CEO Dingin Yang Bucin

CEO Dingin Yang Bucin
Della 3


__ADS_3

Di kota X


Lucas sedang mondar mandir di Loby hotel karena dari tadi dia tidak bisa menghubungi Jingga,rasa khawatir dan marah berkecamuk dihatinya.Penerbangannya dibatalkan karena cuaca ekstrim mengharuskannya untuk tetap tinggal di kota X malam ini.


Kemana anak ini,berani-beraninya dia tidak mengaktifkan ponselnya.


Lucas mencengkram keras ponsel ditangannya,saatnya ini dia sangat marah karena tidak dapat menghubungi Jingga.


"Hallo, dimana nona ?" Tanya Lucas penuh emosi pada pelayan rumahnya yang mengangkat telfon itu.


" Nona tidak ada di rumah tuan." jawab pelayan itu getir,pelayan itu takut saat mendengar suara Lucas yang sedang marah.


"Kemana dia pergi ?"


"Saya tidak tau tuan."


"Apa kalian tidak bisa menjaga satu orang saja." Teriak Lucas penuh emosi.


"Bre****k." Umpat Lucas lalu memutuskan sambungan telfon itu.


"Kemana anak ini,berani beraninya dia kabur." Lucas benar-benar marah besar.saat mengetahui Jingga tidak ada dirumah.dan Lucas mencoba menelfon Jimmy.


"Hallo, kamu dimana ?"

__ADS_1


"Saya sedang di kantor tuan." jawab Jimmy


"Kemana Jingga pergi."


"Bukannya nona di rumah tuan,tadi siang saya mengantarnya pulang setelah selesai kuliah."


"Dia sekarang tidak ada di rumah dan dia mematikan ponselnya."


"Apa !" Ucap Jimmy kaget tidak percaya.


"Sekarang saya tidak bisa pulang karena penerbangan di batalakan.Saya akan mencari cara agar secepatnya bisa pulang sekarang."


"Baik tuan,saya akan mencari nona sekarang."


Tanpa menunggu lama Jimmy menelfon semua anak buahnya untuk ikut mencari Jingga sekarang.


Jingga dan Riva duduk diluar ruangan tempat Della di rawat, rasanya terlalu canggung jika mereka harus menunggu di dalam.setelah perselingkuhan Della dengan Gilang hubungan mereka bertiga menjadi jauh.


" Sumpah gue ngantuk banget." Ucap Riva sambil mengucek kedua matanya.


"Lo pulang aja, biar gue yang nunggu Della di sini sampai Gilang dateng." Ucap Jingga


" Kalau Gilang dateng, kalau ngak, lo mau jaga dia sampai kapan.Sampai sembuh ?"

__ADS_1


Jingga tidak menjawab dia hanya mengangkat bahunya,dia juga tidak tahu, jika boleh jujur dia saat ini masih marah dengan perbuatan Della tapi dia tidak tega jika harus meninggalkan Della sendiri disaat seperti ini.


" Sumpah gue ngak ngerti sama lo, mending sekarang kita pulang, sumpah gue capek banget."


" Lo pulang aja,gue bakal nunggu sampai besok pagi.Kasian kalau Della sendiri ngak ada yang jagain."


"Terserah lo deh.Gue mau pulang,tidur,capek." Riva berjalan meninggalkan Jingga.


Jingga duduk sambil menatap ponsel di tangannya.Dia ingin sekali mengaktifkan ponselnya,tapi lagi-lagi bayangan Lucas dan Tsania di Kota X membuatnya mengurungkan niatnya.


Lagi ngapain ya dia sekarang ? Pasti dia lagi seneng-seneng sama cewek itu.Dasar Lucas bre****k.Gue ngak bakal maafin lo.lihat aja nanti kalau lo balik gue bakal diemin lo .


Di tempat lain


Jimmy dan anak buahnya masih sibuk mencari Jingga.


" Gimana udah ketemu ?"


" Belum bos, ponselnya tidak aktif jadi agak sulit melacak keberadaan nona Jingga sekarang."


" Terus cari,kalau sampai malam ini nona tidak ketemu mati kita semua ditangan tuan Lucas." Ucap Jimmy mengancam.


"Baik tuan."

__ADS_1


"Saya mau cari di luar, terus cari dan hubungi saya."


Jimmy keluar mengendarai mobilnya,terlintas dipikirannya tentang teman Jingga yang bernama Riva.tanpa menunggu lama dia bergegas menuju tempat Riva.


__ADS_2