuliahnya.


"Pulang bareng yuk ." ajak Riva

__ADS_1


"Gue gak bisa kapan kapan aja ya."jawab Jingga sedih dia ingin sekali pulang bareng sahabatnya sepeti dulu.


"Terserah deh, aku duluan ya." ucap Riva sambil berjalan meninggalkan Jingga.


Jingga yang dari tadi merasakan tidak nyaman diperutnya merasakan ada yang basah di celananya.


Jangan jangan aku agi dapet.


Jingga mulai khawatir dirabanya belakang celana. darah ya dia lagi datang bulan gadis itu mulai kawatir mencoba mencari pembalut diatasnya ternyata nihil didalam tasnya tidak ada pembalut.l sontak wajahnya khawatir wajahnya pucat.m berdiri mencoba menutupi belakang celananya dengan buku berjalan menunduk karena malu.


Sontak setiap mata yang melihat gadis iti hanya terseyum karena mereka tau Jingga sedang datang bulan dan bocor karena cukup jelas dibelakang celananya gadis itu berlari menuju parkiran dan langsung masuk kedalam mobil.


dan betapa terkejutnya dia ,Lucas ada didalam.mobil.


"Aaaa." teriak Jingga


"Kamu sehari aja gag teriak gag bisa ya."ucap Lucas sambil menutup mulut Jingga dengan tangannya.dia tidak ingin orang orang mengira dia menculik gadis itu.


melihat itu sontak Lucas melepas tangannya.


"Jemput kamu lah." jawab Lucas kesal


melihat Jingga yang duduk tidak menyaman karena Jingga terus bergerak.


"Kamu kenapa sih ?" tanya Lucas penasaran.


"Gak papa." Jingga tidak mau Lucas tau dia sedang datang bulan dan dia merasa malu kalau pria disampingnya tau.


Lucas terus memperhatikan setiap tingkah aneh jingga.dilihatnya celana belakang gadis itu terdapat sebercak darah yang cukup banyak.


"Kamu lagi datang bulan ?" tanya Lucas,alisnya terangakat .


Jingga hanya diam tidak menjawab dia sudah cukup malu.

__ADS_1


Kenapa harus didepan dia sih, ya ampun apa dosa ku .Aku malu ...


Lucas terseyum melihat gadis disampingnya hanya diam.


Ternyata lagi datang bulan makanya marah marah gak jelas


Wajah Jingga semakin pucat karena malu melihat itu lucas hanya tersenyum sambil mengacak ngacak rambut gadis disampingnya.


"Kesupermaket depan," perintah Lucas pada Jimmy yang dari tadi hanya tersenyum melihat tingkah laku dua orang yang duduk dibelakang kemudi.


Mobil berjalan menuju supermarket.sesampainya disana saat Jimmy akan turun untuk membeli pembalaut lucas menghentikannya.


"Udah biar aku aja," jawab Lucas sambil membuka pintu mobil.


"Apa tuan yakin ?" tanya Jimmy tidak percaya Lucas yang dingin membeli pembalut untuk seorang wanita.


Lucas tidak menjawab dia keluar dengan percaya diri.


Walau dia sendiri tidak tau seperti apa itu pembalut.dia tidak ingin Jingga bertambah malu kalau Jimmy yang turun membelikan dia benda itu.


Tidak lama Lucas masuk masuk mobil sambil membawa satu kantong plastik penuh pembalut entah berapa yang dia beli .


"Nih,"ucap Lucas sambil menaruh satu kantong plastik dipangkuan Jingga.


melihat itu jingga heran.


Banyak banget jangan jangan dia beli semua merek .


Langsung dilihatnya isi kantong palstik itu.dan benar pria itu membeli semua merek pembalut dari yang kecil sampai besar.


"Mampir ke toko beli baju buat dia," ucap lucas.


"Gag usah kita langsung pulang aja," jawab Jingga cepat.l dia tidak mau lucas membelikan baju untuknya disaat seperti ini bisa bisa dia beli seluruh baju ditoko itu.

__ADS_1


__ADS_2